Home Khoirum Millatin

Author: Khoirum Millatin

Pos

Kisah Pendosa Yang Masuk Surga Berkat Sahabat Yang Mencintai Ulama

Pada kegiatan Haul Syekh Nasidan bin Aidan yang ketiga, Habib Umar bin Salim al Haddad menjelaskan, dalam Kitab Majma’ul Bahrain karya Asy Syaikh Ma’ruf bin Muhammad Bajammal terdapat kisah seseorang yang lebih banyak dosanya daripada kebaikannya. Ketika ia meninggal, malaikat buru-buru ingin memasukkannya ke dalam neraka. Namun atas rahmat Allah Swt., Dia memerintahkan Jibril untuk...

Pos

Abuya Mama Ghufron al Bantani Sampaikan Tiga Unsur Utama Pada Peringatan Haul Syekh Nasidan bin Aidan di Tangerang

Tangerang, JATMAN Online – Peringatan haul Syekh Nasidan bin Aidan atau Uyut Icang yang digelar oleh zuriyah ke – 4, KH. Abuya Hafiz Gunawan pada Rabu (18/01) di Pondok Pesantren Miftahul Khaer 3, Kabupaten Tangerang menghadirkan banyak ulama dan habaib di antaranya Mama Ghufron al Bantani. Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah tersebut hadir dengan menyampaikan dalam bahasa...

Pos

Urgensi Akhlak yang Baik Kepada Sesama Manusia

Akhlak merupakan pondasi seseorang bergaul dengan siapapun dan navigasi dalam membangun kehidupan yang sejahtera untuk mencapai kebahagiaan. Akhlak kepada sesama manusia harus diwujudkan dengan cara-cara yang mulia seperti menampakkan wajah yang ceria, penuh kasih sayang, tenggang rasa dan sopan santun dalam menyerukan dakwah kepada orang yang baik maupun jahat tanpa menjilat dan mencari muka. Ketika...

Pos

KH. Yahya Cholil Staquf: Jember Adalah Percontohan Pendirian BUMNU Pertama di Indonesia

Jember, JATMAN Online – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf mengatakan organisasinya menjadikan Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai percontohan pendirian badan usaha milik Nahdlatul Ulama (BUMNU) yang pertama di Indonesia. “BUMNU Jember itu akan menjadi salah satu unit usaha yang bergerak di sektor pangan sehingga bisa mempengaruhi dinamika pasar dan memangkas rantai pemasaran...

Pos

Shalawat Munjiyat dan Faedahnya

Shalawat Munjiyat secara bahasa memiliki arti Shalawat Penyelamat. Shalawat tersebut adalah salah satu shalawat yang sering dibaca setelah melaksanakan shalat wajib yang memiliki banyak faedah dan khasiat. Salah satu ulama Thariqah Syadziliyah, Syekh As-Shalih Musa ad-Dlarir yang disebutkan dalam kitab al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ala al-Basyir wa an-Nadzir diceritakan bahwa ketika ia sedang mengendarai perahu di tengah...

Pos

Dialog Awal Tahun 2023: Keberagaman atau Keseragaman

Setiap akhir tahun, fenomena isu-isu keagamaan dan keberagamaan senantiasa hadir menjadi trending topik di media, khususnya media sosial. Seolah mengasah sikap beberagamaan, wacana yang hadir meskipun sudah lama menjadi perbincangan para alim ulama, namun seperti sebuah musim, akan hadir membawa nuansa tersendiri. Suasana tersebut ada yang menyikapi secara serius, santai atau bahkan tidak peduli. Bagaimana...

Pos

Hadiri Harlah NU dan Haul Syekh Tuan Guru Ali Jambi, Habib Luthfi Sampaikan Pentingnya Menjaga Prasangka

Tanjung Jabung Barat, JATMAN Online –  Pengurus MWC Nahdlatul Ulama (NU) Tanjung Jabung Barat bekerja sama dengan Yayasan Tiga Sekawan Soleh Al-Mubarok dan Pengurus Jam’iyah Ahli Thariqah al-Muktabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) beserta banom NU lainnya menggelar acara Maulid Akbar dalam rangka harlah 1 Abad NU dan Haul Syekh Muhammad Ali bin Abdul Wahab sekaligus peletakan batu pertama Pondok...

Pos

Memahami Wahdat al-Syuhud dalam Konsep Tasawuf

Pengertian Wahdat al-Syuhud Al-Wahdat al- Syuhud yang secara etimulogi berarti kesendirian, keadaan bersendiri, kesatuan, keesaan. Syuhud jamak dari syahada yang berarti saksi. Pelakunya Al-Musyaahad yang berarti penonton, penyaksi. Dalam pengertianya, Al-Wahdah al-yuhud atau dikenal juga tauhid Syuhud menurut Ansari adalah “melihat Zat Tunggal; dalam persepsi seorang sufi tidak ada sesuatu kecuali Zat Tunggal Tauhid syuhud dalam perspektif Syekh Sirhindi adalah...

Pos

Kampung Kauman Peninggalan Agamawan, Benarkah?

Di Pulau Jawa, nama desa atau kampung ‘Kauman’ berada di banyak titik yang tersebar di beberapa provinsi seperti Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Yogyakarta, nama desa atau kempung Kauman terletak di Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta. Bahkan di sana berdiri pula sebuah masjid yang juga bernama Masjid Gedhe Kauman, di mana masjid tersebut merupakan masjid...