Home Hikmah

Kategori: Hikmah

Pos

Kisah Dukun Santet Kelas Kakap yang Bertaubat Karena Shalawat

Diceritakan dari KH. Akhmad Shodiq, Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah Jalur KH. Muhammad Shiddiq Kudus, suatu hari ketika beliau sedang khalwatan dan memimpin zikiran zuhur di Kudus. Sewaktu beliau hendak memasuki ruang khalwat, ada seorang laki-laki yang mengikutinya. Laki-laki itu kemudian menangis dan menceritakan kisah perjalanan spiritualnya. Ternyata, laki-laki itu dulunya adalah seorang dukun santet...

Pos

Allah Tidak Memanggil yang Mampu, Namun Memampukan yang Dipanggil; Catatan Spiritual Umrah Mandiri

Jika kebanyakan orang menganggap umrah hanya dapat dilakukan oleh orang yang mampu dan berduit, mungkin pendapat itu perlu diluruskan kembali. Sebab Allah akan memanggil siapapun hamba yang dipilih-Nya. Sudah banyak kita dengar kisah seorang pekerja dengan keseharian pas-pasan atau kekurangan dalam memenuhi kebutuhan tetapi Allah mampukan mereka. Kisah seorang becak berangkat umrah, kisah tukang bubur...

Pos

Habib Luthfi Ceritakan Kisah Muhibbin Ulama yang Tidak Mempan Dibakar

Kita meyakini bahwa seorang ulama atau seorang wali besar memiliki karamahnya masing-masing yang sangat luar biasa. Bahkan karamah ini bisa saja terjadi bukan untuk diri mereka sendiri melainkan untuk orang lain, seperti muridnya atau muhibbinnya. Salah satu contohnya adalah kisah yang disampaikan oleh Habib Luthfi dalam pengajian Ramadan di ndalemnya. Dikisahkan bahwa Habib Abu Bakar...

Pos

Karamah Ayah Habib Luthfi Pekalongan, Bershalawat di Desa yang Gagal Panen

Habib Luthfi merupakan ulama karismatik dari Pekalongan. Kealiman beliau tidak hanya diakui oleh tokoh-tokoh nasional saja, akan tetapi juga diakui oleh tokoh-tokoh Internasional. Selain itu, kewibawaan beliau tidak hanya dihormati dari kalangan santri atau kalangan Muslim saja, akan tetapi dihormati juga oleh kalangan non-Muslim dan semua lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat bawah hingga pejabat pemerintahan....

Pos

Kisah Ibrahim bin Adham yang Rela Meninggalkan Kekayaan Demi Kesufian

Ibrahim bin Adham bin Manshur (161 H/778 M) berasal dari Balkh. Ia merupakan putra dari seorang raja. Suatu hari ia keluar untuk berburu kelinci. Dalam perburuannya ia mendengar sebuah bisikan, “Hai Ibrahim, apakah untuk itu engkau diciptakan? Apakah dengan itu engkau diperintah?” Kemudian bisikan itu muncul kembali, “Tidak untuk itu engkau diciptakan, dan tidak pula...

Pos

Ali Zainal Abidin, Cicit Rasulullah yang Bergelar “As-Sajjad”

Imam Ali Zainal Abidin adalah putra Sayyidina Husain bin Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah binti Rasulullah saw. yang dijuluki As-Sajjad (orang yang ahli sujud). Beliau adalah orang yang ahli ibadag dan menjadi panutan dalam menghambakan diri  kepada Allah Swt. dan meninggalkan apapun selain-Nya. Hati dan anggota tubuhnya diliputi ketenangan karena ketinggian makrifatnya kepada Allah Swt.,...

Pos

Psikologi Tasawuf Ibnu ‘Arabi: Pemahaman Mendalam tentang Jiwa dan Spiritualitas

Ibnu ‘Arabi, seorang sarjana dan filsuf Muslim dari abad pertengahan, telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pemikiran Tasawuf, khususnya dalam hal pemahaman tentang jiwa dan spiritualitas manusia. Artikel ini akan membahas pemikiran-pemikiran utama Ibnu ‘Arabi dalam konteks psikologi Tasawuf, dan bagaimana pemahaman ini dapat membantu kita mencapai kedalaman dalam pemahaman diri dan hubungan dengan Tuhan....

Pos

Dimensi Tasawuf Masa Rasulullah Saw

Seorang ulama, Syekh Thaha Abdul Baqi Surur telah mengatakan bahwa kehidupan Rasulullah saw. sebelum menjadi rasul dan hingga setelah menjadi rasul, telah dijadikan teladan utama bagi umat manusia dan orang-orang sufi yang tidak menyeleweng ke agama-agama lain selain Islam.

Pos

Kiai Zakky Mubarak Jelaskan Pentingnya Kejujuran dalam Kehidupan

Jakarta, JATMAN Online – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Dr. Zakky Mubarak menjelaskan pentingnya seseorang menerapkan perilaku jujur dalam kehidupannya. Kiai Zakky menyampaikan orang yang melaksanakan amanat dijuluki dengan sebutan “al-Amin”, artinya orang yang terpercaya, jujur, dan setia. Disebut demikian, karena segala sesuatu yang diamanahkan kepadanya menjadi aman dan terjamin dari segala bentuk gangguan dan...