Home Berita Malang Bersholawat Peringati Hari Santri dan Hari Pahlawan 2022

Malang Bersholawat Peringati Hari Santri dan Hari Pahlawan 2022

Kota Malang, JATMAN Online – Dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional dan Pahlawan 2022 Pemerintahan Kota Malang menggelar Malang Bersholawat di Stadion Gajayana pada Selasa (29/11) malam.

Ribuan masyarakat Malang Raya dan sekitarnya turut hadir memeriahkan acara bersholawat dan memanjatkan doa atas bencana yang terjadi di Nusantara. Dalam kegiatan ini, Pemkot Malang menggandeng Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, Majelis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan, dan Kementerian Agama RI Kota Malang.

Turut hadir dalam acara Malang Bersholawat ini Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, Ustadz Faris Khoirul Anam, Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah, Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf (Majelis Azzahir Pekalongan), Habib Idrus bin Muhammad Alaydrus (Majelis Rasulullah SAW Jatim).

Kemudian, Gus Hafidzul Hakiem Noer (Majelis Syubbanul Muslimin Probolinggo), Habib Ali Zainal Abidin bin Abu Bakar Al-Hamid (Malaysia), Habib Jindan bin Novel bin Jindan (Jakarta) dan lainnya.

Wali Kota Malang menyampaikan dalam sambutannya ucapan terima kasih lantaran Malang Bershalawat dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah.

“Saya tidak bisa menyampaikan apa-apa, cukup mohon doa dan terima kasih yang luar biasa. Baru kali ini Malang dihadiri habib dzuriyah Rasulullah SAW. Saya penuh keyakinan hari ini dan seterusnya Malang penuh keberkahan dan kedamaian dari Allah SWT,” ucapnya.

“Mari selalu bergandengan tangan untuk menjaga dan merawat ukuwah ini, agar kerukunan antara umat beragama juga terjalin erat sepanjang masa,” tambahnya.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengajak semua umat agar bumi ini diselamatkan dari berbagai bencana. Sedangkan terkait bencana yang terjadi saat ini, menurut orang nomor satu di Pemkot Malang itu merupakan suatu ujian dari yang Maha Kuasa.

“Kita harus bersabar dan mawas diri dalam menghadapi cobaan ini. Jika kita masih diuji atau diberi ujian, maka itu suatu bukti jika Tuhan masih menyayangi kita. Dan yang perlu disadari bahwa ujian apapun yang datang pasti tidak akan melebihi batas kemampuan manusia,” kata Sutiaji.

Dengan banyaknya umat memanjatkan doa seperti ini, lanjutnya, maka bumi ini akan semakin bersahabat dengan umat manusia. Sehingga pihaknya mengimbau agar menjaga kelestarian dan ekosistem bumi ini dengan baik.

“Terjadinya bencana yang dipicu rusaknya alam, tentu karena kecerobohan manusia. Maka dari itu, mari kita peduli dengan alam agar alam pun bersahabat dengan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Khodimul Majelis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan, Habib Achmad Jamal bin Toha Baagil, pada kesempatan ini berharap agar berkumpulnya seluruh majelis tidak dimanfaatkan oleh oknum yang memiliki kepentingan.

“Kami bukan tim suksesnya pejabat mana pun. Majelis yang kumpul saat ini adalah tim sukses Rasulullah SAW. Kami semua pengagum Baginda Muhammad. Jangan ajak kami ke partaimu. Jangan ajak kami ke tujuan calonmu. Kalian dan kami ada untuk cinta Rasulullah,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, Kota Batu tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.