Home Berita Habib Luthfi Jelaskan Pentingnya Menghormati Bendera Merah Putih

Habib Luthfi Jelaskan Pentingnya Menghormati Bendera Merah Putih

Tegal, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya menjelaskan pentingnya masyarakat untuk menghormati bendara merah putih.

Habib Luthfi mengungkapkan ketika melihat bendera merah putih sobek atau rusak ia merasa sangat sedih, apalagi bendera itu masih terpasang di depan rumah dengan kondisi kurang baik.

“Saya sangat sedih dan marah ketika melihat bendera merah putih rusak, apalagi sampai sobek,” kata Habib Luthfi, saat ditemui di kediaman H. Supandi, di Desa Tegalwangi, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa, (20/12).

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI ini menyampaikan, beberapa waktu lalu dirinya pernah melihat saat hendak pulang ke Pekalongan ada sebuah bendera merah putih yang sudah sobek tapi masih berkibar di sebuah rumah mewah di kawasan Jakarta.

Setelah beberapa hari di kampung halaman, Ulama kharismatik asal Pekalongan ini kembali lagi ke Jakarta dan melewati jalur yang sama, yakni di depan rumah mewah itu.

Ketika melihat di lantai 2 rumah mewah itu, ternyata bendera yang sobek masih berkibar. Bahkan kain bendera tersebut sudah sangat lusuh.

“Saya sangat marah sekali saat melihat itu,” ujarnya.

Tanpa menunggu lama, Pengasuh Pengajian Kanzus Shalawat Pekalongan ini langsung bergegas menghubungi anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut. Pihaknya meminta agar bendera itu segera diperbaiki.

Tidak lama kemudian, sejumlah anggota TNI dan Polri pun langsung menuju ke lokasi dan mengeksekusi bendera tersebut.

“Kemarin Dandim dan Koramilnya datang ke Pekalongan. Termasuk pemilik rumahnya. Mereka meminta maaf dan tidak akan mengulangi lagi,” jelasnya.

Menurut Ketua Forum Sufi Dunia ini, merah putih bukan hanya sekadar warna dari bendera Indonesia. Tetapi memiliki makna yang tinggi bagi kebanggaan dan kewibawaan bangsa. Maka wajib hukumnya untuk dihormati.

“Kalau tidak mau hormat pada Bendera Merah Putih, silakan enyah dari Indonesia,” tegas Habib Luthfi.

Habib Luthfi bin Yahya selalu menekankan semangat Nasionalisme kepada masyarakat dan umat Islam. Kenyataannya, ada di antara masyarakat yang ternyata terpengaruh ajaran Wahabi dan ajaran lain, menolak melakukan upacara Agustusan dengan alasan ‘dilarang menghormati bendera’.

Habib Luthfi menegaskan bahwa fanatisme terhadap Indonesia, mutlak dimiliki oleh segenap umat Islam Indonesia.

“Jangan hanya janji yang diucapkan tetapi buktikan, kalau jiwa dan raga kita rela dikorbankan untuk Indonesia. Sangat aneh kalau hormat bendera merah putih dikatakan musyrik, syirik. Mereka tidak mengerti makna musyrik dan syirik, artinya perlu memperdalam lagi belajar agama,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.