Yogyakarta, JATMAN Online – Ketua STAI Sunan Pandanaran KH Imaduddin Sukamto berharap para wisudawan siap berkhidmah, menekuni, memperdalam, dan mengembangkan ilmu sesuai bidangnya masing-masing untuk kemaslahatan umat di mana pun nantinya tinggal.
“Jangan takut tidak mendapatkan rezeki setelah anda terjun ke masyarakat. Allah sudah menjamin rezeki untuk semua makhluknya. Bertawakkallah kepada Allah, jika kalian memang orang-orang yang beriman,” harapnya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutan acara Wisuda ke-6 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran Yogyakarta di Hall Al Jauharah Komplek 3 Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta pada Sabtu (17/9) sebagaimana dikutip dari NU Online.
Mengambil hadis Nabi Muhammad SAW, Kiai Imaduddin juga memberi pesan agar alumninya menjadi orang yang kuat dan memberi manfaat kepada orang lain.
“Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah melakukan apa pun yang bermanfaat, mohon pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah, juga jangan berkecil hati,” jelasnya.
Para wisudawan lanjutnya juga harus memiliki semangat tinggi dalam perjuangan di masa depan. Menurutnya orang yang berhasil, bukanlah orang yang tak pernah gagal.
“Orang yang berhasil adalah orang yang ketika gagal, lalu bangkit lagi, gagal bangkit lagi, gagal bangkit lagi, sampai benar-benar bangkit,” ungkapnya.
Pada wisuda kali ini STAI Sunan Pandanaran mewisuda 110 mahasiswa yang lulus dari lima program studi (Prodi). Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 25 orang, Prodi Ilmu Tasawuf (IT) sebanyak 21 orang, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) sebanyak 38 orang, prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 15 orang, dan Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 11 orang.
Leave a Reply