Bogor Kota, JATMAN Online – Dua amaliyah yang tak terpisahkan bagi seorang yang mengikuti thariqah di Indonesia. Yakni dengan membaca Maulid (Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW) seperti Barzanji, Syarfu Anam, Diba’, Simtud Duror serta Manaqiban yaitu membaca kisah Sulthonul Aulia Syekh Abdul Qodir al-Jaelani. Kedua amaliyah ini sudah menjadi tradisi yang mendarah daging bagi warga Kota Bogor yang notabene adalah beramaliyah Aswaja An-Nahdliyah. Sehingga akan ditemui minimal seminggu sekali. Seperti pada acara aqiqahan, sunatan, selametan, dan pengajian sebelum nikahan. Ust Jamaluddin selaku pengamal Thariqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) Ponpes Suryalaya sekaligus Muballigh TQN PP Suryalaya dan Ketua DKM Baitul Ikhlas (Inabah Kota Bogor) yang juga mendapatkan amanah menjadi...
JOL Discussion: Bedah Buku Mengenal KH. Nawawi Berjan Purworejo dan Cikal Bakal Berdirinya JATMAN
Jakarta, JATMAN Online – Jatman Online (JOL) menyelenggarakan discussion seri ke-2 yang disiarkan secara online melalui Zoom meeting dan Live Youtube di Channel JATMAN Online dengan menghadirkan narasumber H. Sahlan, S.Ag., M.S.I, serta penanggapnya, Dr. KH. Akhmad Sodiq, M.Ag. H. Sahlan sebagai salah satu tim penulis dari buku yang berjudul Mengenal KH. Nawawi Berjan Purworejo, Tokoh di balik berdirinya Jam’iyah Ahli Thariqoh al-Mu’tabarah, memaparkan bahwa Almagfurlah KH. Nawawi adalah sosok tokoh ulama ahli Thariqah yang mempunyai pemikiran jauh di masanya (out the box) dan sebagai seorang santri salafiyah yang dapat beradaptasi dengan sistem kemodernan. “Sebagai catatan pribadi saya, beliau seorang yang gemar...
Sosok Almarhum Mursyid Syekh Abdul Hamid Husen Di Mata Muridnya
Depok, JATMAN Online – Meninggalnya tokoh ulama kharismatik, Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah pada hari ke-3 Syawal 1443 H masih menyisakan duka mendalam bagi para muridnya. KH. Abdul Hamid Husen, seorang ulama sekaligus murobbi (pembimbing) masyarakat yang tinggal di sekitar Jalan H. Samali, Pasar Minggu dikenal dengan keramahannya, pribadi yang rendah hati, arif bijaksana, sikap yang penuh kasih sayang, kelembutan, menghormati dan menghargai siapa saja, tidak pernah mencela, tidak merendahkan siapa pun serta berdakwah menebar Islam Aswaja An-Nahdliyah ala Thariqah Mu’tabarah. Ustaz Muhammad Nur Fathuddin, Rois Ghutsniyah Jatman Kec. Sukmajaya Kota Depok menceritakan pengalamannya menjadi murid dari Mursyid Thariqah Syekh Murobbi Abah Abdul Hamid...
Ajengan Anom Pesantren Tahfidz Al-Bayan: Metode Al-Qur’an Khomsah-Khomsah dan Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah
Kota Bogor, JATMAN Online – Ajengan Anom yang berarti kiai muda, layak disematkan kepada Gus Tamam. Ia adalah putra ke dua dari Syekh Hakim Tubagus Agus Fauzan, salah satu Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah yang ada di Kota Bogor dan merupakan cicit dari Mama Falak Pagentongan. Menyandang status sebagai pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Bayan di usia 24 Tahun menjadi tantangan sekaligus menjalankan amanah terutama dari abahnya untuk mengelola Pesantren yang baru didirikan sekitar 3 Tahun lalu di masa pandemi. Walau pandemi, semangatnya tidak berkurang untuk mendidik dan mengajarkan metode Tahfidz Khomsah-Khomsah kepada para santri Putra dan Putri di Pesantren Al-Bayan. Metode Khomsah-Khomsah ini...
Wafatnya KH. Abdul Hamid Husen, Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah
Jakarta Selatan, JATMAN Online – Telah kembali keharibaan Allah Ta’ala seorang ulama kharismatik, Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah pada pukul 15.00 di hari ke-3 Idul Fitri 1443 H atau pada Hari Rabu (04/05) di Kota Jakarta Selatan, KH. Abdul Hamid Husen yang dikenal dengan keramahan serta sangat arif bijaksana berdakwah menebar Islam Aswaja An-Nahdliyah. Ia merupakan ulama yang membimbing masyarakat sekitar Jalan Haji Samali, Pasar Minggu. Almarhum KH. Abdul Hamid Husen mendapat ijazah Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah dari gurunya Syeikh Muslih bin Abdurahman Al-Maraqi, Syeikh Abdul Lathif Banten, Syeikh Abdul Al-Waqit Syeikh Abdul Karim Syeikh Ahmad Khatib As-Sambasi. Sanad Thariqah tersebut...
