Pesan Habib Luthfi bin Yahya Tentang Kebangkitan Tasawuf melalui Pemuda, Pedagang dan Wanita

Pekalongan, JATMAN Online – Rapat Persiapan Multaqo Sufi Dunia yang digelar di Hotel Santika Pekalongan pada Rabu (01/02) menitikberatkan pada persoalan kebangkitan tasawuf sebagai salah satu isu utama. Menurut beliau, ada tiga elemen yang perlu menjadi perhatian ahli tasawuf agar mampu bersaing di kancah internasional, di antaranya kebangkitan pemuda, kebangkitan pedagang dan peran wanita. “Saya sudah sekian tahun tetap mengawasi bagaimana perkembangan thariqah itu sendiri sedangkan thariqah, tasawuf ke depan tantangannya luar biasa. Dan banyak lagi tantangan-tantangan kita terutama sufi-sufi kita yang ulama il barokah. Belum tentu ulama yang barakah itu akan campur tangan dengan perkembangan pemuda, paling hanya memberikan support. Dan seorang...

Pengurus Mejelis Sufi Dunia Gelar Pertemuan Persiapkan Multaqo Sufi Internasional

Pekalongan, JATMAN Online – Mejelis Sufi Dunia yang dipimpin oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya menggelar rapat persiapan multaqa sufi selama dua hari pada Rabu-Kamis, 1-2 Februari 2023 di Hotel Santika Pekalongan. Selain dihadiri ulama-ulama nasional seperti KH. Ali Mas’adi Mojokerto dan para habaib, rapat tersebut juga mengundang sejumlah ulama sufi dari berbagai negara yang berperan di wilayahnya masing-masing, seperti Syekh Muhammad Shahumi al-Idrisi Mursyid Thariqah Sadziliyah dan Idrisiyah dari Libya, Syekh Riyadh Bazo Wakil Mufti Lebanon, Syekh Muhammad Maghrobi  Mufti Brazil dan Syekh Aun al-Quddumi Mufti Yordania. Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al Mu’tabaroh (JATMAN) Habib Luthfi sebagai tuan rumah pada...

Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul Dipadati Lautan Manusia

Banjar, JATMAN Online – Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul di Kota Martapura menjadi salah satu momen yang paling ditunggu dan sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi muhibbin beliau di seluruh penjuru negeri. Acara  yang selalu diadakan pada Bulan Rajab ini bahkan menjadi salah satu agenda wajib di Martapura. Pada haul ke-18 di tahun ini, peringatan tersebut tidak hanya diselenggarakan di satu lokasi, melainkan di banyak tempat dan majelis taklim; seperti di Jl. Benua Anyar, Banjarmasin pada Kamis (18/01) yang menghadirkan KH. Muhammad Syukerani, KH. Munawwar Ghazali dan KH. Abdul Hakim; di Jl. Djok Mentaya, Banjarmasin pada Ahad (22/01) yang menghadirkan Ustaz H....

Perbedaan Al-Salik Al-Majdzub dan Al-Majdzub Al-Salik dalam Pandangan KH. Muhammad Shiddiq Kudus

Al-Salik, sebagaimana yang disampaikan oleh Ibnu Arabi adalah orang yang melihat makhluk dan menjadikannya petunjuk menuju Allah sehingga ia masih belum terlepas dari pengaruh nafsu. Jika beribadah sendiri tanpa bimbingan guru mursyid, kadang setan mengganggu dengan berbagai kesesatan. Karenanya, ia membutuhkan mursyid baik yang hidup maupun Mursyid Ma’nawi seperti Ilham, serius dalam mendalami al-Quran dan Sunnah serta ijma’ para ulama. Sementara itu, KH. Muhammad Shiddiq Kudus mendefinisikan al-Majdzub adalah orang yang melihat Allah dan menjadikannya petunjuk menuju makhluk. Kiai Shiddiq mengurai lebih rinci perbedaan al-Salik al-Majdzub dengan al-Majdzub al-Salik, berkaitan dengan keyakinan sebagian pengikut Naqsabandiyah yang mengatakan bahwa permulaan tarekat kami adalah...

Tata Cara Shalat Taubat dan Shalat Ta’at

Shalat sunnah taubat dan shalat Sunnah ta’at yang menjadi salah satu amaliyah rutin Thariqah Syathariyah biasa dilaksanakan pada setiap malam Jumat setelah shalat maghrib dan dilanjutkan dengan shalat isya. Adapun tata cara melakukan shalat tersebut adalah sebagai berikut: 1. Shalat Taubat Shalat taubat dilakukan sebanyak delapan rakaat empat salam, dengan niat: أصلي سنة لتوبة من الذنوب الصغائر والكبائر ركعتين لله تعالى، الله أكبر Ushalli sunnatan litaubatin minadz dzunubis shaghaira wal kabaira rak’ataini lillahi ta’ala, Allahu akbar. “Saya shalat untuk taubat dari dosa kecil dan dosa besar, dua rakaat karena Allah Ta’ala, Allahu akbar.” Setiap raakat setelah al-Fatihah membaca Surat al-Ikhlas sebanyak...

