Kunjungan MATAN UNJ ke Rektor, Direspon Positif

DKI Jakarta, JATMAN Online – Mahasiswa Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (MATAN UNJ) melakukan kunjungan ke Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam rangka memperkuat silaturahim antara pengurus dan anggota MATAN dengan pimpinan UNJ di Gedung Rekrotar Kampus A UNJ, pada Kamis (31/03). Kunjungan ini diterima langsung oleh Rektor UNJ yaitu Prof. Dr. Komarudin, M.Si. Dalam audiensi ini, Ketua MATAN UNJ menyampaikan beberapa hal terkait upaya MATAN dalam meningkatkan nilai-nilai spiritualisme serta kegiatan kemanusiaan dan hal lainnya yang bermanfaat serta berdampak positif bagi semua orang terkhusus lingkungan Universitas Negeri Jakarta. “Kita MATAN UNJ akan befokus kepada peningkatan spiritual, selain itu juga kita...

JATMAN Banten Resmikan Kantor Sekretariat

Tangerang Kabupaten, JATMAN Online – Pengurus Idaroh Wustho Jam’iyah Ahlith Thoriqah Mu’tabaroh an-Nahdlyiah Provinsi Banten meresmikan kantor sekretariat pada Jumat (01/04). Dalam peresmian ini dihadiri oleh oleh Rois Idaroh Wustho, Abah KH.Thobary Syadeli, Katib Idaroh Wustho KH. Bahrul Amiq, Mudir Jatman Provinsi Banten, KH. Sihabudin Assaidy, dan Sekretaris Tsani Hamdan Suhaemi, serta para pengurus Idaroh Syu’biyah Jatman Kota Serang, Kab Tangerang, dan Kab. Serang. Acara ini diawali dengan acara tawassulan, dan doa bersama dipimpin oleh Abah KH. TB. Fathman Abdurrahman (Cicit Syaikh Asnawi Caringin Banten), selaku Rois Tsani Idaroh Wustho Jatman Provinsi Banten. Sekretaris Tsani Idaroh Wustho Jatman Provinsi Hamdan Suhaemi mengajak...

Pengaruh Suluk terhadap Akhlak dengan Bimbingan Syekh Kamil Mukammil

Tidak ada seorangpun manusia yang tidak melakukan kesalahan dan dosa. Untuk itu, siapapun yang menghendaki kehidupan yang baik selama dunia maupun di akhirat, maka ia harus ruju’ atau kembali dan bertaubat kepada Allah Swt. dari semua kesalahan tersebut, baik dosa zahir maupun dosa batin, Allah Swt. berfirman: اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ “Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. (Al-Baqarah: 222) Salah satu cara kembali kepada Allah adalah melalui suluk. Suluk adalah berjalan menuju Allah Swt. dengan mengharapkan kasih sayang-Nya. Dalam suluk murid dianjurkan untuk tidak banyak berbicara, bahkan dibatasi jumlah perkataannya. Selain itu murid hanya...

MATAN UNSIQ Gelar Mujahadah dan ‘Ngaji’ Thariqah, Kiai Atho’illah Sampaikan Tiga Pesan

Wonosobo, JATMAN Online – Pengurus  Komisariat (PK) Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (MATAN) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) menggelar acara Launching Mujahadah dan Ngaji Thoriqoh, Wonosobo Jawa Tengah, Sabtu (26/03). Acara ini diadakan di masjid Al Furqon UNSIQ Wonosobo, Jawa Tengah pada pukul 13.00 s/d 15.30 wib.  bertema “Menumbuhkan rasa Mahabbah  Ilahi di Dalam Ruh Organisasi”. Kegiatan awal dibuka dengan pembacaan al-fatihah, pembacaan ayat suci Al-Quran, sholawat Thoriqiyyah, kemudian  sambutan oleh  Muhammad Qoid Miftahussurur (Ketua Komisariat MATAN UNSIQ). Ia menyampaikan tujuan besar PK MATAN UNSIQ mengadakan kegiatan ini, yaitu  sebagai pembukaan acara rutin mingguan mujahadah dan ngaji thariqah, yang merupakan  syiar terutama kepada anggota MATAN dan Mahasiswa UNSIQ untuk...

Cara Mengetahui Kedudukan Hamba di Sisi Allah Swt

Bagaimana cara mengetahui ukuran dan kedudukan kita disisi Allah. Syaikh Ibnu Atho’illah bertutur dalam kitab al-Hikam: اذا اردت ان تعرف قدرك عنده انظر في ما ذا يقيمك “Bila kamu hendak mengetahui ukuranmu disisi Allah, maka lihatlah bagaiman Allah memposisikanmu.” Kalam Hikam ini merupakan barometer bagi seseorang untuk mengukur kadar dirinya disisi Allah. Seseorang yang hendak mengetahui bagaimana ukurannya di sisi Allah, maka lihatlah dimana Allah memposisikannya. Bila seseorang ditempatkan oleh Alloh dalam ketaatan itu pertanda orang itu didekatkan dengan-Nya. Namun, bila sebaliknya maka itu pertanda orang itu dijauhkan dari Allah. Dengan kata lain bila kita ingin mengukur bagaimana kedudukan kita disisi...

