Meyakini bahwa kuasa Allah benar adanya pernah dibuktikan oleh Nabi Ibrahim as. Sejak masa mudanya, Nabi Ibrahim memang dikenal amat kritis dan logis terhadap gejala-gejala alam. Bahkan untuk menentukan siapa Tuhan yang akan ia sembah saja membutuhkan pengalaman spiritual yang panjang. Kehidupan Nabi Ibrahim yang sejak kecil sudah menyatu dengan alam bebas, bisa jadi mempererat frekuensinya dengan benda-benda di sekitarnya. Dari hal itu, Nabi Ibrahim seolah dipaksa untuk selalu menggunakan akalnya secara maksimal, sehingga terbentuklah nalar yang kritis sampai ia dewasa. Dalam Qs. Al-An’am ayat 76-78, dijelaskan bahwa sebelum mengakui Allah sebagai Tuhannya, Nabi Ibrahim lebih dulu menganalisa siapa sebenarnya...
Rais JATMAN Banten Prediksi 1 Syawal 1444 H Jatuh Pada 22 April 2023
Tangerang, JATMAN Online – Rais JATMAN Banten KH. M. Thobary Syadzily mengungkapkan bahwa menurut Sistem Hisab ‘Almanak Nautika, melalui data Matahari dan Bulan yang merupakan hasil pantauan satelit ruang angkasa NASA (National Aeronautics and Space Administration) diprediksi bahwa awal bulan Syawal 1444 H di Indonesia jatuh pada hari Sabtu Pon, 22 April 2023 M. Prediksi ini nantinya bisa dipastikan kembali berdasarkan ijtima’ yang akan dilakukan pada Kamis Legi, 20 April 2023 M, pukul 11.12 WIB melalui Rukyatul Hilal. Dalam hal ini, Kiai Thobary mengambil data di Pusat Observasi Bulan (POB) Banda Aceh, di mana tenggelamnya matahari atau awal waktu shalat maghrib berada...
Lailatul Qadar; THR Dari Allah yang Dibayar Cash
Menjelang akhir Ramadan atau menuju hari raya, masyarakat Indonesia yang bekerja sebagai ASN maupun perusahaan swasta umumnya menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari tempat mereka bekerja, sebagaimana yang sudah di tetapkan pada PP No. 15 Tahun 2023 Tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya. THR itu biasanya akan digunakan untuk membeli barang-barang keperluan lebaran seperti baju, makanan, hampers dan apapun yang sifatnya zahiriyah. Bersamaan dengan waktu tersebut, tanpa kita sadari sebenarnya Allah juga tengah mempersiapkan THR kepada para hambanya pada detik-detik berakhirnya Ramadan yang disebut dengan Lailatul Qadar. Lailatul Qadar adalah hak prerogatif Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, baik dari golongan...
Kisah Abu Thalhah Yang Gemar Memuliakan Tamu
Dikisahkan dalam Kitab Riyadhus Shalihin, bahwa Abu Thalhah dan istrinya, Ummu Sulaim adalah orang yang miskin. Tetapi kemiskinannya itu tidak menghalangi keduanya untuk tetap bersedekah dan memuliakan tamu. Suatu ketika Abu Thalhah melihat suara Rasulullah yang sedang bercengkerama dengan tamu-tamunya. Rupanya, ia mendengar percakapan bahwa Rasulullah bersama orang-orang tersebut dalam keadaan lapar. Kemudian Abu Thalhah pulang ke rumah untuk menemui istrinya dan bertanya, “Apakah kau memiliki sesuatu yang bisa dimakan? Lalu Ummu Sulaim menjawab, “Aku memiliki sisa-sisa roti gandum. Aku sudah memberikan sebagiannya untuk keledai, dan sebagiannya lagi masih kusimpan.” Karena sangat ingin memuliakan Rasulullah bersama para tamunya, Abu Thalhah...
Memahami Hakikat Puasa, Sejak Nabi Adam as. Hingga Nabi Muhammad saw.
Puasa pada dasarnya sudah Allah wajibkan sejak zaman Nabi Adam as. Sebagaimana keterangan yang terdapat dalam Qs. Al-Baqarah ayat 183, perintah berpuasa telah ada jauh sebelum Nabi Muhammad saw. di utus sebagai rasul. Dalam Kitab Bahjatul Anwar dijelaskan, kewajiban puasa bagi umat muslim sebanyak 30 hari itu merujuk pada kewajiban puasa atas Nabi Adam as. yang diperintahkan oleh Allah karena memakan buah khuldi, di mana buah tersebut masih berada di dalam perutnya sampai hari ke- 30. Ketika Nabi Adam as. bertobat, Allah menyuruhnya agar berpuasa selama 30 hari 30 malam untuk menahan diri dari makan, minum, jimak dan tidur, yang...
