Home Khumaedi NZ

Author: Khumaedi NZ

Pos

Kisah Persahabatan Habib Hasyim bin Umar bin Yahya dengan Habib Ahmad Bin Abdullah bin Thalib Al-Attas (5)

Habib Hasyim bin Yahya (w. 1930) dan Habib Ahmad Al-Attas (w. 1929 M) merupakan dua ulama Al-Arif billah yang hidup dalam satu masa di Pekalongan dan bertempat di lokasi yang  tidak berjauhan. Dikisahkan bahwa ketika Habib Hasyim hendak melakukan satu kegiatan atau rencana, beliau selalu meminta izin dan saran dari Habib Ahmad bin Thalib al-Attas. Begitu juga sebaliknya jika belum meminta restu dari Habib Hasyim, Habib Ahmad Al-Attas tidak akan berani melangkah.

Pos

Kedermawanan Habib Hasyim bin Umar bin Yahya dalam Berdakwah (4)

Habib Hasyim terkenal sebagai sosok yang dermawan. Setiap hari setelah ber-khalwat, berzikir, membaca Al-Qur’an dan membaca kitab yang rutin beliau lakukan ba‘da shalat subuh, beliau kemudian keluar dari tempat khalwat, dan pergi ke desa-desa dan daerah-daerah untuk melakukan kegiatan Amaliah Shadaqah dengan membagikan harta kepada orang-orang yang tidak mampu.

Pos

Habib Hasyim bin Umar bin Yahya; Mendirikan Instansi Pendidikan dan Memperluas Jejak Keislaman (3)

Selain masjid, untuk menyebarkan ilmu agama Habib Hasyim juga membangun Pondok Pesantren di Kota Pekalongan. Pondok tersebut bernama Al-Inshof yang berada di sebelah Masjid Al-Nur. Keberadaan Pesantren ini menambah bersinarnya cahaya keagamaan di Kota Pekalongan, bersama pesantren-pesantren lain yang sudah berdiri sebelumnya, seperti Pesantren Kiai Khomsa di Landungsari, Pesantren Kiai Agus di Kenayagan, Pesantren Kiai Murtadho di Sampangan, Pesantren Kiai Abdul Aziz di Banyurip dan yang lainnya.