Bandar Lampung, JATMAN Online – Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama pada hari pertama, Rabu (22/12), berjalan relatif lancar, mulai dari pembukaan oleh Presiden Joko Widodo di Pondok Pesantren Darussa’adah, Lampung Tengah, hingga sidang tata tertib yang baru rampung sekitar pukul 23.00 WIB di UIN Raden Intan Bandar Lampung. “Memang sempat terjadi perdebatan alot terkait sejumlah pasal tata tertib...
Kategori: Nasional
Jokowi Hadiri Muktamar ke-34 NU, Ketua Panitia: Jalan Tolnya Bagus Pak!
Lampung Tengah, JATMAN Online – Pembukaan Muktaman ke-34 NU di hadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Pondok Pesantren Darussa’adah Lampung Tengah, Rabu (22/12). Setelah menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Syubanul Wathan, Ketua Panitia Muktamar ke-34 NU memberikan sambutan. “Alhamdulillah pada hari ini Muktamar ke-34, akhirnya dilaksanakan pada hari ini”, kata Ketua Panitia Pelaksana KH M...
Jatman Jabar: Ulama-Umaro Bersatu, Kelompok Radikal Mati Kutu!!!
Cirebon, Jatman.or.id – Keberadaan kelompok radikal dan anti pancasila, memporakporandakan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara bahkan beragama. Untuk itu seyogyanya seluruh pihak bersatu mengusir dari negeri ini. Hal itu pula yang menjadi komitmen puluhan pengurus Pengurus baru Jami’yah Ahlith-Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (Jatman), Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2017-2023 yang dilantik, Minggu (10/12) di Kampus UNU...
Agar Bahagia Dunia dan Akhirat, Kiai Zakky Mubarak Jelaskan Cara Menyeleksi Teman Bergaul
Jakarta, JATMAN Online – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr. KH. Zakky Mubarak, MA menjelaskan cara menyeleksi teman bergaul. bahwa manusia sebagai makhluk sosial, tidak bisa hidup sendiri, tetapi selalu berinteraksi dengan kehidupan masyarakat. Interaksi itu terdiri dari pergaulan sehari-hari dalam berusaha, bekerja, menuntut ilmu, dan bergumul dengan budaya global. Sebagaimana diketahui, berbagai macam kelompok...
Tasawuf adalah Tsaurah Ruhaniyah (Revolusi Ruh)
Tasawuf adalah tsaurah ruhaniyah (revolusi ruh) orang sufi tidak akan berhenti pada makam tertentu terus ingin menggapai kepada makam yang lain. Orang yang dinamis
Berkolaborasi dengan UIN Gus Dur Pekalongan, Komunitas DSC Sukses Adakan Dunia Santri Summit 2023
Berkolaborasi dengan MATAN, dan Lakpesdam PCNU Kabupaten Pekalongan, komunitas Dunia Santri Community (DSC) sukses menyelenggarakan kegiatan Dunia Santri Summit 2023 di kampus UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan
Resmi Ditutup, Ini Rincian Pemenang MTQ JQHNU 2023
Tanah Laut, JATMAN Online – Pimpinan Pusat Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PP JQHNU) mengumumkan daftar pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Ke-9 dan MTQ Internasional Ke-3 di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (7/9/2023). Ketua Umum PP JQHNU KH Saifullah Ma’shum menyampaikan MTQ bukan ajang untuk menunjukkan siapa paling baik dan menang. Lebih...
Sejukkan Dunia, JQHNU Gelar MTQ Nasional Internasional
Tanah Laut, JATMAN Online – Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-9 dan Internasional ke-3 di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Selasa (5/9/2023). Ketua Pimpinan Pusat JQHNU KH Saifullah Ma’shum mengharapkan MTQ ini menjadi sarana untuk menyejukkan suasana nasional yang tengah ramai isu perpolitikan dan dunia yang didera...
Kliwonan, Habib Luthfi Jelaskan 3 Macam Pembagian Sabar
Pekalongan, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Mu’tabarah an-Nahdliyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya menjelaskan tiga macam pembagian sabar. Yakni sabarnya orang awam, sabarnya orang khusus dan sabarnya orang khususil khusus. “Yang pertama, sabarnya orang biasa (awam) yakni hendaknya bersabar untuk tidak berbuat maksiat. Artinya, orang itu tidak boleh bermaksiat begitu saja menuruti nafsunya....
Kiai Ali M. Abdillah Jelaskan Kebangkitan Kesufian Nusantara Abad Ke-21 di Malaysia
Malaysia, JATMAN Online – Sekretaris Awwal Idarah Aliyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Dr KH Ali M Abdillah MA menjelaskan era kebangkitan kesufian Nusantara abad ke-21 M. “Kesadaran kolektif para pengamal tasawuf dan tarekat se-Nusantara untuk menghidupkan kembali kesufian di Nusantara yang pernah berjaya pada abad ke-17-19 M di Nusantara,” kata Kiai Ali. Hal tersebut disampaikan...