Ibnu Hajar dilahirkan pada tahun 773 H/1372 M dan wafat pada tahun 852 H/1449 M. Ibnu Hajar secara harfiah berarti “anak batu”, lahir dengan nama Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad bin Hajar Al-Kannani Al-Qabilah biasa yang dikenal dengan Ibnu Hajar al ‘Asqalani berasal dari Asqolan, Palestina. Versi...
Kategori: Artikel
Apakah Malam Nisfu Sya’ban Sama Seperti Malam Biasa?
Jakarta, JATMAN Online – KH. Ma’ruf Khozin mendapat kiriman video dari ceramah seorang ustadz yang menilai bahwa keutamaan malam Nisfu Sya’ban sama seperti di malam lain tentang turunnya rahmat Allah di tiap malam. Kiai Ma’ruf mejelaskan hal tersebut dengan mengutip perkataan ulama terkemuka. “Saya tentu tidak berani menjawab versi saya sendiri, melainkan berdasarkan jawaban ulama ahli...
Mutiara Al Hikam 2: Menempatkan Sesuatu pada Tempatnya
Mutiara Al Hikam ke-2, terdapat hal yang menarik di dalam kitab karangan Syaikh Ibnu Atha’illah ini yang bunyinya: إِرَادَتُــكَ الـتَّجْرِيْدَ مَـعَ إِقَامَـةِ اللَّهِ إِيَّـاكَ فيِ اْلأَسْبَابِ مِنَ الشَّـهْـوَةِ الْخَفِـيـَّةِ وَإِرَادَتُـكَ اْلأَسْبَابَ مَعَ إِقَامَةِ اللَّهِ إِيَّـاكَ فيِ الـتَّجْرِ يْدِ اِنحِطَاطٌ مِنَ الْهِمَّةِ الْعَـلِـيـَّةِ Maknanya: “Kehendakmu untuk tajrid (mengisolir diri, fokus beribadah tanpa berusaha mencari dunia), padahal Allah masih...
Rajin Menilai Orang Lain Namun Lalai Menilai Diri Sendiri
Manusia dalam menjalani kehidupannya pasti memiliki tujuan dan setiap tujuan pasti ada hikmahnya. Dalam kitab suci Al-Qur’an, dengan tegas Allah menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya dan menjadi khalifah (utusan) di muka bumi. Kata beribadah mengandung dimensi vertikal yaitu Hablum Minallah (hubungan manusia dengan Allah), sedangkan kata khalifah mengandung dimensi horizontal yaitu Hablum Minannas (hubungan manusia dengan...
Mengingat Amanat Habib Luthfi Kepada Kader MATAN “Jangan Kecewakan Saya”
Adik-adik mahasiswa yang saya hormati, saya selaku orang yang mempunyai inisatif berdirinya MATAN (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah) sekaligus mempunyai tujuan MATAN. Agar membuat suatu haibah atas nama MATAN, saya berani membai’at saudara-saudara hanya bersifat tabarukan saja, setelah saya mengambil bai’at saudara agar terhindar dari dosa-dosa besar,hal tersebut kami menyadari bahwa saudara adalah...
Jauhilah 5 Macam Riya’ Ini
Riya’ dalam bahasa Arab arriya’ (الرياء) berasal dari kata kerja raâ ( راءى) yang bermakna memperlihatkan. Riya’ adalah memperlihatkan suatu amal kebaikan kepada orang lain. Menurut istilah riya adalah memperlihatkan ibadah dengan maksud dan tujuan dilihat manusia dan mengharapkan pujian atas apa yang diperlihatkannya itu. Riya’ seringkali sepadan dengan kata pamer. Dalam KBBI pamer adalah...
3 Karakter Orang yang Memiliki Ilmu
Salah satu akhlak orang beriman adalah menghormati orang berilmu atau orang alim. Dalam bahasa Arab, kata “ulama” adalah bentuk jamak dari kata “alim”. Orang alim secara spesifik adalah orang yang tahu ilmu agama secara mendalam. Secara general adalah orang yang punya ilmu pengetahuan, apa pun itu, tidak terbatas pada ilmu agama. Pengetahuan itu sendiri tidak...
4 Macam Tingkatan Dzikir, Dzikir yang Membuatmu Diingat
Secara Bahasa dzikir berasal dari kata Bahasa Arab dzakara (ذَكَرَ) – yadzkuru (يَذْكُرُ) – dzikran (ذِكْرًا) yang berarti menyebut, mengingat, atau berdo’a. Menurut istilah, sebagaimana disebutkan dalam Ensiklopedi Islam, dzikir adalah ucapan lisan, gerakan raga maupun getaran hati sesuai dengan cara-cara yang diajarkan agama, dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dzikir adalah puji-pujian...
Mengenal Guru Marzuki Pendiri NU di DKI Jakarta
Berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) di DKI Jakarta tidak bisa terlepas dari peran penting salah satu sosok ulama Betawi yaitu Guru Marzuki. Beliau memiliki nama lengkap KH. Ahmad Marzuki bin Ahmad Mirshad. Ketika belajar di Mekkah, Guru Marzuki berteman dengan KH. Hasyim Asy’ari. Guru Marzuki tertarik ketika mendengar bahwa temannya, KH. Hasyim Asy’ari mendirikan NU di...
Model Manajemen Kepemimpinan Transformasional di Bidang Pendidikan
Jakarta, JATMAN Online – Mutu proses pendidikan dianggap baik apabila sumber daya sekolah mampu mentransformasikan multi jenis masukan dan situasi untuk mencapai derajat nilai tambah tertentu bagi peserta didik. Hal-hal yang termasuk kerangka mutu proses pendidikan ini adalah kesehatan, keakraban, saling menghormati, kepuasan, dan lain- lain. Hasil pendidikan dikatakan bermutu jika mampu melahirkan keunggulan akademik dan...