Purwakarta, JATMAN Online – Ikhwan dan akhwat TQN Plered menggelar pengajian dalam rangka memperingati isra wal mi’raj Rasulullah Saw. 1443 H, sekaligus haul ke-8 Syekh Muhyiddin Ibnu Ma’sum Al Hajj pada Sabtu (19/02) yang bertempat di Masjid Jami’ Al Ma’sum Plered.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Katib Syu’biyyah JATMAN Purwakarta, KH. Yayan Mustofa yang menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, walaupun Syekh Ibnu Ma’sum secara lahiriyah telah wafat delapan tahun yang lalu, tetapi berkah karamah keilmuannya senantiasa terpancar ke setiap hati para murid-muridnya. Terbukti beberapa majelis-majelis yang tersebar di beberapa wilayah di Purwakarta senantiasa mengamalkan amaliyahnya dengan rutin.

Meskipun masih dalam situasi pandemi, kegiatan amaliyah masih tetap berjalan di setiap majelis, sehingga tetap terjalin silaturahmi yang baik antar sesama ikhwan dan akhwat para pengamal tarekat yang tergabung dalam naungan JATMAN.
Kang Rafli selaku mudir JATMAN Syu’biyyah Purwakarta menambahkan bahwa Syekh Ibnu Ma’sum ialah sosok guru mursyid dengan kepribadian yang sederhana sehingga kemursyidannya tidak diketahui banyak orang.
“Tidak semua masyarakat umum mengetahui bahwa beliau ialah sosok seorang mursyid TQN Plered Purwakarta. Sanad TQN ini pun telah sampai diterima oleh kepengurusan JATMAN dan telah di sampaikan kepada JATMAN Jawa Barat dan sampai kepada Rois Aam JATMAN (Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya).”

Kiai Asep Jamaludin selaku wakil talqin, memimpin acara haul dengan penuh khidmah. Ia menyampaikan kepada para ikhwan dan akhwat untuk senantiasa menjalankan apa yang menjadi ajaran TQN Plered Purwakarta dan jangan sampai berhenti mengaji, baik amaliyah dan ilmiyyah, baik kajian syariat, tarekat, hakekat dan makrifat.
“Jangan hanya satu, tapi kesemuanya harus di pelajari dan diamalkan sebaik mungkin. Dan jangan sampai ikhwan dan akhwat malah mengotori ajaran tarekat ini dengan ilmu kebatinan yang tidak sesuai dengan syariat.” Ungkapnya.
Berdasarkan informasi, Syekh Ibnu Ma’sum al Hajj wafat pada tanggal 18 Februari 2014 yang bertepatan dengan tanggal 18 Rabi’ul Tsani 1435. Sebelum wafat, ia memberikan mandat sebagai wakil talqin kepada tiga orang, diantaranya Kiai Abdur Rahman Bekasi, Kiai Wahid Musaddad (alm) dan Kiai Asep Jamaludin. (ZR)
Editor: Khoirum Millatin
Leave a Reply