Inilah Faedah Zikir Asmaul Husna yang Dibaca Ketika Istighatsah

Almaghfurlah KH. Musta’in Romli dalam Kitab Ar-Risalah al-Khawashiyyah menjelaskan bahwa kumpulan nama-nama Allah yang baik atau Asmaul Husna memiliki makna dan faedah yang berbeda ketika dibaca. Lafaz-lafaz tersebut biasanya banyak diwiridkan di momen-momen zikir bersama atau istighatsah. Berikut adalah manfaat beberapa nama dari Asmaul Husna: Faedah Zikir ‘Yaa Allah Yaa Qadim’ lafaz jalalah Yaa Allah (يا الله) memiliki faedah bagi orang yang mengistiqamahkan zikir ‘Allah’ tanpa menyandingkan dengan lafaz lain, di mana ketika dalam situasi apapun dan keadaan apapun ia selalu menyebut nama Allah, maka orang itu akan diberikan penglihatan terhadap sesuatu yang samar dari atas langit dan dari dalam bumi dan Allah akan...

4 Idarah Ghusniyah di Kota Tangerang Resmi Dilantik

Tangerang, JATMAN Online – Idarah Syu’biyyah JATMAN Kota Tangerang terus mengembangkan eksistensi JATMAN hingga tingkat Ghusniyyah (kecamatan). Dukungan terhadap kepengurusan Idarah Syu’biyyah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan KH. Syarif Rahman Hakim sangat besar. Dengan dilantiknya emapat Idarah Ghusniyah atau kepengurusan JATMAN tingkat kecamatan pada Ahad (23/10), antara lain terdiri dari Cibodas, Jatiuwung, Tangerang dan Karawaci membuktikan adanya dukungan tersebut. Turut hadir pada pelantikan tersebut Mudir Idarah Wustha Banten, KH. Tubagus Ahmad Sehabudin, Pejabat Pemkot Tangerang, TNI dan Polri serta seluruh pengurus Idarah Syu’biyyah dan Ghusniyah Kota Tangerang. Mudir Idarah Wustha Banten, KH. Tubagus Ahmad Sehabudin mengatakan bahwa pelantikan pengurus Idarah Ghusniyah se-Kota...

Potret Thariqah Sadziliyah Jalur Pondok PETA Sejak Pendiriannya Hingga Kini

Mursyid pertama Thariqah Sadziliyah di Pondok PETA yakni Kiai Mustaqim bermula ketika ia didatangi oleh Kiai Abdul Razzaq dari Tulungagung yang meminta ijazah wirid kepada Kiai Mustaqim dan mendesaknya. Kemudian setelah mendapatkan apa yang diinginkan, Kiai Abdul Razzaq membuka tasnya yang berisi beberapa buku dan dipersilakannya Kiai Mustaqim mengambil salah satu di antaranya. Kiai Mustaqim kemudian mengambil buku yang isinya wirid Thariqah Sadziliyah. Kemudian ditalqinlah Kiai Mustaqim oleh Kiai Abdul Razzaq dan setelah itu ia berkata, “Mulai saat ini pengajaran Thariqah Sadziliyah pindah ke tempat ini.” Sejak saat itu Kiai Mustaqim bergerak menanamkan bibit Thariqah Sadziliyah kepada para muridnya hingga...

TQN dan Konsep Ajaran Pokoknya

Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah adalah sebuah aliran tarekat ya merupakan perpaduan (univikasi) dari dua aliran tarekat besar, yait Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah Mujaddidiyah. Tarekat ini didirikan oleh imam Masjidil Haram yang bernama Syekh Ahmad Khatib as Sambasi bin Abdul Ghafar  Sambas, seorang ulama dari Kalimantan Barat yang bermukim di Makkah al-Mukaromah dan wafat pada tahun 1878 M. Syekh Ahmad Khatib Sambas mengambil sanad Tarekat Qadiriyah dari jalur Syekh Syamsuddin al-Makki dan Tarekat Naqsabandiyah dari Syekh Khalil Hilmi. Dari kedua tarekat tersebut kemudian terbentuklah Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah (TQN). TQN kemudian masuk ke Indonesia (pulau jawa) melalui para khalifah Syekh...

Tata Cara Baiat Thariqah Syathariyah

Setiap mursyid thariqah memiliki caranya sendiri untuk membaiat calon muridnya. Ini biasanya disesuaikan dengan tradisi turuan-temurun dari para mursyid-mursyid sebelumnya. Adapun pada Thariqah Syathariyah Jika akan melakukan baiat ke guru mursyid, maka yang perlu dilakukan oleh calon murid antara lain adalah sebagai berikut: 1. Puasa taubat 4 hari yang dimulai dari hari Senin sampai Kamis Puasa taubat ini diperlukan untuk menggugurkan dosa-dosa besar maupun kecil sebelum masuk dalam perkumpulan Thariqah Syathariyah. Adapun niat puasa taubat adalah: نويت صوم غد لتوبة من الذنوب الصغائر والقبائر سنه لله تعالى Nawaitu shauma ghadin litaubati minadzunubis shaghair wal kabair sunnata lillahi ta’ala “Saya niat...