Home Berita Habib Abu Bakar Azzabidi Ungkap Hubungan Hadratus Syekh dengan Habaib

Habib Abu Bakar Azzabidi Ungkap Hubungan Hadratus Syekh dengan Habaib

Depok, JATMAN Online – Habib Abu Bakar bin Hasan Alathas Azzabidi merupakan Habib sepuh yang saat ini menjabat sebagai Mustasyar PCNU Kota Depok. Merasa prihatin dengan fenomena yang terjadi saat ini. Terkait gonjang-ganjing nasab Ba’ Alawi yang membuat jagat dunia maya memanas. Seolah Nahdlatul Ulama mengingkari zuriyah (keturunan) Rasulullah dari silsilah nasab Ubaidillah atau Abdullah.

Habib Abu Bakar mengungkapkan bahwa ia membaca satu sejarah dimana Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari (Mbah Hasyim Pendirian NU) memuliakan zuriyah Nabi Muhammad SAW.

“Saat itu Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari membawa Al-Habib Abdullah bin Abdurahman Alathas untuk pindah ke Jombang sampai meninggal di Jombang. KH Hasyim juga memiliki hubungan yang begitu baik dengan Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri di waktu itu Al-Habib tidak mempunyai tempat dan posisi maka Mbah Hasyim mengajak Al-Habib Abdullah bin Abdurahman Alathas untuk memanggil Habib Idrus bin Salim Al-Jufri untuk mengajar di Jombang,” ungkapnya, Sabtu (10/06).

Habib Abu Bakar juga berharap dengan pengungkapan sejarah, peran dakwah Kiai NU dan peran Habaib harus diketahui oleh semua orang.

“Sejarah ini banyak yang tidak tahu. Kasian masyarakat di bawah yang tidak tau apa-apa, melihat itu keadaan warga NU begitu cinta dengan Habaib menghormati habaib membuka peluang habaib tidak pernah menggangu Majelis Taklim Habaib tidak melarang untuk hadir di Majelis Habaib ini semua menunjukan bahwa warga NU para ulama para Kiai NU sangat mencintai menyayangi, kewajiban kita para Habaib juga untuk saling hormat mencintai dan menyayangi jangan cuma kita saja yang dihirmati , penghormatan seseorang,” jelas Pimpinan Majlis Ta’lim Al-Habib Abu Bakar bin Hasan Al-Atthos Tanah Baru, Beji, Depok ini.

Ia juga menambahkan bahwa pada satu sejarah, satu peristiwa Nabi Saw lagi duduk bersama para sahabat di Madinah datang seorang tokoh dari Khazraj yang bernama Saad bin Muadz, kata Nabi pada waktu itu saad belum masuk Islam. Nabi mengeluarkan satu kata kata kalimat yang indah membikin saad bin muadz terpukau dan menundukan wajahnya Nabi Saw bersabda:
قوموا لسعاد فانهم مولاكم
berdirilah kalian semua sesungguhnya saad adalah pemimpin kalian ini adalah suatu ilmu yang harus diterapkan dikalangan kita para habaib menghargai orang lain.

“Mereka sudah cukup menghargai kita menghormati memberi waktu pelungan untuk saling cinta-mencintai menghormati yang memperkenalkan kepada masyarakat sejak dahulu kala sejak Islam masuk di tanah Jawa para sunan lah yang mengajarkan agar menghormati kedatangan para cucu Rasul, Sunan Ampel cucu Rasul, Sunan Drajat cucu Rasul, Sunan Gunung Jati cucu Rasul, semua kembali kepada Sayyidina Ahmad bin Isa Al-Muhajir kepada Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir,” tandas Habib Abu Bakar Azzabidi alumni Pesantren Al-Masyhad Cijurey dibawah asuhan Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alathas.

Pewarta : Abdul Mun’im Hasan

Editor: Warto’i

Leave a Reply

Your email address will not be published.