Bandarlampung, JATMAN Online – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada muktamar ke-34 NU yang disampaikan seluruh pengurus jajaran PBNU dan diterima oleh para Muktamirin. “Alhamdulillah LPJ diterima dengan baik, LPJ diterima dengan 100 persen,” kata Kiai Said di Gedung Serba Guna UIN Raden Intan, Bandarlampung, pada Kamis (23/12). Laporan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, dalam paparannya manajemen mutu pendidikan untuk Pendidikan Tinggi NU adalah peningkatan data akreditasi dari tidak terakreditasi menjadi status baik, sangat baik, dan unggul, juga peningkatan klasterisasi dalam pemeringkatan Perguruan Tinggi secara nasional. “Lembaga Pendidikan Tinggi tahun 2021 sebanyak 274...
Symposium Nasional MATAN: Teknologi Tidak Bisa Menggantikan Spiritual
Lampung, JATMAN Online – Dalam revolusi industrial, Society 5.0 meskipun teknologi sangat canggih tetapi tidak akan bisa menggantikan spiritual. “Teknologi itu tidak bisa menggantikan spiritual, jadi disinilah peran pentingnya MATAN,” kata Kyai Nafi’. Hal tersebut disampaikan oleh Kyai. Ahmad Nafi’ dalam kegiatan Symposium Nasional Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) di PP. Darul ‘Amal Metro, Lampung, pada Rabu (22/12) malam. Hal yang selaras juga disampaikan oleh Plt. Ketua Umum MATAN Gus Hasan Chabibie, revolusi industrial society 5.0 adalah antiklimaks kita menjadi budaknya teknologi. “Titik jenuh mengalami krisis spiritual yang menyebabkan bunuh diri itu telah terjadi di negara maju,” jelasnya. Kemudian...
Rais Aam PBNU: NU Harus Memiliki Karakter Mandiri dan Menerapkan Ajaran 4G NU
Lampung, JATMAN Online – KH Miftachul Akhyar selaku Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan bahwa warga NU harus menjadi umat Muslim yang memiliki karakter mandiri. Jika NU bersikap tidak tegas hanya akan menjadi sebagai organisasi yang mudah goyang dan terpecah belah, sehingga rawan dirusak oleh kelompok lain yang tidak sepemahaman. “Kader NU harus mampu menunjukkan kepribadian dan semangat menuju kebaikan serta menjaga idealisme dan kemandirian dalam bersikap. Ikut-ikutan orang lain dan menjadi latah, hanya akan membuat kita terpecah belah, terombang-ambing dan menjadi bulan-bulanan,” katanya. Hal tersebut ia sampaikan dalam Khutbah Iftitah Muktamar Ke-34 NU di Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunung Sugih,...
Inilah Ketua MATAN UNJ Terpilih Periode 2021-2022
Jakarta, JATMAN Online – MATAN UNJ telah sukses mengadakan Musyawarah Komisariat (Muskom) yang ke 2. Puncak muskom tersebut diadakan di Aula Maftuchah Yusuf Gd. Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta, pada Senin (20/12) pagi. Dari rentetan acara Muskom ini mulai dari pendaftaran calon kandidat, dialog kandidat sampai musyawarah, terpilihlah Muhammad Sidik sebagai Ketua MATAN UNJ yang baru di periode 2021 – 2022. Diketahui Sidik merupakan Mahasiswa UNJ Prodi Pendidikan IPS angkatan 2018. Dalam pidato setelah penetapannya ia menyampaikan semangat dan motivasi kepada para anggota MATAN serta para peserta yang hadir untuk tetap berkhidmah di MATAN. ‘’Dalam menjalankan sebuah organisasi, kita tidak boleh mengatakan...
Tasawuf dapat Membentengi Diri dari Terorisme dan Radikalisme
Yogyakarta, JATMAN Online – Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) pada masa periode Rais ‘Aam Habib Luthfi menekankan cinta tanah air dan menangkal radikalisme. “JATMAN sebagai perkumpulan dari tarekat-tarekat yang ada yang dimpimpin habib lutfi menurut saya sangat penting kontribusinya pada meredam radikalisme dan kemudian menekankan atau menanamkan kecintaan dalam tanah air yang lebih dalam,” kata Prof. Heddy dalam kegiatan bedah tesis Being Tolerant And Nationalist Sufi In Indonesia: A Social Movement Study Of Jatman And Habib Luthfi yang diadakan oleh MATAN DIY dan Pusat (17/12). Kemudian Direktorat Pencegahan BNPT menjelaskan dalam paparannya setelah membaca abstraksinya kemudian kesimpulannya di dalam tesis...
