Home Berita Habib Luthfi Hadiri Doa Bersama untuk Indonesia Damai di Bandara Soetta

Habib Luthfi Hadiri Doa Bersama untuk Indonesia Damai di Bandara Soetta

Jakarta, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menghadiri acara Doa Bersama untuk Indonesia Damai di Masjid Nurul Barkah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Senin, (5/12) Sore.

Acara tersebut dalam rangka 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya ‘Terus Melindungi, Mengayomi, dan Melayani’. Acara ini melengkapi kegiatan Polresta Bandara Soekarno dalam rangka HUT Polda Metro Jaya yang jatuh pada 6 Desember. Doa bersama ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

Kegiatan Doa Bersama Untuk Indonesia Damai tersebut bertujuan mewujudkan situasi dan kondisi di Indonesia, khususnya di kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) tetap aman dan kondusif.

Habib Luthfi dalam tausyiahnya menyebut, para hadirin adalah benteng-benteng Pancasila di Indonesia.

“Republik yang kita cintai bersama. syukur kita pada Yang Maha Kuasa telah memampukan kita untuk duduk bersama. Kita melihat bukan Muslimnya, bukan Hindunya, bukan Budhanya, atau yang lainnya. Tapi kita bersama, kita semua Indonesia,” kata Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.

Oleh karenanya, kata Ulama asal Pekalongan Jawa Tengah ini, dalam Indonesia itu wajar ada kebhinekaan Tunggal Ika.

“Dengan kekuatan yang luar biasa pada sore hari ini, saya kira sulit untuk memisahkan bangsa ini, apalagi untuk memecah belah, karena ini kita fanatik kepada Indonesia. Karenanya jangan takut, kita memiliki pagar-pagar pertahanan nasional yang luar biasa. Silahkan mau 2024, Monggo tapi pagar kita sebagai pertahanan kesatuan tidak bisa diruntuhkan. bangsa kita bukan yang mudah dibentur-benturkan,” jelasnya.

Ketua Forum Sufi Dunia ini mengingatkan bahwa Indonesia itu bangsa yang besar maka generasi muda harus siap membangun untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia.

“Tunjukkan bahwa bangsa kita ini adalah bangsa yang besar dan merupakan contoh bagi generasi yang mendatang dan siap untuk membangun Indonesia maju dan Indonesia Jaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan melalui acara ini pihaknya berharap dapat mempererat persatuan dan kesatuan antar umat beragama yang berbeda-beda, namun tetap menjadi bagian bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diusung oleh Polda Metro Jaya untuk mengkolaborasi seluruh komponen masyarakat, seluruh potensi anak bangsa untuk bersama-sama mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kedamaian Indonesia. Tentu saja hal ini ada dalam konteks yang lebih kecil di Bandara Internasional Soekarno Hatta,” jelasnya.

Diketahui, sebelumnya Polresta Bandara Soekarno Hatta menggelar Kirab bendera Merah Putih sepanjang 700 meter yang diikuti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan ratusan orang mulai dari Mako Polresta hingga Bundaran Patung Soekarno Hatta.

Acara ini juga dihadiri para pemuka Agama dari enam agama, yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu. Mereka doa lintas agama untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta secara khususnya dan Kota Tangerang bahkan Indonesia secara umum untuk kedamaian dan kerukunan kita bersama. Turut hadir stakholder Bandara Internasional Soetta.

Doa Bersama Untuk Indonesia Damai ditutup dengan penanda tanganan deklarasi komitmen dipimpin oleh Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.