Pemalang, JATMAN.OR.ID: Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN) Cabang Pemalang menyelenggarakan kegiatan ziarah ke makam ulama setempat pada Minggu, 10 Januari 2021. Kegiatan ini diselenggarakan guna menyambut peringatan hari lahir MATAN pada tanggal 14 Januari setiap tahunnya. Selain pengurus, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta dari Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pemalang dan Laskar Patokan Pemalang. Kegiatan dimulai dengan ziarah ke Makam Candi Panunggangan Desa Pegongsoran Pemalang yang berada di tengah-tengah pepohonan jati dengan akses melalui jalan setapak. Sesampainya di lokasi peziarah mengunjungi empat makam ulama yang berada di komplek makam tersebut, yaitu Mbah Kyai Jokowono, Mbah Kyai Joko Salam, Mbah Kyai...
Rakor Koperasi Konsumen Umat Rejaning Karyo
Pekalongan, JATMAN.OR.ID: Pengurus Koperasi Konsumen Umat Rejaning Karyo mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Kab. Pekalongan, Jumat (8/11) yang lalu. Rapat koordinasi ini dihadiri Bupati Asip Kolbihi, Wakil Rois ‘Am KH. Ali Masadi dan seluruh pengurus koperasi. Dalam rapat ini dibahas program kerja koperasi jangka pendek antara lain bisnis pengadaan bahan pokok dan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang lain. “Program koperasi ini bisa dimulai dengan usaha tambak udang,” pesan Abah Luthfi saat pengurus melaporkan hasil rapat koordinasi koperasi di kediaman beliau. “Mengelola usaha tambak udang ini yang penting diperhatikan adalah PH airnya,” jelas Abah. [Aman]
Kenapa Mesti Hati-hati Memilih Apa yang Dimakan?
Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh. Jadilah penyakit jasmani, terjadilah gangguan ruhani. Ajaran dan laku kesufian sangat serius sekali memberi perhatian pada apa yang kita konsumsi utamanya yang bisa mempengaruhi stabilitas emosi. Oleh karenanya, di dunia kesufian ada riyadhoh untuk tidak mengkonsumsi makanan yang bernyawa, yang memiliki ’emosi’ seperti manusia. Di masa Tuan Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad, ada ijazah riyadhoh bernama ‘ngabeuti‘. Seperti ‘puasa mutih’, di mana murid-murid...
MATAN UINSA Kaji Kitab Karya Imam al-Ghazali
Surabaya, JATMAN.OR.ID: Momentum pandemi COVID-19 tidak menjadi penghalang tidak melakukan kebaikan, justru momentum seperti ini lebih baik dan mudah untuk digunakan melakukan kebaikan. Pengurus Komisariat Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (PK-MATAN) UIN Sunan Ampel Surabaya kembali menggelar kegiatan kajian kitab karya Imam al-Ghazali, yakni Kitab Risalah Laduniyyah, Jum’at (8/1) malam. Kegiatan tersebut digelar secara daring melalui aplikasi zoom dan juga secara offline yang bertempat di Pondok Pesantren al-Jawi Surabaya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pengurus, kader dan muhibbin MATAN dari berbagai daerah. Kyai Yardho dalam paparannya menerangkan bahwa hidup itu harus dijaga dengan melakukan kebaikan-kebaikan. “Hidup itu harus dijaga,...
Risalah Amalia (Kumpulan Ratib, Wirid dan Doa-doa Mustajab)
Buku Amalia ini disadur dari kitab al-Urwatul Wutsqa karangan Syekh Abdul Samad al-Falembani murid al-Qutub ar-Rabbani wal Arif al-Samadani Sayyidi Syeikh Muhammad bin Syeikh Abdul Karim as-Samman al-Qadiri al-Khalwati al-Madani qs. Kemudian kutambahkan beberapa amaliah dari para wali Allah yang mulia. Maka kuberi nama Risalah Amalia. Sayyidi as-Syeikh Abdus Shamad al-Falembani ra. berkata, “Ketahuilah wahai saudaraku bahwa orang-orang yang menapak jalan kepada Allah Ta’ala dengan membiasakan diri mengamalkan wirid-wirid secara rutin merupakan jalan yang menyampaikan kepada Allah Ta’ala dan kepada makrifat (pengenalan) yang sebenarnya tentang Allah Ta’ala. Tidak akan sampai kepada maklamat ini, melainkan seseorang membulatkan kasih sayangnya kepada Allah Ta’ala dan makrifat-Nya secara benar.” Setelah...
