Home Berita Haul Ke-24, Habib Luthfi Sampaikan Teladani Semangat Juang Kiai Muslich

Haul Ke-24, Habib Luthfi Sampaikan Teladani Semangat Juang Kiai Muslich

Banyumas, JATMAN Online – Rais ‘Aam Idaroh Aliyah Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menyampaikan semangat juang Kiai Muslich dalam membela bangsa dan negara sangat layak untuk diteladani oleh generasi penerus.

“Setelah merdeka Kiai Muslich tidak berhenti mengabdi dan berjuang, bahkan memperluas lapangan pengabdiannya kepada masyarakat,” kata Habib Luthfi.

Hal tersebut disampaikan oleh Habib Luthfi dalam rangka haul ke-24 KH Muslich Karangsuci di Masjid Al-Hidayah Purwokerto pada Sabtu (14/1/2023) malam.

KH Muslich Karangsuci  lahir di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas pada tahun 1910 dan wafat tahun 1998.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini mengungkapkan dalam awal sambutanya, langsung menggelora dan mengokobarkan api semangat cinta Tanah Air dan menjaga kerukunan hidup beragama kepada ribuan orang yang hadir di Haul ke-24 KH. Muslich.

“Karena hadir di haul ini akan membawa ketenangan dan kedamaian hati, jadi dengan kebersihan hati akan melahirkan kasih sayang sesama kita dan cinta tanah air, ” paparnya.

Ketua Forum Sufi Dunia ini juga menyampaikan, cinta tahan air, menjaga kerukunan beragama, menumbuhkan kasih sayang antara satu dengan yang lain, kesemuanya akan menjadi benteng yang kokoh bagi ketahanan nasional secara menyeluruh, menumbuhkan rasa saling menghargai di antara sesama kita.

“Apapun agamanya, kita melihat, selain islam juga adalah saudara kami, sebangsa se tanah air yang mempunyai hak untuk dilindungi. Kita jaga persatuan dan kesatuan ini, jangan memberikan kesempatan seujung rambut pun untuk manusia yang ingin memecah belah bangsa ini,” tegasnya.

KH Syarif Rahmat Pengasuh Pesantren Cabe Ilir Banten dalam tausyiahnya menyampaikan, Kiai Muslich adalah seorang ulama alim, pejuang kemerdekaan, birokrat, aktivis organisasi dan juga perintis berdirinya sejumlah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) RI di berbagai daerah di tanah air.

“Perguruan Al-Hidayah Karangsuci adalah peninggalan almarhum yang sampai sekarang masih dapat dinikmati manfaatnya dalam membangun akhlak, pendidikan, dan cinta tanah air, serta masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga mengatakan, semangat cinta tanah air dan menjaga keberagaman yang ditumbuhkan almarhum kia Muslich  Karangsuci harus terus dijalankan dan ditularkan kepada generasi penerus.

“Mari kita lanjutkan dan terapkan nilai-nilai keagamaan itu dalam lingkungan yang beragam ini untuk menjamin keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, ungkapnya.

Turut hadir di lokasi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf. Yudha Airlangga, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, Bupati, Kesra Setda Banyumas, Kepala SPN, Kepala Mako Brimob, Camat, Lurah, Kapolsek, Danramil, Babinkamtibmas, Babinsa,

Hadir juga Rais Syuriah PCNU, Tanfidziyah PCNU, Kakankemenag, Ketua MUI, Kepada Dinas Pendidikan, Rektor UIN SAIZU, Kepada Dinas Wilayah X Dindik, Ketua Umum JATMAN, Ketua Pengurus MWC, PRNU, banom dan lembaga NU setempat, Pimpinan PonPes, Keluarga besar Yayasan Perguruan Al-Hidayah, Takmir dan jamaah masjid besar Al-Hidayah, JPZIS BERES, segenap undangan, serta ribuan masyakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.