Mati adalah suatu kemuliaan, sedangkan mati tanpa persiapan adalah suatu kerugian dan penyesalan. Mati ada dua macam. Pertama, mati idtirari (اضطرارى) yaitu mati yang lazim kita ketahui. Kedua, Mati ikhtiyari (اختيارى) yaitu mati fana, dengan cara keluar dari sifat-sifat kemanusiaan serta meninggalkan segala keinginan, segala kehendak dan segala hawa nafsu, karena mayat sesungguhnya tidak mempunyai keinginan, kehendak dan hawa nafsu.
Author: Budi Handoyo
Inilah Nama-nama Kitab yang Perlu Dipelajari untuk Mengenal Tasawuf
Syekh Abdus Shamad al-Falimbani dalam kitab Sirrus Salikin Juz III membagi ilmu tasawuf kedalam tiga level
Cerita Sufi Kaya Raya dan Seorang Syekh yang Zuhud
Ada sebuah kisah yang diceritakan oleh seorang ulama bahwa di Maroko terdapat seorang Syekh yang zuhud, giat dan sungguh-sungguh. Dia mengandalkan hidupnya dari tangkapan hasil laut dengan menyedekahkan sebagian hasil tangkapannya dan sebagian lagi ia makan.
Memahami Konsep Martabat Tujuh dalam Kitab Al-Tuhfah Al-Mursalah
Kitab Al-Tuhfah al-Mursalah Ila Ruh al-Naby dikarang oleh Muhammad Ibnu Syekh Fadhlullah al-Burhanfuri Al-Hindi. Ia adalah seorang sufi dari Gujarat (w. 1620 M). Ajaran Martabat Tujuhnya berdasarkan atas paham dari Imam Muhiyiddin Ibn Arabi (w. 1240 M) dan Syekh Abdul Karim al-Jili (w. 1422 M). Ia sebagai pelopor Martabat Tujuh di Nusantara.
Teori Martabat Tujuh dalam Kitab Ad Durrun An Nafis
Martabat tujuh adalah salah satu ajaran yang mulai populer di Nusantara sejak awal abad ke-17. Ajaran ini pertama kali disebarkan oleh Syekh Syamsuddin as-Sumatrani, mufti Kesultanan Aceh.
Peran Pesantren dalam Mencegah Ancaman Intoleransi
Pondok Pesantren, Dayah, Surau, Meunasah, atau sebutan lain yang selanjutnya disebut Pesantren adalah lembaga yang berbasis masyarakat dan didirikan oleh perseorangan, yayasan, organisasi masyarakat Islam. Lembaga ini didirikan untuk menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., menyemaikan akhlak mulia serta memegang teguh ajaran Islam rahmatan lil’alamin yang tercermin dari sikap rendah hati, toleran, keseimbangan, moderat, dan nilai luhur bangsa Indonesia lainnya melalui pendidikan, dakwah Islam, keteladanan dan pemberdayaan masyarakat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Klasifikasi Hamba Berdasarkan Pandangannya Terhadap Amal
Di antara tanda-tanda menyandarkan diri terhadap amal perbuatan adalah berkurangnya mengharap rahmat Allah Ta’ala di saat mengalami kesalahan atau melakukan dosa.
Fungsi Khalwat dalam Perspektif Tasawuf
Khalwat adalah proses yang ditempuh salik untuk menempuh jalur tasawuf. Khalwat terdiri dari dua macam khalwat, yaitu khalwat umum dan khalwat khusus.
Tingkatan Nafsu dalam Diri Manusia Berikut Sifat-sifatnya
Nafsu adalah sesuatu yang halus yang terdapat dalam diri seseorang sebagaimana akal, ruh dan sirri. Namum keempat komponen ini saling berkaitan antara satu dan lain. Nafsu adalah keinginan seseorang terhadap sesuatu. Nafsu tidak akan dapat bergerak tanpa bantuan dari hawa. Dalam tasawuf nafsu terbagi kedalam beberapa macam, oleh Syekh Muhammad al-Nawawi al-Bantani dalam kitab Qatr al-Ghaits, nafsu terbagi ke dalam tujuh martabat yang dikenal maratibul nafsu
Tasawuf dalam Menjawab Problematika Sosial Di Era Milineal
Umat Islam dalam skala global maupun lokal menghadapi berbagai problem yang kompleks dan mendasar. Dikatakatan kompleks karena mencakup berbagai unsur kehidupan, baik sosial, politik maupun budaya. Dan mendasar karena mencakup akar identitas dari umat yaitu keislaman itu sendiri.