Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili merupakan pendiri tarekat Syadziliyah yang memiliki beberapa karomah dan dzikir yang ia berikan kepada murid-murid dan jamaahnya. Lebih lengkapnya untuk mengenal Syekh Abul Hasan Syadizili silahkan baca : Mengenal Tarekat Syadziliyah. Sebagaimana yang dipaparkan dalam kitab “al-Anwar al-Qudsiyyah” secara ringkas sebagai berikut: “Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili telah memberikan tugas kepada para jamaahnya (muridnya), yakni mereka akan siap untuk menerima pancaran-pancaran ilahi dan anugerah-anugerah Tuhan yang berupa hizb-hizb dan wirid-wirid yang mereka baca ketika menempuh tarekat yang lurus. Di antara jenis wirid ini adalah hizb al-Bahr yang masyhur dan tersebar. Banyak dari kalangan ulama besar mencoba menjelaskan hizb...
Dewan Guru Pengampu Al-Qur’an Pesantren Al-Hamidiyah Ikuti Diklat Metode Bil Qolam
Depok, JATMAN Online – Pesantren Al-Hamidyah Depok, memfasilitasi Dewan Guru Pengampu Al-Qur’an untuk mengikuti pelatihan pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Bil Qolam, acara berlangsung selama 2 hari dari tanggal 5-6 Januari 2022, bertempat di Ruang Kelas Kajian Islam. Pelatihan ini dipandu oleh 2 trainer, yaitu Ust. Abdul Qodir dan Ust. Muhammad Lutfillah dari Pesantren Ilmu Al-Qur’an Singosari, Kota Malang. pada hari pertama dibawakan oleh trainer Ust. Abdul Qodir. Acara dimulai pukul 07.45 s/d 12.15. Patut diketahui, metode pembelajaran Al-Qur’an Bil Qolam ini disusun oleh KH. M. Bashori Alwi atas usulan KH. Mudatstsir dari Madura. KH. M. Bashori Alwi diminta untuk menyusun buku panduan...
Haul KH. Achmad Sjaichu ke-27 Pendiri Pesantren Al-Hamidiyah Depok
Depok, JATMAN Online – Secara etimologi, haul berarti satu tahun. Secara istilah, bermakna peringatan yang diadakan setahun sekali bertepatan dengan wafatnya tokoh masyarakat. Haul bertujuan untuk mengenang jasa orang yang sudah tiada dan sebagai pengingat kematian, Rasulullah Saw mengingatkan kita كفى بالموت واعظا “Cukuplah kematian menjadi nasehat (mau’idhah) (bagi Anda)”. Kematian adalah nasehat yang tidak bicara. Dan nasehat yang berbicara adalah Al-Qur’an. Al-Magfurlah KH. Achmad Sjaichu meninggal dunia pada 04 Januari 1995, beliau merupakan tokoh Islam International, tercatat sebagai presiden Dewan Pusat Organisasi Islam Asia Afrika (OIAA) dalam konferensinya yang pertama di Bandung, tanggal 6-14 Maret 1965. Di Organisasi Nahdlatul Ulama Al-Magfurlah...
Guru Sejati, Siapakah?
Entah sejak kapan negeri ini tiba-tiba banyak guru agama atau sering disebut ustad/ustazah yang berusia muda. Mereka hadir di banyak tempat dan ruang sosial. Mereka tampil dengan aksesoris dan performa bak seorang alim sejati dan berpidato bak orator ulung. Sebagian bergamis bersorban. Retorikanya amat menarik publik awam. Mereka juga menyajikan lelucon bagai pelawak yang membuat penontonnya/pendengarnya tertawa tergelak-gelak, terhibur. Tetapi tidak jarang pula di antara mereka mencaci maki sekelompok sebuah komunitas yang dianggapnya sesat atau kafir. Publik tak peduli dari siapa dan dari mana para pendakwah itu belajar agama. Publik juga tak paham sudah berapa lama mereka belajar agama. Buku atau kitab apa saja...
Pesantren Al-Hamidiyah Depok, Juara ke-2 Madrasah Award 2021 Provinsi Jawa Barat
Depok, JATMAN Online – Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag yang bertepatan pada hari Senin, tanggal 03 Januari 2022. Madrasah Aliyah di bawah naungan Pesantren Al-Hamidiyah mendapatkan undangan untuk mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB), pada moment ini Madrasah Aliyah mendapatkan penghargaan juara ke-2 di ajang Madrasah Award 2021 dengan Katagori Madrasah/Lembaga berprestasi dalam hal Kebersihan, Keindahan, dan ketertiban. Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Al-Hamidiyah ira Asmara, S. Pd, MM menyatakan bahwa Madrasah Aliyah (MA) berharap bisa melahirkan sosok yang multi talenta seperti Al-Magfurlah KH Ahmad Sjaichu yang juga merupakan tokoh PBNU, tokoh organisatoris, tokoh politikus, serta seorang yang alim juga berintegritas. “Penghargaan juara...