Kisah Yahya bin Mu’adz Ar-Razi, Sufi Iran Mimpi Bertemu Rasulullah Saw
Salah satu impian terbesar seorang mukmin adalah dapat bertemu Nabi Muhammad Saw dalam mimpinya, seorang Sufi yang berasal dari negeri Persia yang saat ini adalah Iran. Mendapatkan anugerah luar biasa yakni mimpi bertemu dengan Rasulullah Saw. Terdapat hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dan At Tirmidzi sebagai berikut: -حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْعَتَكِىُّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ – يَعْنِى ابْنَ زَيْدٍ – حَدَّثَنَا أَيُّوبُ وَهِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ رَآنِى فِى الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِى فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَتَمَثَّلُ بِى ». رواه مسلم و الترمذي و ابن ماجه. وفى رواية الدارمي :...
Mengenal KH Jusuf Djunaedi As-Somadi AH Pendiri PPIQ Ciomas Bogor
Bogor, JATMAN Online – Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PPIQ) Ciomas menggelar Peringatan Haul ke-35 Al-Hafidz Sang Guru Qur’an KH Jusuf Djunaedi As-Somadi yang bersanadkan kepada KH. Badawi Abdurrasyid, dari syekh Ahmad Ibadi al-Misri dan syekh ‘Abdullah bin Ibrahim al-Misri (ulama Masjidilharam) hingga sampai kepada Rasulullah SAW. Bogor, Minggu (20/03). KH Jusuf Junaedi dalam menjaga hafalan Al-Quran adalah melakukan sima‘an, baik di Bogor, Jakarta, maupun Banten. KH Jusuf Djunaedi dapat dikatakan sebagai pelopor sima‘an di Bogor. Yang hingga kini menjadi tradisi Jam’iyah Jami’yyatul Qurra wal-Huffadz (JQH) Nahdlatul Ulama. KH. Jusuf Djunaedi dilahirkan di Kampung Sawah Jati. Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah pada 5 Mei 1921. Pendidikan pertamanya...
Habib Hamid Alattas dan Thariqah Alawiyah
Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alattas atau yang dikenal juga dengan sebutan Sayyid Kami’ (yang dicintai karena keilmuan, kewara’an, keikhlasan mengajar dan mendidik, serta merangkul semua orang) lahir pada tanggal 27 Juli 1933 di Manjopai, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Habib Hamid merupakan putra dari Syarifah Rugayyah yang tidak lain putri dari Habib Alwi bin Abdullah Bin Sahl Jamalullail (Puang Towa berarti orang yang ditokohkan karena akhlak dan keilmuan juga karena sepuh umurnya) Ia menikah dengan putri seorang bangsawan yang bernama Kanna Cora di Tanah Mandar. Dari pernikahan Habib Alwi bin Hud Alattas dengan Syarifah Ruqayyah lahirlah Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alattas...
Mencintai Orang Shalih
Sebagian orang selalu memandang orang lain dengan melihat aspek zahir, sedangkan sebagian lainnya lebih memperhatikan aspek batin. Padahal keduanya tidak dapat dipisahkan. Karena baiknya zahir dan batin menjadi syarat utama seorang shalihin. Kaum shalihin senantiasa selaras antara hati, ucapan dan perbuatannya. Semua aspek kehidupannya tidak ada yang melenceng dari petunjuk Allah Swt dan Rasul-Nya. Sebagaimana firman Allah Swt. pada Surat As-Shaf ayat 3 dan 4: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ﴿ ٣﴾ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ “Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi...
Ketua Tanfidziyah PCNU Hadiri Lailatul Ijtima PRNU Pasir Kuda Kota Bogor
Bogor Kota, JATMAN Online – Ir. H. Edi Nurokhman menghadiri acara Lailatul Ijtima (LI) di Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Pasir Kuda yang dipayungi oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Bogor Barat (MWCNU Bogbar) bertempat di Masjid Jami Nurul Huda Jl Jabaru 3 (19/02) Sabtu. Ketua PCNU Kota Bogor pada sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan lailatul ijtima ini adalah untuk konsolidasi dan mempererat para pengurus untuk berkhidmat dan mencari berkah di Jam’iyah Nahdlatul Ulama. “Lailatul ijtima ini merupakan indikator keberadaan NU, masih aktif tidaknya kepengurusan dapat dilihat dari ada tidaknya acara ini,” Ucapnya Kegiatan lailatul ijtima juga untuk menguatkan ke-NU-an warga Nahdluyin, mengapa harus...