Home Berita Ini Pesan Rektor UNJ, MATAN Dapat Menjawab Tantangan dan Ancaman

Ini Pesan Rektor UNJ, MATAN Dapat Menjawab Tantangan dan Ancaman

Jakarta, JATMAN Online – Prof. Komarudin menjelaskan bahwa Mahasiswa Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah Universitas Negeri Jakarta (MATAN UNJ) harus bisa menjawab tantangan dan ancaman yang ada saat ini.

“Ancaman dan tantangan yang ada yaitu Krisis Moral/Dekadensi Moral, Lemahnya Spiritualitas, Lemahnya Penghargaan kepada yang lebih tua dan Toleransi Sosial, Gampang menyalahkan dan merasa paling benar, Berita Hoax, Radikalisme dan Terorisme serta hal-hal lainnya,” kata Rektor UNJ.

Hal itu disampaikan oleh Rektor UNJ dalam Keynote Speech pada acara talk show dan Pelantikan PK MATAN UNJ Masa Khidmat 2022 – 2023 di Gedung Ki Hajar Dewantar, Kampus A Universitas Negeri Jakarta, Senin (21/03) Pagi.

Menurutnya, Mahasiswa ahlith thoriqoh harus memiliki diantaranya tiga kompetensi untuk menjawab tantangan tersebut yaitu dengan

“Menjadi Insan Spiritualis-Moralis, Intelektual Profetik dan Digital, serta Merawat Keindonesian dan Ukhuwah Islamiyah, dengan begitu tantangan yang ada bisa dihadapi dengan bekal ini,” ucapnya.

Rektor UNJ memaparkan bawah kemampuan Literasi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh yang sangat kuat dari membaca, dzikir, dan melakukan gerakan sosial-pemberdayaan yang sesuai dengan nilai dan kultur spiritualitas mahasiswa ahlith thoriqoh.

“Di tengah krisis moral dan tantangan kebangsaan yang kompleks, substansi Pedagogi Moralitas, Kultur Spiritualitas dan Gerakan Keindonesian yang dihadirkan Ahlit Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyah (MATAN) dapat dijadikan rujukan penting dan pedagogi alternatif bagi peta jalan pendidikan nasional ke depan,” ungkapnya.

Diketahui, Prof. Komarudin M.Si selaku Rektor Universitas Negeri Jakarta memberikan Keynote Speaker terkait dengan tema Spirit Matan UNJ  4.0:  Mengawal Pedagogi Moralitas, Kultur Spiritulis, dan Gerakan Keindonesiaan.

Pewarta: M. Sidik
Editor: Arip Suprasetio

Leave a Reply

Your email address will not be published.