Home Artikel Doa Buka Puasa Menurut Sunah

Doa Buka Puasa Menurut Sunah

Doa secara bahasa memiliki arti memanggil dengan suara dan ucapan yaitu berasal dari kata “da’autu, ad’uu, dan du’aa” bentuk tunggal dari ad’iyah. Jika sesorang berkata, “da’aa ilaa ar-rujulu” maka bermakna ada memanggil, atau “da’aa ilaa al-ambri” yang bermakna menyeru kepada sesuatu hal.

Dari segi istilah, doa memiliki arti Ibadah. Menurut Al-Qadhi Iyadh; Doa bermakna ibadah yang hakiki yang patut dinamakan ibadah karena menunjukkan kepasrahan diri kepada Allah dan Berpaling dari selain-Nya.

Oleh karena itu, jangan lupakan doa ketika berbuka puasa. Berikut adalah doa berbuka puasa menurut hadis Nabi Saw.

Menurut hadits riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah:
كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

“Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: ‘Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka,” (HR. Abu Daud).

Sedangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah melafalkan doa sebagaimana berikut:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

“Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: ‘Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah,” (HR. Abu Daud).

Demikian doa berbuka puasa sesuai sunnah. Kedua doa itu boleh dibaca salah satunya atau keduanya, tidak ada paksaan untuk memilih salah satu doa di atas. Semoga segala amal ibadah kita selama Ramadhan ini mendapatkan ridho dari Allah. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.