Kab. Ngawi, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah (JATMAN) Maulana Habib Luthfi bin Yahya memimpin acara Do’a Bersama untuk Bangsa di Pendapo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (05/03).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintahan Kabupaten Ngawi yang dihadiri oleh pejabat setempat serta ratusan jama’ah.
Diiringi alunan hadrah, para jama’ah begitu antusias melantunkan puji-pujian terhadap Rasullullah shalaahu ‘alaihi wassalam.
- Baca Juga: Cetak Generasi Mandiri, Ponpes Al-Ghufron Bersama MATAN IAINU Kebumen Gelar Pelatihan Membatik
Dalam ceramahnya, Habib Luthfi bin Yahya menyampaikan tausiyah tentang Isra Mi’raj. Didalam Isra Mi’raj ada kewajiban yang penting untuk dikerjakan oleh setiap umat Muslim.
“Isra Mi’raj menitikberatkan kepada kewajiban yang pokok adalah shalat. Tetapi dalam shalat tersebut apabila dibedah dengan ilmu pengetahuan, sangat luar biasa,” jelasnya
Lanjut, Ketua Forum Sufi Internasional, bahwa Isra’ Mi’raj bukan hanya berbicara tentang shalat saja tetapi juga bisa dikupas dari sisi astronomi.
“Riwayat tentang perjalanan malam Nabi dan diangkatnya Nabi ke langit lalu ke Sidrathul Muntaha dan menerima perintah kewajiban shalat lima waktu. Isra Mi’raj bukan hanya perintah sholat saja akan tetapi harus dikupas juga melalui disiplin ilmu astronomi, jadilah Islam yang tidak merubah jatidiri negara Indonesia, tidak usah mengulik budaya bangsa contohnya wayang,” kata Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
- Baca Juga: Nabi Isa dan Nisfu Sya’ban
Kehadiran Habib Luthfi pada acara tersebut disambut gembira warga Ngawi. Hal itu sebagaimana yang disampaikan Ketua PCNU Kab. Ngawi, KH Ahmad Ulinnuha Rozy.
“Warga NU Ngawi khususnya merasa terhormat, merasa bahagia, dan gembira sekali,” ujarnya.
Menurut Kiai Ulin, Habib Luthfi salah satu ulama yang setiap ceramahnya selalu menekankan para jamaahnya agar selalu cinta tanah air. Wejangan Habib Luthfi, kata Kiai Ulin, selalu mengajak para jamaah untuk mengingat sejarah.
“Beliau (Habib Luthfi) sangat tidak rela kalau generasi sekarang luntur rasa cintanya kepada tanah air. Di setiap tausiyahnya, selalu mengajak untuk cinta tanah air,” ungkapnya.
Leave a Reply