Home Artikel

Kategori: Artikel

Pos

Menjadi Waliyullah yang Kaya

Kebanyakan orang awam beranggapan bahwa menempuh jalan tasawuf adalah meninggalkan seluruh perkara dunia dan hidup dalam kemisikinan. Ketahuilah, bahwa itu salah besar. Dr. Abdul Fattah as Samman dalam disertasinya mengungkap bahwa harta kekayaan Rasulullah Saw. jika dijumlahkan mencapai angka yang fantastis, yaitu setara dengan 1.217 Kg emas atau 1.217.000 gram. Jika harga emas pada hari...

Pos

Pentingnya Ilmu Fiqih terhadap Ilmu Tasawuf

Ilmu Fiqih menurut Syeikh Abdul Wahab Khallaf adalah ilmu yang membahas hukum-hukum syara’ berdasarkan dalil-dalil yang rinci dengan tujuan memimplementasikannya pada setiap tingkah laku manusia. Ilmu fiqih berkembang sesuai perubahan zaman. Itu sebabnya Imam Syafi’i, satu dari empat imam mazhab memiliki dua qaul yang berkaitan dengan putusannya terhadap hukum fiqih, yaitu qaul qadim dan qaul...

Pos

Implementasi Zuhud dalam Perilaku Sehari-hari

Zuhud adalah maqam yang paling dasar untuk menjadi seorang sufi. Syekh Imam Rifa’i mengatakan bahwa zuhud berpusat pada hati yang ridla untuk mencapai derajat yang tinggi. Dalam proses wushul, seseorang harus terbiasa melepas sesuatu yang dapat mengganggu konsentrasinya untuk bertaqarrub ilallah. Ia juga harus ridla dengan segala ketetapan yang digariskan oleh Allah Swt. dan hanya bergantung kepada-Nya. Jika...

Pos

Wasiat Syeikh Ahmad Al Rifai

Syeikh Ahmad bin Abi al Husain al Rifai adalah salah satu waliyullah yang yang banyak diceritakan oleh ulama-ulama thariqah dan menjadi guru bagi mereka. Meskipun tidak memiliki banyak karya tulis sebagaimana ulama-ulama lain, namun namanya masyhur di kitab-kitab tasawuf. Ia banyak menjelaskan bagaimana kedudukan murid dalam thariqah serta berbagai permasalahannya. Selain itu, banyak pula orang-orang...

Pos

Tauhid Sufi dalam Pandangan Ulama Aceh

Dr. Muhammad Dhiahuddin Kuswandi[i] menjelaskan klasifikasi tauhid yang terbagi menjadi tiga tingkatan: – Untuk orang awam, yaitu tauhid yang didasarkan pada Ilmu Kalam– Untuk orang khawash, yaitu tauhid yang didasarkan pada Ilmu Filsafat Perennial– Untuk orang khawasul  khawash, yaitu tauhid yang didasarkan Ilmu Tauhid Sufi. Tauhid sufi adalah tauhid murni yang didasarkan pada faham wahdtul wujud...

Pos

Mengenal Tuhan dalam Perspektif Tauhid Wujudi

Ketahuilah Tuhan itu Wujud yang Absolut yang tunggal (Wahdatul Wujud). Karena tidak bisa dikenal hakikat-Nya hanya melalui pikiran yang relatif. Mengenal Tuhan melalui pikiran laksana melihat obyek melalui bayangan sebuah cermin. Jadi tergantung cerminnya. Kalau cerminnya utuh dan bening maka terhadap objek yang tunggal akan tetap terlihat tunggal. Akan tetapi jika cerminnya pecah, pecah tiga...

Pos

Jurus Melipat Bumi ala Ulama Sufi

Pernahkah sahabat mendengar seorang ulama yang sedang berada dalam suatu tempat yang amat jauh kemudian dalam waktu yang singkat sudah berada di tempat lain? Atau ulama yang sebetulnya sedang berada dalam satu majelis namun pada waktu yang sama juga berada dalam majelis lain? Kisah-kisah seperti ini sebetulnya sangat masyhur di kalangan ulama-ulama sufi yang dianggap...

Pos

Doa Agar Dijauhkan dari Orang Zalim

Dalam al Quran, Allah Swt. berfirman bahwa orang muslim dilarang melakukan kezaliman kepada siapapun, termasuk pada dirinya sendiri bahkan kepada Tuhannya. Tentu saja perbuatan tersebut bisa mendatangkan murka Allah Swt. Sayangnya, kita hanya bisa mencegah diri kita untuk tidak berbuat zalim, tapi tidak untuk orang lain. Untuk itu, usaha yang dibutuhkan seorang muslim agar terhindar...

Pos

Keterkaitan Sanad, Mursyid, Wushul dan Makrifat

Makrifat adalah nampaknya batin kita pada rahasia ketuhanan serta ditampakkannya oleh Allah Swt. mengenai ilmu tentang keteraturan persoalan wujud yang meliputi segala wujud. Adapun makrifat itu terjadi di Hati. Sayyidina Ali bin Abi Thalib Ra, berkata: عرفت ربي بعين قلبي لا شك انت انت Dalam keterangan ini, Sayyidina Ali Ra. menyaksikan Allah Swt. dengan mata...

Pos

Memahami Esensi Waktu dalam Membangun Nilai Spiritual

Allah Ta’ala berfirman;   والعصر [١] إن الإنسن لفى خسر [٢] إلا الذينءامنوا وعملواالصلحت وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر [٣] 1. Demi masa.2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,  Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. [QS. Al-Ashar; 1-3] Allah mengabadikan “waktu” didalam surah...