Intuisi Sebagai Basis Epistemologi Islam
Epistemologi merupakan cabang filsafat, yang membahas tentang jenis-jenis pengetahuan manusia dan menjadikan patokan ukur antara benar dan salah dalam pengetahuan. Kini epistemologi, memiliki corak yang berbeda antara Islam dan Barat. Epistemologi Islam yang mencakup bayani (teks), burhani (akal), dan Irfani (intuisi). Sedangkan epsitemologi yang digemboskan Barat menghasilkan sains Modern, hanya mengacu pada rasional (burhani) dan eksperimen (tajribi). Mereka membuang jauh peranan intusi, yang dianggapnya hanya sebuah ilusi belaka bahkan menutup rapat peran Tuhan dalam keilmuan mereka. Islam, tentunya, mengenalkan epistemologi irfani (intuisi), melalui kaum sufi, semisal, al-Ghazali, Jalaluddin Rumi, Suhrawardi, Ibn ‘Arabi, Mulla Sadra dan masih banyak lainnya. Karena, bagi...
Menjaga Lisan, Meraih Keselamatan
Jakarta, JATMAN Online – Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan. Islam mengajarkan pentingnya untuk menjaga lisan. Sebab lisan diibaratkan pisau yang apabila salah menggunakannya akan melukai banyak orang. Apalagi di zaman seperti sekarang ini, ketajaman lisan terkadang juga mewujud dalam aktivitas di media sosial melalui status-status yang ditulis dan konten-konten yang diunggah. Sudah semestinya, sebagai umat Islam membuat status di media sosial yang tak menyinggung orang lain. Rasulullah SAW bersabda: سلامة الإنسان في حفظ اللسان “Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan.” (H.R. al-Bukhari). Mudir Idaroh Wustho JATMAN DKI Jakarta KH. Muhammad Danial Nafis hafizahullah dalam kajian Kitab Minhajul Arifin karya Al-Imam Al-Ghazali ra....
Ego (Nafs) Menurut Kaum Sufi
Terkait dengan ego, kita akan mengkaji satu butir kalam hikmah yang sungguh dalam dan penuh makna, yang ditulis oleh seorang sufi besar yaitu Ibn Athoillah dalam karya magnum opusnya al-Hikam. Ia mengatakan:إدفن وجودك في أرض الخمول فما نبت مما لم يدفن لم يتم نتاجه“(Pendamlah egomu (ke-Aku-an) di tempat yang sunyi, maka sesuatu apapun yang tumbuh, namun tidak melalui proses ditanam, hasilnya tidak akan sempurna)”. Pembahasan ini menyudut pada satu term, yakni: wujud. Menurut literatur bahasa Arab wujud bisa diartikan sebagai jiwa (nafs) atau ego. Sedangkan perspektif al-Qur’an, kata nafs merujuk pada manusia sebagai totalitas yang hidup di dunia dan akhirat. Sedangkan menurut Plato,...
Peringati Haul Gus Dur ke-12, Para Tokoh Agama Hadir
Bogor, JATMAN Online – Peringatan Haul Gus Dur ke-12 di gedung PPIB Kota Bogor, menjadi moment indah kumpulnya pemuka agama se-Kota Bogor (30/12) Kamis Malam. Presiden ke empat RI biasa di sapa Gus Dur memiliki keunikan tersendiri, beliau sebagai Kiai, cucu pendiri organisasi Nahdlatul Ulama namun jiwa dan raganya untuk rakyat Indonesia. Sosok pemimpin yang mengayomi semua umat kepercayaan, sebagai Guru Bangsa yang selalu di kenang oleh seluruh rakyat Indonesia walau Gus Dur sudah 12 Tahun telah tiada, ajaran, gagasan dan nilai-nilai universalnya terasa hingga kini. Peringatan wafatnya menjadi momentum untuk merifresh kembali ajaran, gagasan untuk bangsa ini, sehingga pada acara Haul...
Kolaborasi dengan Tokoh Agama, Habib Luthfi Dikukuhkan Sebagai Ketua Kelompok Ahli BNPT
Jakarta, JATMAN Online – Rais ‘Am Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) Dr (HC). Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya dikukuhkan sebagai Ketua Kelompok Ahli Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) pada Kamis (30/12). Hal ini sebagai realisasi program BNPT berkolaborasi dengan tokoh agama dalam upaya pencegahan terorisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Diharapkan komunikasi dua arah dengan tokoh lintas agama melahirkan sebuah pemahaman bahwa terorisme ideologi berbasis kekerasan, anti kepada nilai luhur bangsa kita,” kata Kepala BNPT Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. yang dilansir BNPT.GO.ID Kamis (30/12). Foto Tim Jatman Online Dalam kesempatan tersebut Habib Luthfi melihat bahwa pokok permasalahan terorisme...