Kab. Garut, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menjelaskan jangan melupakan sejarah, terlebih sejarah perjuangan Indonesia.
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, Habib Luthfi mengingatkan bahwa Peristiwa Isra’ Mi’raj telah membawa pesan untuk kembali mengingat fase-fase sejarah pembangunan tempat peribadatan di kedua kota suci, Mekkah dan Yerussalem.
“Mekkah dibangun oleh Nabi Ibrahim sendiri, sedangkan Yerussalem dibangun oleh keturunan-keturunan Nabi Ibrahim. Peristiwa tersebut telah menjadi momen sebagai pengingat untuk tidak melupakan sejarah, termasuk sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” kata Habib Luthfi di Pengajian Akbar di Pondok Pesantren Tarogong Al Halim Garut, Minggu, (13/02).
Dilansir dari wantimpres.go.id, Menurut Habib Luthfi, Perjuangan leluhur bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan harus dirawat terus menerus secara estafet oleh bangsa Indonesia. Termasuk diantaranya untuk merawat nilai-nilai luhur bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menghormati kemanusiaan karena tidak pernah melakukan penjajahan terhadap bangsa lainnya di dunia.
“Kebanggaan terhadap identitas bangsa juga harus dipertahankan. Bendera Merah Putih harus dihormati bukan hanya karena lambang negara, tetapi juga representasi harga diri segenap bangsa Indonesia. Bersikap hormat artinya memberikan penghormatan dan menjaga harga diri segenap bangsa Indonesia itu sendiri,” jelasnya.

Terakhir, pada kesempatan tersebut Habib Luthfi juga berpesan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang terbuka, boleh saja menuntut ilmu ke seluruh penjuru dunia, seperti Timur Tengah, Amerika, atau Eropa. Akan tetapi hal tersebut jangan sampai mengurangi jati diri dan kebanggaan pada Tanah Air sendiri.
“Bangsa Indonesia harus mencontoh air laut. Berapa banyak pun air tawar yang mengalir ke laut, namun tidak akan dapat mengubah rasa air laut yang tetap asin. Begitu pula bangsa Indonesia harus tetap teguh memegang prinsip bangga dan cinta pada Tanah Air Indonesia,” ungkapnya.
Diketahui dalam kegiatan tersebut juga diadakan ijazah Thoriqoh Syadziliyyah oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya.
Leave a Reply