PCNU Kab. Bogor Adakan Pendidikan Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK)
Bogor, JATMAN Online – Program Pendidikan Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK) merupakan kegiatan tahunan untuk para Rois Syuriah dalam menjaga standarisasi baik keilmuan, keorganisaian, ke-NU-an juga kebangsaan. Acara terselenggara di Aula Sekretariat PCNU Kab. Bogor (16/12) Kamis. Ketua pelaksana PPWK, KH Abbas Ma’ruf S. Pd.I mengatakan, tujuan dan desain PPWK kali ini difokuskan pada pendalaman dan penguatan reflektif keilmuan klasik Islam, terutama yang terkait dengan keagamaan dan kebangsaan. “Rois Syuriah hendaknya menjadi tokoh, role model untuk para Nahdliyin baik yang berada di struktur maupun yang kultural, kudu bisa maca kitab minimal Fathul Muin dan harus lebih mengedepankan kemaslahatan umat dalam memberikan mauidzoh, tauiyah...
Lanjutkan Estafet Kaderisasi, PK MATAN UNSIQ Gelar Suluk MATAN Umum ke-6
Wonosobo, JATMAN Online – PK MATAN UNSIQ mengadakan kegiatan Suluk MATAN Umum ke-6 dengan tema Menebar Cinta Thoriqoh dan Membangun Pribadi yang Berintelektual. Kegiatan tersebut diadakan di Ponpes MQ Al-Khasaniy, Kalianget, Wonosobo, Jawa Tengah pada hari Sabtu-Ahad, 11-12 Desember 2021. Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Ky. Moh. Sakir, M.Ag., selaku pembina MATAN Unsiq sekaligus ketua PW Matan Jawa Tengah, padaa Sabtu (11/12) Puluhan mahasiswa mengikuti Suluk MATAN Umum tahun 2021 berasal dari berbagai macam fakultas dan program studi yang ada di Universitas Sains Al-Qur’an, Wonosobo. Selain mahasiswa, sejumlah santri dari pondok pesantren sekitar kampus Unsiq juga turut berpartisipasi. Baca Juga: 3 Karakter Orang...
3 Karakter Orang yang Memiliki Ilmu
Salah satu akhlak orang beriman adalah menghormati orang berilmu atau orang alim. Dalam bahasa Arab, kata “ulama” adalah bentuk jamak dari kata “alim”. Orang alim secara spesifik adalah orang yang tahu ilmu agama secara mendalam. Secara general adalah orang yang punya ilmu pengetahuan, apa pun itu, tidak terbatas pada ilmu agama. Pengetahuan itu sendiri tidak selalu dari buku atau kitab tertulis, tetapi juga dari pengalaman dan fenomena alam sekitar. Bahkan, pengetahuan bisa berasal dari diri sendiri. Ilmu dalam Bahasa Arab dilambangkan dengan huruf ‘ain, lam, dan mim. Mereka yang berilmu karakternya minimal diwakili oleh tiga huruf ini. Huruf ‘Ain bermakna ‘aliy (tinggi). Orang yang berilmu pasti...
BNPT: Hanya Tasawuf Vaksin Ampuh Menangkal Radikalisme dan Terorisme
Bogor, JATMAN Online – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid mengatakan, belajar agama Islam harus secara kaffah. Nabi Muhammad SAW telah mensyariatkan atau memfatwakan bahwa rukun dalam beragama ini, yaitu Iman, Islam, dan Ihsan. “Masuk Islam itu harus secara kaffah, maksudnya harus mencakup Iman, Islam dan Ihsan. Tidak cukup hanya Iman dan Islam saja, tapi ada hal yang penting lainnya yaitu Ihsan. Kelemahan bangsa Indonesia khususnya umat Islam itu pada aspek ihsan atau aspek spiritualitas, yang mana dalam konteks ini adalah tasawuf,”, kata Ahmad Nurwakhid dalam acara Suluk MATAN 1.6 di Al-Rabbani Islamic College, Bogor, Sabtu...
4 Macam Tingkatan Dzikir, Dzikir yang Membuatmu Diingat
Secara Bahasa dzikir berasal dari kata Bahasa Arab dzakara (ذَكَرَ) – yadzkuru (يَذْكُرُ) – dzikran (ذِكْرًا) yang berarti menyebut, mengingat, atau berdo’a. Menurut istilah, sebagaimana disebutkan dalam Ensiklopedi Islam, dzikir adalah ucapan lisan, gerakan raga maupun getaran hati sesuai dengan cara-cara yang diajarkan agama, dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dzikir adalah puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah. Jadikanlah hatimu sebagai kiblat lisanmu. Dzikir juga dimaknai sebagai upaya untuk menyingkirkan keadaan lupa dan lalai kepada Allah. Caranya dengan selalu ingat kepada-Nya. Dzikir mengeluarkan seorang mukmin dari suasana lupa, untuk kemudian masuk...