Kita dapat mengenal keadaan dan bentuk alam ini dengan cahaya. Tanpa cahaya maka alam menjadi gelap. Kita tak bisa hidup tanpa cahaya yang menerangi di sekitar kita. Demikian juga dengan akal tanpa cahaya petunjuk, maka akal menjadi gelap. Perumpaannya seperti seseorang mencari permata di gua yang sangat gelap. Walaupun dia pintar tanpa cahaya ia tetap...
Kategori: Artikel
Hikmah Hijrah Nabi Muhammad saw: Pelajaran Mendalam untuk Kehidupan
Setelah dakwah Nabi Muhammad saw. semakin berkembang di Makkah, para pemimpin Quraisy merasa terancam oleh ajaran Islam yang disebarkan oleh Nabi. Mereka khawatir ajaran ini akan mengurangi kekuasaan dan pengaruh mereka di Makkah. Oleh karena itu, mereka merencanakan untuk membunuh Nabi Muhammad SAW guna menghentikan dakwah Islam. Para pemimpin Quraisy berkumpul di Darun Nadwah untuk...
Menata Manajemen Qalbu melalui metode Zikir Tasawuf
Manajemen Qalbu secara etimologi berasa dari kata manajemen dan qalbu. Kata “manajemen” secara sederhana berarti pengelolaan. Artinya, sekecil apapun potensi yang ada apabila dikelola dengan tepat, akan dapat terbaca, tergali, tertata, dan berkembang secara optimal. Adapun “qalbu” adalah hati nurani atau lubuk hati yang paling dalam, merupakan sarana terpenting yang telah dikaruniakan oleh Allah kepada...
Perputaran Judol Tembus Rp327 Triliun, Berikut Hukum Judi Menurut Islam
Jakarta, JATMAN Online – Maraknya Judi Online (Judol) membuat pemerintah Indonesia membentuk satgas khusus untuk menangani dengan cepat judol ini. Presiden Jokowi secara tegas telah menyuarakan larangan dan bahaya judi daring atau online. Dalam penegasannya, Jokowi mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian baik secara offline maupun online. “Jangan judi.. Jangan judi.. Jangan berjudi.. baik...
Qurban dan Rekonstruksi Jiwa Manusia
Membuang Jiwa Materi Idul Adha dan Idul Qurban yang dijalankan oleh umat Islam adalah bentuk dari pengingat atas totalitas pengorbanan Nabi Ibrahim as. terhadap Tuhannya. Qurban bermakna kedekatan, dalam hal ini adalah kedekatan diri manusia kepada Allah, Tuhan yang tak terbandingkan dengan apapun. Maka sejatinya Allah tak terbandingkan dengan dunia dan seisinya. Pada sisi yang...
Catatan Kuliah Tasawuf Ke-9: Mengenal Maqamat dan Ahwal*
Manusia diciptakan oleh Allah Swt. ke muka bumi dan akan kembali kepada-Nya. Hal ini termaktub dalam firman Allah Surat Al-Baqarah ayat 29, هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا “Dia (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untuk kalian …” Kembalinya manusia kepada Allah Swt. dapat berupa kebaikan atau keburukan. Kembalinya manusia...
Bertarekat itu sesat? Berikut Penjelasan Pengurus JATMAN
Ketua Lajnah Muwasholah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) KH Ali M. Abdillah dilansir dari NU Online pada tahun 2017 telah menjelaskan, bahwa ajaran tasawuf dan tarekat merujuk kepada Al-Quran dan hadis. Dalam Al-Qur’an Surat Al-A’la ayat 14-15
Mungkinkah Manusia Mampu Berkomunikasi dengan Orang yang Meninggal? Begini Menurut Prof Mulyadhi Kartanegara
Jakarta, JATMAN Online – Dosen Universitas Brunei Darussalam Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara mengatakan bahwa manusia bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal. Dalam tulisannya di laman facebook yang dikutip, Selasa (16/04/2024), Prof Mulyadhi mengungkapkan ajaran kesatuan Wujud Mulla Shadra dikatakan bahwa wujud yang bertingkat-tingkat pada hakikatnya hanyalah satu. “Alam muluk (fisik), alam misal (imaginal) dan...
Hikmah Karamah dalam Perspektif Ulama Sufi
Di antara hikmah (kebijaksanaan) Allah adalah memuliakan para kekasih-Nya dan para Wali-Nya dengan berbagai macam hal yang berada di luar kebiasaan manusia, sebagai wujud penghormatan atas iman dan keikhlasan mereka, sebagai bantuan atas mujahadah dan kontribusi mereka terhadap agama Allah, dan juga sebagai pembuktian atas kekuasaan Allah. Tujuan dari semua itu adalah untuk menambah iman...
Dimensi Kemanusiaan Sufisme dan Thariqah
Sufisme atau tasawwuf adalah pemahaman keislaman yang moderat serta bentuk dakwah yang mengedepankan “qaulan kariman” (perkataan yang mulia), “qaulan ma‟rufan” (perkataan yang baik), “qaulan maisuran” (perkataan yang pantas), “qaulan layyinan” (perkataan yang lemah lembut), “qaulan balighan” (perkataan yang berbekas pada jiwa), serta “qaulan tsaqilan” (perkataan yang berbobot) sebagaimana yang diperintahkan alqur‟an. Awal kemunculannya sekitar abad...