Home Berita Ketua JATMAN Wonosegoro: Puasa Sarana Perbaiki Budi Pekerti

Ketua JATMAN Wonosegoro: Puasa Sarana Perbaiki Budi Pekerti

Boyolali, JATMAN Online – Ketua Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyah (JATMAN) Idaroh Ghusniyah Kec. Wonosegoro Kiai Wafir menjelaskan tentang hikmah puasa. Puasa adalah sarana servis akhlak untuk memperbaiki budi pekerti.

“Jika ada orang yang jarang salat, ketika mau berpuasa sebulan penuh Insya Allah akan rajin melaksanakan salat.” kata Kiai Wafir di acara Tarawih Kelililing (Tarling) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kab. Boyolali, Kedungrowo, desa Kauman, Kec. Wonosegoro, Kab. Boyolali, Ahad (2/4/2023).

“Begitu juga orang yang sering bermaksitat, jika mau berpuasa selama 30 hari maka perlahan akan dijauhkan dari perbuatan maksiat,” imbuh Pengasuh Pondok Pesantren Al Farich Al Amin ini.

Dilansir dari suaranahdliyin.com, Wakil Katib Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahlatul ‘Ulama (MWC NU) Wono Segoro ini berpesan dalam berdakwah, kader Ansor-Banser harus bijaksana dan menyampaikan dengan tutur kata yang halus. Jangan mudah ikut mencela faham lain yang berbeda dengan faham Ahlussunnah Waljama’ah (Aswaja).

“Biarkan saja mereka (faham lain=red) menjalankan amaliyahnya masing-masing, lana a’maluna walakum a’malukumu, bagiku apa yang kukerjakan dan bagimu apa yang kamu kerjakan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Rijalul Ansor Boyolali Muhammad Mustain mengatakan bahwa acara Tarling merupakan bagian dari program kerja Pimpinan Cabang yang pelaksanaannya Dalam acara itu, para kader Ansor melakukan tadarus Al Qur’an, tarling, dan dakwah digital.

“Tarling ini diadakan empat kali, pertama di Korda timur, Korda utara Korda selatan dan terakhir di Korda barat. Untuk malam ini adalah tarling kedua yang dibarengkan dengan kegitan tarling Ansor Wonosegoro,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.