Mengenal TGH Abhar Muhyiddin, Mursyid TQN Lombok
Biografi dan Riwayat Pendidikan TGH. Abhar Muhyiddin adalah salah satu mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah melalui jalur KH. Mustain Romli Jombang yang kemudian ia sebar luaskan ajarannya ke wilayah Pugutan, Lombok Barat (sekarang Mataram). Dilihat dari garis keturunannya, TGH. Abhar bukanlah orang sembarangan. Ayahnya, TGH. Muhyiddin Musallam bin TGH. Musallam dan ibunya, Siti Manna binti Syekh Jabar Linggae dari Banten, masing-masing merupakan keturunan ulama yang disegani. Sejak kecil, TGH Abhar memperoleh pendidikan dari ayahnya, yaitu TGH. Muhyiddin Musallam. Kemudian ia melanjutkan pendidikan formalnya di Sekolah Rakyat (SR) di Pagutan. Selanjutnya ia juga belajar agama ke Darul Ulum Ampenan, yaitu madrasah...
Kisah Abi Dzar al-Ghifari, yang Kematiannya Sudah Diramalkan oleh Rasulullah
Dikisahkan dalam kitab Tanbihul Ghafilin, pada suatu hari Rasulullah saw. menuju perang Tabuk bersama para sahabatnya mengendarai unta. Jauh di belakang Rasulullah ada Abu Dzar yang tertinggal karena untanya sangat lambat. Merasa waktunya terbengkalai, Abu Dzar berinisiatif untuk memindahkan semua barang-barang yang ada di unta tersebut dan ia gotong sendiri di punggungnya. Sambil menggendong barang-barangnya di tengah terik matahari, Abu Dzar hanya bisa mengikuti jejak-jejak kendaraan Rasulullah karena sudah jauh dari rombongan. Ketika Abu Dzar hampir mendekati rombongan Rasulullah, salah seorang sahabat berkata, “Ada lelaki yang datang sendiri.” Kemudian Rasulullah menjawab bahwa itu adalah Abu Dzar. Setelah mengucapkan kalimat itu,...
Kajian Ramadan Bersama Habib Muhdor: Definisi Thariqah Menurut Beberapa Ulama Sufi
Perlu dipahami bahwa thariqah (الطريقة) adalah jalan sebagaimana lafal katanya. Lebih lengkap bahwa thariqah merupakan jalan atau cara mendekatkan diri kepada Allah berdasarkan ajaran dan aturan yang dibina oleh guru mursyid sebagai pencetus dari thariqah tersebut. Dan jalan ini adalah perwujudan dari jalan tasawuf dalam Islam sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad saw. Secara bahasa, thariqah adalah jalan, cara, metode, sistem dan aliran. Adapun menurut istilah banyak konteks yang didapat dalam beberapa rujukan, yang menjadi rujukan utama dalam buku-buku thariqah seperti dalam kitab Jami’ul Ushul fi al Auliya’ karya Syekh Dhiyauddin Ahmad Al Kamasykhanawi An Naqsyabandi, kitab Kifayat al Adzkiya’ wa Manhaj...
Lajnah Wathonah Pekalongan Gelar Baiat Thariqah Sadziliyah Bersama Habib Luthfi bin Yahya
Pekalongan, JATMAN Online – Lajnah Wathonah Syu’biyah Pekalongan menggelar Ijazah dan baiat Thariqah Sadziliyah pada Selasa, (21/03) di Kanzus Sholawat Pekalongan. Kegiatan yang diinisiasi langsung dari Maulana Habib Luthfi bin Yahya tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus Lajnah Wathonah Pekalongan saja, melainkan juga pengurus Lajnah Wathonah dari wilayah sekitarnya seperti dari Batang, Pemalang, Tegal, Brebes, Kudus, Demak, Pati dan beberapa kota lainnya. Tidak hanya baiat Thariqah Sadziliyah, Habib Luthfi juga mengijazahkan Ratib al-Kubra, Ratib al-Haddad dan Ratib al-Aththas. Dalam pengantarnya, Habib Luthfi menyampaikan bahwa thariqah bertujuan untuk membersihkan hati, Tazkiatun Nafs, sebagaimana ketika dalam berwudlu. “Wudhu itu tujuannya untuk membersihkan hati, berbeda dengan mencuci...
Menjemput Hakikat di Balik Kehadiran Bulan Ramadan
Bulan Ramadan adalah bulan yang difasilitasi oleh Allah Swt. untuk melatih diri agar terbiasa jauh dari hal-hal yang bersifat negative. Nama ini kemudian banyak dikembangan ke dalam beberapa turunan seperti bulan suci, bulan penuh ampunan, bulan kebaikan, bulan diturunkannya Al-Quran dan lain-lain. Semua turunan itu pada dasarnya menunjukkan betapa Istimewanya Bulan Ramadan ini. Dari akar katanya, Ramadan (رمضان) adalah bentuk masdar dari kata رمض yang artinya terbakar. Dalam kitab Durratun Nasihin dijelaskan, bisa jadi penamaan tersebut dikarenakan saking panasnya cuaca pada saat itu sehingga seakan-akan orang-orang terbakar, atau bisa juga karena panasnya rasa lapar dan dahaga sehingga seolah-olah terasa terbakar, atau mungkin...