Disinilah Letak Kedamaian Sejati

Alkisah, ada seorang Raja yang mengadakan sebuah sayembara. Dengan hadiah berupa emas yang sangat berharga kepada rakyatnya yang bisa melukis tentang “kedamaian”. Saat diumumkan, banyak seniman dan pelukis mencoba mengikuti sayembara dan berusaha keras untuk memenangkan lomba tersebut. Waktu yang dijanjikan pun tiba. Baginda Raja datang ke tempat para seniman melukis dan berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Di antara sekian banyak lukisan, hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling menarik hati baginda Raja, yang dianggap mampu mewakili tema tentang kedamaian. Dan sang Raja harus memilih satu di antara keduanya. Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang tenang. Permukaan telaga itu...

Mengenal KH. Syanwani Kalapian, Sang Mursyid TQN Jalur Syekh Asnawi Caringin

Dahulu, tahun 1970-an ada figur ulama sepuh sekaligus seorang sufi asal Kampung Lempuyang yang mukim di Kampung Kalapian, Desa Kalapian Kecamatan Pontang Kabupaten Serang Banten. Masyarakat Serang Utara menyebutnya Yai San Sepuh atau Yai Kramat. Bisa jadi karena hampir semua masyarakat berduyun-duyun ngalap barakah kepadanya, terutama saat padang bulan (bulan purnama). Adalah Syam’un (orang kampung memanggilnya dengan Mang Poldes), seorang warga Kampung Bolang Pulo Bolang Lebak Wangi sering menuturkan perihal tokoh sufi ini. Karena ia sering sowan saat masih hidupnya. Tokoh Sufi ini bernama KH. Syanwani Kalapian putera dari Nyai Saodah binti Ki Ali bin Ki Atif bin Ki Karomudin...

Kursus Pendalaman Tasawuf (KUPAT) Angkatan 1 Terselenggara dengan Lancar

Purwakarta, JATMAN Online Kursus Pendalaman Tasawuf (KUPAT) angkatan 1 yang diselenggarakan oleh JATMAN Idaroh Syu’biyyah Purwakarta bekerjasama dengan Yayasan Ponpes Al Muhajirin Purwakarta dan LDTQN Pontren Suryalaya Korwil DKI Jakarta (TQN Center Jakarta), dilaksanakan di Ponpes Al Muhajirin kampus 5 Wanayasa. Tercatat sebanyak 41 peserta alumnus Kursus Tasawuf (KT) dari berbagai angkatan, dan Peserta PLI Al Muhajirin 5 mengikuti kegiatan yang digelar selama dua hari, mulai Sabtu (26/03) hingga Ahad (27/03). Dalam KUPAT Angkatan 1 ini, para peserta diperkaya wawasan ilmiah ketasawufannya dengan beragam materi kajian yang menarik, argumentatif dan aplikatif. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan, pembacaan shalawat Thariqiyyah, menyanyikan...

Sekilas Tentang Yaqut Arsy Sufi Besar Syadziliyah

Tokoh hebat ini jarang dikenal orang, hilang tertimbun dalam tumpukan bangunan peradaban dunia. Padahal ia adalah tokoh ulama besar, sufi agung, mursyid tarekat Syadziliyah yang tenar di seantero Mesir khususnya, masyarakat Afrika umumnya. Sang mursyid tarekat Syadziliyah ini terlahir di Habasyah ( Ethiopia ) wilayah daratan tandus Afrika pada abad 13 M. Yaqut Arsy, dilahirkan di Ethopia dari ayah bernama Abdullah, seorang Sayyid yang bermarga al-Habsyi pada tahun 732 H atau ada yang menyebut tahun 707 H. Suatu kelahiran yang diramalkan jauh hari oleh seorang Khalifah Tarekat Syadziliyah yaitu Imam Abu Abbas al-Mursyi. Mulanya Yaqut Arsy adalah budak yang diperjual...

Derita, Jalan Menuju Hakikat Hidup Sejati

Seorang Guru Sufi mengatakan: “Jika engkau tidak mengalami kesulitan dan penderitaan, maka engkau tidak akan dapat memperoleh ilmu sejati”. Nasehat ini sangat dibutuhkan bagi orang-orang yang menempuh jalan (salik) Keridhoan-Nya. Didunia ini, segala sesuatu yang hebat tentu diperoleh dengan susah payah dan terkadang dengan pengorbanan. Seorang wanita dapat mendapat gelar ibu dan dipanggil “Ibu” sepanjang hidupnya, setelah dia melewati cobaan berat, yaitu mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan anaknya. Pengorbanan yang begitu besar inilah yang membuat wanita mendapat panggilan mulia. Bahkan Nabi Muhammad saw. sendiri menasehati kita untuk mendahulukan panggilan Ibu dari pada yang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, perjuangan berat untuk mendapatkan...