Pasuruan, JATMAN Online – Pengurus Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN) Idaroh Aliyyah melantik kepengurusan JATMAN Idaroh Syu’biyyah Kabupaten Pasuruan dan pengurus JATMAN Idaroh Ghusniyyah Se-Kabupaten Pasuruan di Pondok Pesantren Darul Karomah Kramat Kraton, Kabupaten Pasuruan, Ahad (05/03/2023).
Sekretaris Jendral JATMAN Idaroh Aliyyah, KH Mashudi mengatakan, sebagai seorang thariqah harus patuh dan hormati dawuh-dawuhnya dan mursyidnya, sebab itulah caranya untuk mencintai para ulama, habaib dan mursyid.
“Meskipun yang hadir saat ini kebanyakan bukan dzuriyahnya Rasulullah, namun karena mahabbah kita kepada Allah dan Rasulullah SAW semoga kita di catat sebagai dzuriyahnya,” katanya.
- Baca Juga: Kirab Merah Putih di Cirebon, Habib Luthfi: Negeri Kita kaya, Punya Jati Diri dan Harga Diri
Dilansir dari NU Online Jatim, dirinya mengingatkan agar senantiasa tetap istiqamah dalam menjalankan thariqah, apapun thariqahnya datangi mursyidnya, mari dijalankan dengan Istiqamah. Sebab thariqah itulah yang akan mengantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
“Ketika kita sudah di alam kubur lisan kita sulit menjawab, insya Allah guru-guru kita dan para mursyid akan turun membantu kita untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari malaikat,” jelasnya.
Kiai Mashdui berpesan, santri harus ikut berthariqah agar bisa menjadi orang yang istiqamah hingga hari kiamat. Orang yang istiqamah rezeki akan senantiasa bertambah.
Ulama asal Jepara ini juga mengingatkan bagi para ibu-ibu dan ibu nyai tentu memiliki kesibukan yang sangat padat, oleh karena itu, jangan sampai para kiainya saja yang istiqamah, tetapi ibu nyainya harus ikut berdzikir.
“Jika kiai dan bunyainya berdzikir dengan istiqamah insya Allah akan tercipta keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah,” ungkapnya.
Leave a Reply