Home Tokoh

Kategori: Tokoh

Pos

Mengenal KH. Zamrodji Kencong, Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah

Kiai Zamrodji adalah putra dari pasangan Kiai Syairozi bin Kiai Syakur dengan Nyai Asiyatun binti Kiai Sirojuddin. Ia bersama saudaranya antara lain Kiai Sholhah, KH. Ahmadi dan KH. Abdul Hadi merupakan perintis Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kencong, Kediri pada tahun 1951.  Pada masa remaja, Kiai menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu dan berguru kepada beberapa ulama,...

Pos

Mengenal Kiai Djamhari Ponorogo, Pendekar dan Ulama Thariqah yang Nyaris Dilupakan Zaman

KH. Moch. Djamhari Ghozali Anwar merupakan ulama thariqah sekaligus Muassis Pondok Pesantren An-Nur, Trisono, Babadan,  Ponorogo, Jawa Timur. Ia lahir dari pasangan suami istri Muhammad Darman dan Nyai Satinem dari Desa Banaran, Delopo, Madiun.  Sewaktu kecil, Kiai Djamhari hanya berguru kepada ulama-ulama kampung. Barulah setelah itu ia melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Tebu Ireng di...

Pos

Mengenal Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, Ulama Besar dari Tanah Borneo

Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (1702-1807) atau yang dikenal juga dengan sebutan Datuk Kalampayan Martapura adalah seorang ulama yang menganut Madzhab Syafi’i. Ia dilahirkan di Desa Lok Gabang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Syekh Arsyad adalah anak pertama dari lima bersaudara. Ia lahir dalam keluarga yang sederhana. Ayahnya seorang yang zuhud, alim dan pernah juga menjadi seorang...

Pos

Mengenal KH. Abdul Djalil Mustaqim, Ulama Thariqah yang Menjadi Mursyid Sejak Kanak-kanak

KH. Abdul Djalil Mustaqim adalah putera KH. Mustaqim yang menjadi penerus garis kemursyidan Thariqah Sadziliyah sekaligus Pengasuh Pondok PETA Tulungagung. Ia lahir pada tahun 1942 M. Sebelum kelahirannya, banyak ulama yang sudah memprediksi bahwa ia akan menjadi ulama besar. Salah satunya KHR. Abdul Fattah Mangunsari Tulungagung yang mengatakan kepada ibunya Nyai Halimah Sa’diyah dengan Bahasa...

Pos

Mengenal KH. Mustaqim bin Husain, Wali Quthb dari Tulungagung

KH. Mustaqim bin Husain merupakan pendiri pondok PETA (Pesulukan Thariqat Agung) yang lahir di Desa Nawangan, Kecamatan keras, Kabupaten Kediri pada tahun 1901 M. Jika diurut ke atas nasabnya dari jalur ayah bertemu dengan Prabu Sanghyang Borosngoro atau Sayyid Ali bin Muhammad bin Umar atau Mbah panjalu, Ciamis, Jawa Barat. Pada usianya yang ke-13 tahun,...

Pos

Mengenal Kiai Ma’shum Lasem, Kiai Wira’i yang Melahirkan Ribuan Kiai

Kiai Ma’shum adalah salah satu ulama yang berasal dari Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Ia terlahir dari pasangan H. Ahmad dan Qosimah dengan nama asli Muhammadun. Dari jalur ayah, nasabnya bersambung pada Sultan Minangkabau hingga Rasulullah saw. Kiai Ma’shum merupakan ulama masyhur yang melahirkan ratusan bahkan ribuan ulama-ulama hebat, beberapa di antaranya adalah KH. Mahrus Ali...

Pos

Mengenal KH. Nahrowi Dalhar Watucongol, Guru Hakikat Gus Miek Ploso

Kiai Nahrowi Dalhar adalah salah satu waliyullah yang masyhur di Jawa Tengah. Nama kecilnya adalah Nahrowi. Ia lahir pada Hari Rabu, 12 Januari 1870 di Watucongol, Muntilan, Magelang. Ayahnya adalah KH. Abdurrahman yang jika diurut ke atas, nasabnya bersambung pada Sunan Amangkurat III. Pada usianya yang ke-13 tahun, Kiai Nahrowi dikirim ke pesantren yang diasuh...

Pos

Mengenal KH. Muhammad Shiddiq Kudus, Mursyid TQN Jalur KH. Romli Tamim Jombang

KH. Muhammad Shiddiq adalah ulama yang lahir di Desa Piji Dawe, Kudus pada tahun 1918 dari pasangan Kiai Muhammad Juraimi Abdullah dan Nyai Qomari. Kiai Shiddiq menjalani masa kecilnya dengan mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Tasywiqutthullab di bawah asuhan Kiai Ahmad, yang saat ini menjadi Tasywiqutthullab Salafiyyah (TBS) Kudus. Ketika di pondok, kemampuannya melebihi rata-rata...

Pos

Mengenal Al Hallaj, Waliyullah yang Dianggap Sesat

Al Hallaj bernama lengkap Abu Mughits al Husain bin Manshur bin Muhammad al Baidhawi (244-309 H/857-922 M). Ia lahir di Thur, bagian dari Distrik Baidha, Persia. Nama Al Hallaj diperoleh karena ia bekerja sebagai tukang kapas. Sedangkan ayahnya adalah penyortir wol. Al Hallaj dikenal karena pahamnya tentang hulul. Sebuah kesesatan jika hulul dipahami dengan masuknya ruh Allah...

Pos

Mengenal Abu Yazid al Bustami dan Maqam Ruhaninya

Abu Yazid al Bustami lahir di Bustam bagian timut laut Persia pada 874-947 M. Dalam kajian tasawuf, ialah tokoh yang pertama kali memperkenalkan fana’ baqa’ dan ittihad. Dalam kitab Misykatul Anwar, Imam Ghazali menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Abu Yazid al Bustami, secara pengalaman adalah benar. Namun ia salah dalam mengungkapkan. Adapun Imam Ghazali pernah menyandang gelar...