Jakarta, JATMAN Online – Terdapat sebelas nama perempuan yang masuk jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027.
Langkah ini merupakan terobosan, karena sejak NU berdiri pada 1926, perempuan belum pernah masuk dalam kepengurusan struktural.
“Baru kali ini, setelah 96 tahun usia NU menurut kalender masehi atau 99 tahun menurut kalender hijriah, kaum perempuan diakomodasi di dalam susunan pengurus harian PBNU,” kata Gus Yahya saat mengumumkan susunan kepengurusan, di lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/1).
Ketua PBNU Alissa Wahid berharap kebijakan ini dapat membawa perspektif-perspektif perempuan dalam pengambilan kebijakan NU.
“Sejak awal Nahdlatul Ulama, kita sadari ruang perempuan sebetulnya sangat besar. Dalam acara-acara Nahdlatul Ulama juga selalu ada ruang yang sangat besar,” ungkapnya.
Afirmasi peran perempuan itu, menurut Alissa, telah terlihat dan dirasakan pada gelaran Muktamar Ke-34 NU di Lampung. Ia menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi ketua komisi.
“Kemarin itu terafirmasi dengan posisi ketua komisi rekomendasi yang perempuan, yaitu saya. Saya menganggap itu sebagai afirmasi, tidak sekadar lewat tetapi memang sudah ada perspektif (soal peran perempuan) itu. Karena kita ingin agar pandangan-pandangan perempuan juga didengar dalam konteks NU secara umum,” pungkasnya.
Berikut ini 11 nama perempuan yang masuk dalam masuk jajaran PBNU masa khidmat 2022-2027.
– Nyai Hj Nafisah Sahal Mahfudz (Mustasyar / Dewan Penasihat)
– Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (Mustasyar / Dewan Penasihat)
– Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid (Mustasyar / Dewan Penasihat)
– Ny Hj Nafisah Ali Maksum (A’wan / Dewan Pakar)
– Ny Hj Badriyah Fayumi (A’wan / Dewan Pakar)
– Ny Hj Ida Fatimah Zainal (A’wan / Dewan Pakar)
– Ny Hj Faizah Ali Sibromalisi (A’wan / Dewan Pakar)
– Ny Hj Masriyah Amva (A’wan / Dewan Pakar)
– Ny Hj Khofifah Indar Parawansa (Tanfidziyah – Ketua)
– Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid (Tanfidziyah – Ketua)
– Ai Rahmayanti (Tanfidziyah – Wakil Sekretaris Jenderal)
Leave a Reply