Sudah menjadi ketentuan dalam dunia tarekat bahwa seorang murid haruslah senantiasa bersama dengan mursyidnya untuk meraih percikan kebaikan dan kemuliaan. Murid yang selalu bersama mursyidnya, akan mendapatkan energi ruhaniah yang dipantulkan oleh seorang mursyid. Kebersamaan murid dengan mursyid, harus terwujud baik secara lahiriah dan batiniah. Murid seharusnya menyabarkan diri bersama mursyidnya.
Kategori: Artikel
Menghidupkan Gusdur ala Gus Yahya untuk NU
Perhelatan Muktamar ke-34 NU telah usai dilaksanakan. Kini saatnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan ketua umum baru KH. Cholil Yahya Tsaquf (Gus Yahya) melanjutkan perjuangan yang telah dibangun Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. yang telah memberikan banyak kontribusi dalam membangun dan memajukan NU. baik dari SDM maupun infrasturkur yang dimiliki NU saat ini.
KH. Nur Muhammad Suharto Al-Qadimiy; Pengalaman Hidup adalah Ayat Kauniyah untuk Memahami Ayat Qauliyah
Prajurit yang Sufi dan Religius Seperti tampak dalam potret, seorang prajurit TNI AD sedang berfoto bersama Guru Mursyidnya, Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom), bersama istri dan tiga anak perempuannya, juga calon bayi yang ada dalam kandungan sang istri yang kemudian juga terlahir dengan jenis kelamin perempuan. Sepanjang hidupnya, salah satu hal yang...
Manakib Adalah Lebarannya Para Salik
Dalam rangka peringatan satu tahun kematian KH. Nur Muhammad Suharto, Wakil Talkin Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin, panitia mengadakan Tahlil dan Manakib Sulton Awliya Syekh Abdul Qadir Al-Jilani yang bertempat di Madrasah TQN Pon.Pes Suryalaya Perwakilan Sanggau (Ahad, 30 Januari 2022). Acara yang dihadiri oleh para Ikhwan dan akhwat yang berasal dari Kabupaten Sanggau, Sekadau, dan Sintang ini berlangsung dengan khidmat.
Mursyid Itu Apa Sih?
Bagi pelaku jalan ruhani, istilah Mursyid pasti sudah tidak asing lagi. Namun, bagi para pemula, dan juga khalayak umum, istilah Mursyid merupakan sesuatu yang asing, bahkan tidak pernah mendengar sebelumnya. Sebenarnya, Mursyid itu apa sih? Tulisan ini tentunya jauh dari sempurna, tetapi sedikit dapat membantu memberikan pemahaman tentang apa itu Mursyid.
Selamat Hari Guru Wahai Mursyidku
Pada peringatan Hari Guru ini, seperti biasanya, sosok guru yang selalu pertama hadir adalah sosok mursyid nan agung yang selalu diharapkan barokahnya. Bagi para penempuh jalan ruhani, sosok guru adalah segala-galanya. Dialah yang menjadi wasilah diri untuk wusul kepada-Nya, role model kehidupan dunia juga akhirat, tempat berkeluh-kesah, tempat bergantung, juga sebagai yang awal dan akhir untuk segala hasrat. Guru adalah segala-galanya.
Dari Langgar Kecil Mas Noen; ‘Ngaji’ Empat Sifat Nabi #Bagian Ketiga
Ketiga, Sifat Tabligh. Sang Guru menuturkan bahwa hambaNya yang sudah mendapatkan kepercayaan dari Allah pasti sang hamba siap berjuang. Tabligh harus dimaknai kesiapan jiwa raga untuk berjuangan apapun resiko perjuangan yang akan diterimanya.
Buku Pendidikan Tasawuf Abuya; Mengupas Konsep dan Geneologi Tarekat Naqsyabandiyah di Aceh
Buku “Pendidikan Tasawuf Abuya” karya Dr. Dicky Wirianto yang diterbitkan oleh Bandar Publishing, merupakan sebuah karya yang menyajikan Konsep dan Geneologi Tarekat Naqsyabandiyah di Aceh. Tokoh utama yang dijelaskan adalah masyayikh dari ulama-ulama Aceh, yaitu Syekh Haji Muhammad Waly Al-Khalidy.
Jaringan Keulamaan dan Jalur Silsilah Tarekat al-Muhammadiyah Sulsel
Tarekat sejak dahulu telah masyhur dikalangan ulama, kerajaan, dan masyarakat Sulawesi Selatan. Corak keagamaan tasawuf mengakar kuat di tengah-tengah masyarakat. Mayoritas ulama terdahulu yang kembali ke tanah air setelah mengaji dan mukim di tanah saci Makkah telah mengantongi amaliyah ijazah tarekat dan diberikan ijazah menyebarkan tarekat. Bahkan jamaah haji, umumnya menginjakkan kaki di satu tempat bersejarah yaitu Jabal Abi Qubais.
Haul IX Drs KH Muh Harisah AS Bone
Drs. KH. Muh. Harisah AS. lahir di Kampung Watatta, Kab. Bone tahun 1947 dan wafat tanggal 20 Mei 2013. Pendidikan pertama diperoleh dari ayahnya, KH. Abduh al-Shafa. Kemudian menempuh jalur formal di Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Cakkware’ Bone tahun 1954 – 1961, Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Sengkang Wajo tahun 1962, Madrasah Tsanawiyah As’adiyah Sengkang Wajo tahun 1962 – 1964, Madrasah Aliyah As’adiyah Sengkang tahun 1964 – 1967, dan menyelesaikan jenjang S1 di IAIN Alauddin Ujung Pandang/Makassar tahun 1979.