Home Thariqah

Kategori: Thariqah

Pos

Mursyid Tarekat Idrisiyyah Ungkap Empat Rukun Tasawuf yang Perlu Ditegakkan

Jakarta, JATMAN Online – Mursyid Tarekat Idrisiyyah Syekh Fathurahman mengungkapkan rukun tasawuf ada empat yaitu: 1). Ma’rifatullah yaitu mengenal Allah dari sifat dan Af’alNya 2). Makrifatun Nufus Wasuruiha yaitu mengenal syahwat nafsu kita dan keburukannya 3). Ketiga rukun tasawuf adalah Makrifatu Wasawisil’aduwwi mengetahui musuh yang selalu mewaswaskan diri kita 4). Makrifatud Dunya wa gururiha yakni mengenal...

Pos

POV Tarekat Syadziliyah, Ajaran dan Cabangnya

Dalam sebuah kitab yang ditulis oleh salah satu Mursyid atau murid Imam Abul Hasal al-Sadzili bernama Ibn Athaillah al-Iskandariyah, yang berjudul Lataif al-Minan, dijelaskan mengenai Point of View (POV) atau pandangan hidup Al-Syadziliyah, antara lain: Istidal terhadap kehadiran Allah. Imam al-Syadzili mengungkapkan, “bagaimana cara mengetahui sifat-sifat Allah yang arif (maha mengetahui), atau bagaimana mengenal zat...

Pos

Ajaran Thariqah Syadziliyah Menurut Syekh Abi Al-Abbas bin Ahmad bin Zaruq Al-Fasi

Menurut Sayyidi Syekh Abi Al-Abbas bin Ahmad bin Zaruq Al-Fasi rahimahullah dalam Syarh Ushul Asy-Syadziliyah Al-Musamma Ad-Durrah Asy-Syarifah Syarh Ushûl Ath-Thariq karya “Arif billah Muhammad bin Ali Al-Kharrabi Ath-Tharabulisi, dasar ajaran thariqah Syadziliyah adalah sebagai berikut.  “Dasar atau fondasi ajaran thariqah kami ada lima. Pertama, takwa kepada Allah SWT, baik secara lahir maupun batin. Kedua, memegang teguh...

Pos

Thariqah Idrisiyah: Sejarah dan Kisah Berjumpa Nabi Khidir Hingga Rasulullah

Tharîqah Idrisiyah dinisbatkan kepada nama Syekh Ahmad bin Idrîs al-Fasi al-Hasani (1172–1253 H./1758-1837 M). Ada beberapa nama diberikan kepada aliran thariqah ini. Terkadang disebut al-Idrisiyah, nama yang dihubungkan dengan Sayyid Ahmad bin Idrîs, namun sering pula disebut al-Khidiriyah, yang dikaitkan kepada Nabi Khidir As. Bahkan, Sayyid Muhammad Ali al-Sanusi dalam kitabnya al-Manhalu aI-Râwî al-Râ‟iq fî...

Pos

Thariqah Syadziliyyah: Ajaran Hingga Perkembangannya

Asal-usul Syekh Abul-Hasan Asy-Syādzili Imam Abul-Hasan Asy-Syādzili lahir di Desa Ghumaroh, dekat kota Sabtah, Maroko pada tahun 593 H/1197 M. Nama lengkapnya adalah Abul-Hasan ‘Ali bin ‘Abdullah bin ‘Abdul-Jabbār bin Tamīm bin Hormuz. Ia adalah keturunan ke-22 Rasūlullah saw. Sejak kecil Asy-Syādzili biasa dipanggil dengan nama ‘Ali. Ia dikenal sebagai orang yang memiliki akhlak yang...

Pos

Thariqah Syatthariyah: Pendiri Hingga Amalannya

Asal Mula Munculnya Thariqah Syatthariyah Thariqah Syatthariyyah adalah thariqah yang dinisbatkan kepada Syekh Abdullah Asy-Syatthar (w.890 H/1428 M). Ulama ini masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan Syihabuddin Abu Hafsh ‘Umar As-Suhrawardi (539-632 H/1145-1234 M), ulama yang memopulerkan Thariqah Suhrawardiyah.  Muncul pertama kali di India, awalnya thariqah ini lebih dikenal di Iran dan Transoxiana (Asia Tengah) dengan...

Pos

Thariqah Tijaniyah: Ajaran Hingga Perkembangannya

Sekilas Tentang Berdirinya Thariqah Tijaniyah Thariqah Tijaniyah berdiri pada tahun 1196 H/1781 M. yang didirikan oleh Imam Ahmad bin Muhammad bin Mukhtar At-Tijani Al-Jazairi. Nama At- Tijani diambil dari suku Tijanah yaitu suku yang hidup di sekitar wilayah Tilimsan, Aljazair. Kabilah Tijanah adalah keluarga Syekh Ahmad At-Tijani dari pihak ibu dan pada kabilah inilah lebih...

Pos

Karomah Sampai Wafatnya Pendiri Tarekat Naqsyabandi (Part 3)

Nasehat, Akhlak dan Karomah Syaikh an-Naqsyabandî Di antara akhlak Syaikh an-Naqsyabandî adalah apabila menjenguk salah seorang temannya, pasti akan menanyakan kabar keluarga dan anak-anaknya serta menghiburnya dengan hiburan yang sepantasnya. Bukan hanya itu saja, Syaikh an-Naqsyabandî juga menanyakan apa yang berhubungan dengannya sampai bertanya tentang ayam-ayam peliharaannya. Ditampakkan rasa belas-kasihan kepada semuanya seraya berkata, “Abu...

Pos

Nasab Keilmuan dan Keturunan Pendiri Tarekat Naqsyabandi (Part 2)

Syaikh an-Naqsyabandî berguru ilmu tarekat kepada Syaikh Muhammad Bâbâ as-Sammâsî kemudian kepada Sayyid ‘Amîr Kulâl. Sedangkan Sayyid ‘Amir Kulal berguru kepada Syaikh Muhammad Baba as-Sammâsî. Syaikh Muhammad Bâbâ as-Sammâsî berguru kepada ‘Ali ar-Râmîtanî yang lebih dikenal dengan nama Syaikh al-‘Azîzân. Syaikh al-Azîzân berguru kepada Syaikh Mahmud al-‘Anjîr Faghnawî. Syaikh Mahmud al-‘Anjîr Faghnawi berguru kepada Syaikh...