Home Opini

Kategori: Opini

Pos

Memahami Wajah Tasawuf Al Jili

Wajah tasawuf Abdul Karim al Jili lebih bermuara pada Tasawuf Uluhi (Tasawuf Ketuhanan). Fikrahnya banyak difokuskan pada kajian-kajian subtansial ketuhanan. Hal itu bisa dimaklumi karena al Jili hidup pada masa periode ketiga jagad tasawuf Islami, yang disebut era Tasauf Falsafi. Tidak seperti kebanyakan tokoh-tokoh sufi “Masa Falsafi” yang memiliki karakteristik (teori) pemikiran tersendiri, seperti Syihabuddin...

Pos

Wukuf di Padang Arafah, Sebuah Proses Kontemplasi Tertinggi

Padang Arafah adalah ‘padang pengetahuan’ di mana Nabi Adam melakukan pertaubatan untuk memperoleh kembali kualitasnya sebagai ‘makhluk surga’.  Di padang ini pula Nabi Ibrahim mendapatkan pencerahan dan keterbukaan jiwa, memantapkan niat berkurban dan mencapai kualitas berserah diri yang sempurna. Dan kemudian diabadikan Allah sebagai ritual haji bagi umat Islam di seluruh dunia. Padang Arafah juga...

Pos

Sebuah Orientasi Berpikir Kenapa Perlu Ada MATAN di Daerah

Perjalanan MATAN Indramayu sebagai sebuah wadah kawah candradimuka dalam oase pendidikan pengembangan sumber daya manusia yang spiritualitas, intelektualitas, dan nasionalisme, kami mulai dengan Bismillah Diniati Ibadah. Ibadah yang tidak sekadar lahir sebagai sebuah eksistensi semata namun lebih kepada bagaimana masa depan kelak yang akan kita bangun bersama. Kebangkitan remaja atau pemuda sebagai sebuah pelopor utuh...

Pos

‘Nisfu Sya’ban’ dalam Tradisi Kemasyarakatan

Jakarta, JATMAN Online – Nisfu sya’ban merupakan istilah dimana bulan Sya’ban berada dipertengahan, atau lebih tepatnya berada ditanggal 15. Adapun “malam nisfu sya’ban” adalah sebutan untuk malam ke 15 pada bulan tersebut. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa malam nisfu sya’ban memiliki kemuliaan dan keutamaan yang agung. Bahkan dalam kitab “Tuhfatul Akhwan” Syekh Ahmad bin Hijazi, Syihabuddin al Fasyni...

Pos

Sejauh Mana Kita Mengenal Tokoh-Tokoh Aswaja di Tanah Kei?

Beberapa pekan lalu saya mengunjungi Tete Usman Difinubun. Ia adalah salah satu orang tua yang masih mempertahakan nilai-nilai aswaja agar tetap hidup di kalangan anak muda Kei. Berbagai pertanyaan saya kemukakan kepadanya tentang mengapa anak muda lebih tertarik mengenal tokoh dunia barat ketimbang mengenal tokoh ulama di negeri sendiri? Sebetulnya, ada banyak ulama yang menyebarkan...

Pos

Sejarah Islamisai Di Aceh

Berdasarkan data pra-sejarah yang ditemukan di beberapa lokasi di wilayah pantai timur Tamiang, kemungkinan Bumi Aceh sudah di huni oleh ras Australiod sejak sekitar 6.000 tahun silam. Selanjutnya berkembang atau ada kumpulan lain yang menggantikannya, dan juga telah terjadi percampuran antara keduanya yang kemudian melahirkan sebuah suku bangsa baru sebagai cikal bakal masyarakat Aceh. Interpretasi...

Pos

Urgensi Ruhani terhadap Pencapaian Cahaya Ilahi

Inti dari Tasawuf adalah akhlak terpuji sebagaimana tujuan utama Rasulullah saw. diutus ke dunia untuk memperbaiki akhlak manusia menjadi akhlak yang mulia (Akhlakul Karimah). Seorang yang mengamalkan tasawuf secara otomatis menjaga sikap dan tingkah laku agar selaras dengan apa yang diperintahkan Allah Swt. Mengubah akhlak manusia dalam jangka pendek bisa dilakukan dengan memberian nasihat serta...

Pos

KH Mukhlis Hanafi Gaungkan Konsep Green-Sufism untuk Menghadapi Perubahan Iklim

KH. Mukhlis Hanafi merupakan satu-satunya narasumber perwakilan Indonesia yang menjadi pembicara di komisi A dalam acara konferensi sufi dunia di Pekalongan. Pada konferensi ini terdapat beberapa panel, dan pada panel keempat yang bertemakan “Peran Tasawuf dalam Membangun Peradaban dan Manusia”, KH Mukhlis Hanafi menjadi pembicara keenam yang menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia.