Home Hikmah

Kategori: Hikmah

Pos

Filosofi Memelihara Burung

Memelihara burung adalah salah satu kegiatan yang banyak diminati di Indonesia. Kicauannya yang merdu, bulunya yang indah, dan perawatannya yang relatif mudah menjadi salah satu daya tarik, sehingga banyak pula kompetisi-kompetisi yang melombakan burung-burung ini. Terlebih dalam beberapa keterangan, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Sahabat Anas, ternyata memelihara burung adalah hal yang diperbolehkan كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ...

Pos

Syekh Abdul Qadir Membeli 40 Ekor Kuda untuk Cadangan Obat Orang Sakit

Diriwayatkan bahwa ada seseorang yang bertempat tinggal di suatu tempat yang agak jauh dari kota Baghdad. Orang tersebut mendengar berita tentang kemasyhuran  Syekh Abdul Qadir, sehingga ia bermaksud ingin berkunjung ke rumah Sang Syekh karena terdorong oleh rasa cintanya yang mendalam. Ketika tiba di Kota Baghdad, ia tercengang kheranan melihat bangunan istal kuda kepunyaan Syekh...

Pos

Menghidupkan Ayam yang Sudah Menjadi Tulang-belulang

Diriwayatkan bahwa ada seorang perempuan datang  menghadap Syekh Abdul Qadir al-Jilani dengan mengantarkan anaknya untuk berguru dan mempelajari  ilmu suluk. Kemudian Syekh Abdul Qadir memerintahkan agar si anak harus belajar dengan tekun mengikuti cara-cara orang salaf dan ditempatkan di ruang khalwat. Beberapa hari kemudian si ibu selaku orang tua murid datang menengok anaknya dan dilihat...

Pos

Turunnya Makanan dari Langit

Diriwayatkan pada saat Syekh Abdul Qadir al-Jilani sedang berkhalwat selama 40 (empat puluh) hari lamanya, ia bermaksud dengan niat yang kuat untuk tidak akan minum dan makan berupa makanan dunia, kecuali kalau makanan itu turun dari langit dan air untuk minum pada waktu berbuka puasa. Ketika khalwatnya sudah mencapai setengah perjalanan, Pada hari ke-20 (dua...

Pos

Makna Kalimat Al-Awal, Al-Akhir, Az-Zahir dan Al-Batin Menurut Abu Yazid Al-Bustami

Setiap karamah yang diberikan kepada waliyullah dengan rupa yang bermacam-macam itu sejatinya bersumber dari empat nama Allah Swt, yaitu الأول/Al-Awwal (Dzat Yang Maha Mengawali), الآخر/Al-Akhir (Dzat Yang Maha Mengakhiri),الظاهر/Az-Zahir (Dzat Yang Maha Menampakkan) danالباطن/Al-Batin (Dzat Yang Maha Menyembunyikan). Orang yang mendapatkan cahaya dari asma’ Al-Awal, ia akan dianugerahi Allah Swt. berupa disibukkan dengan perkara-perkara yang telah berlalu. Adapun orang yang mendapatkan cahaya...

Pos

Filosofi Memancing Menurut Ulama Thariqah

Setiap orang memiliki beragam cara yang berbeda-beda untuk menyalurkan hobinya. Terkadang, hobi tersebut terkesan tidak penting dan banyak menghabiskan waktu, memancing misalnya. KH. Hamim, seorang ulama thariqah dari Bojonegoro Jawa Timur mengatakan, bahwasannya memancing adalah kegiatan yang banyak disukai ulama.  Untuk itu, tidak sedikit dari ulama yang menyalurkan hobi tersebut, bahkan di antaranya memiliki kolam...

Pos

Kecintaan Syekh Abdul Qadir terhadap Burung

Dikisahkan bahwa sebagian dari karamah Syekh Abdul Qadir al-Jilani banyak pula yang berkaitan dengan burung. Ketika Syekh Abdul Qadir sedang berwudlu, tiba-tiba ia dikotori oleh seekor burung pipit yang sedang terbang di atas kepalanya. Kemudian ia mengangkat kepala dan dilihatnya burung pipit itu, maka jatuhlah burung pipit dan mati. Kemudian pakaiannya yang terkena kotoran burung...

Pos

Kisah Terompah Syekh Abdul Qadir yang Menolong Orang dari Perampok

Dikisahkan oleh al-Sharafaini dan al-Harimi, pada suatu hari Syekh Abdul Qadir sedangmengambil air wudlu dengan menggunakan terompah (alas kaki yang terbuat dari kayu). Setelah ituia langsung sholat dua rakaat dan melepas terompahnya masihbasah terkena air wudlu. Setelah menyelesaikan shalatnya, tiba-tiba iakeluardanmengambilterompah tersebut kemudian melemparkannya ke sebuah arah. Seketika kedua terompah itu langsung hilang. Orang-orang yang...

Pos

Berkah Syekh Abdul Qadir Untuk Si Jompo

Abu Saleh Nasr mengisahkan, bahwa ada seorang bernama Abdur Razaq yang pergi haji bersama ayahnya. Ketika anak dan ayah ini sampai di tanah suci, mereka berdua menginap di sebuah perkampungan bernama Hullah. Mereka memilih menginap di sebuah rumah orang miskin. Pemilik rumah ini adalah orang tua jompo. Ketika keduanya masuk, didapatinya Syekh Abdul Qadir sudah...

Pos

Dua Buah Apel Di Tangan yang Berbeda

Sebagaimana telah diceritakan dalam kisah sebeIumnya tentang penolakan Syekh Abdul Qadir al-Jilani atas pemberian sepuluh karung uang dari Khalifah Baghdad, al-Mustanjid, pada kali ini sang Khalifah juga masih terus berusaha untuk menundukkan hati sang Sulthanul Aulia’. Bahkan pada tahap tertentu, sang Khalifah juga seolah hendak menguji karamah sang Syekh. Beberapa hari setelah peristiwa karung uang...