162 Masalah Sufistik
1 Habib Abubakar bin Syeikh Asseggaf ra. bertanya: “Bagaimanakah perasaan yang timbul dalam hati seseorang yang telah sampai kepada Allah Ta’ala. Apakah ia harus membuangnya jauh-jauh dan hanya bersandar kepada perasaan Rabbani saja atau apa yang seharusnya ia kerjakan? al-‘Allamah al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad ra. menjawab: “Seseorang yang telah sampai kepada Allah atau seseorang yang mengenal Allah dengan ilmu yang ia miliki, sebagaimana yang dimiliki pula oleh para ulama, memiliki berbagai tingkatan yang tidak terhitung banyaknya. Seseorang yang telah sampai kepada Allah Ta’ala mempunyai dua keadaan: Pertama, yang dikenal dengan nama al-Jam’u, dan yang kedua adalah yang dikenal dengan nama al-Farqu. al-Jam’u...
Thariqah Alawiyah; Jalan Lurus Menuju Allah
Kitab ini merupakan penjelasan yang luas tentang prinsip-prinsip dan adab menuju Allah dalam Thariqah Sâdah Âl Ba ‘Alawi. Dalam hal ini, pengarang menjadikan titik tolaknya adalah ungkapan menyeluruh dari al-Imam al-Muhaqqiq al-Habib Ahmad bin Zain al-Habsyi (wafat 1145 H), yang dimakamkan di al-Hauthah, “Thariqah Sâdah Âl Ba ’Alawi adalah ilmu, amal, wara’, khauf, dan ikhlas.” Bagian-Bagian Kitab dan Kandungannya Pengarang membagi kitab ini menjadi lima bagian besar, sesuai dengan lima sifat yang disebutkan oleh Habib Ahmad bin Zain, dan menandai masing-masingnya dengan keadaan tertentu. Maka kandungan-kandungan kitab ini adalah sebagai berikut: Keadaan pertama, ilmu. Karena luasnya pembahasan, keadaan ini yang mencakup hampir...
Syu’biyah Purwakarta Lakukan Audiensi dengan Bupati
Purwakarta, JATMAN.OR.ID: Idaroh Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN) Purwakarta melakukan audiensi dengan Bupati, kemarin (4/1). Dalam kunjungan ini Idaroh Syu’biyyah Purwakarta diwakili oleh Rois Syu’biyyah KH. Anhar Haryadi, Mudir Syu’biyyah K. Zeni Rafli dan Yusuf Setiawan selaku Sekretaris Awal Syu’biyyah. Kunjungan dalam rangka memperkuat silaturahmi JATMAN Idaroh Syu’biyyah Purwakarta dengan pihak pemerintahan daerah di sambut baik oleh Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika yang akrab dengan sapaan Ambu Anne. Kunjungan ini dilakukan mengikuti protokol kesehatan karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum reda. Dalam pertemuan ini K. Zeni Rafli menyampaikan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan Syu’biyyah Purwakarta selama 2020 ini....
Ma’rifat dan Cinta kepada Syaikh
1 PUNCAK perjalanan seorang murid dalam suluk thoriqoh ialah ma’rifat & cinta pada Guru Mursyidnya [معرفة ومحبة الشيخ]. Keadaan ruhani demikian merupakan tajalli: manifestasi sekaligus ekspresi dari pencapaian maqom ma’rifat & cinta seorang salik kepada ALLOH ‘azza wajalla [معرفة و محبة الله]. Tingkat dan kadar ma’rifat serta cinta murid kepada Syeikh Mursyidnya berbeda-beda, bertingkat-tingkat. Semua tergantung pada, pertama, rezeki batin masing-masing murid yang telah ditentukan-NYA memang berbeda-beda, kedua, ikhtiar ruhaniyah –amaliyah, riyadhoh, mujahadah– yang dilakukan murid yang beragam: ada sekedarnya, sungguh-sungguh dan ada yang totalitas. Tingkat dan kadar ma’rifat serta cinta murid menentukan cara ia bersikap, memperlakukan, dan meletakkan kedudukan Syeikh Mursyid dalam...
MATAN Indonesia Adakan Tahlil dan Doa untuk Habib Ja’far al-Kaff
Online, JATMAN.OR.ID: Indonesia baru saja kehilangan tokoh besar panutan umat Islam, khususnya warga NU, yakni Habib Ja’far bin Muhammad al-Kaff. Dalam rangka turut hormat mendoakan beliau, Pengurus Pusat Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (PP-MATAN) Indonesia menggelar tahlil dan doa bersama pada Ahad (03/01) malam. Acara tersebut diadakan secara virtual melalui Zoom yang dihadiri oleh sejumlah pengurus, anggota dan muhibbin MATAN dari seluruh Indonesia, di antaranya Ketua Umum MATAN, Gus Hasan Habibie, Sekjend MATAN, Gus Abdur Rosyid, KH. Ahmad Nafi’ Jember, KH. Ali M Abdillah Jakarta, dan beberapa lainnya. Ketua Umum MATAN, Gus Habibi menyampaikan dalam sambutannya bahwa Habib Ja’far adalah waliyullah...