Kabut hitam menyelimuti dunia yang fana’
Terik matahari memanas dipadang sahara
Tanah-tanah yang kekar mengucurkan madu
Ternyata tipuan belaka
Haul Ke-139 Habib Umar bin Yahya Indramayu, Habib Luthfi Tegaskan Keutamaan Menghadirinya
Al Arifbillah Al Quthb Habib Umar bin Thoha bin Yahya Indramayu adalah salah satu datuk Maulana Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan melalui jalur ayah, yakni Maulana Habib Luthfi bin Habib Ali bin Habib Hasyim bin Habib Umar Indramayu yang kali ini diperingati haulnya yang ke-139.
Sepenggal Tips Self Control Ala Ning Imaz Lirboyo
Belakang ini, kalangan Nahdliyyin dihebohkan dengan berita di twitter yang ada keterangan (caption) kasar dan menghina terhadap salah satu Ustazah Lirboyo yakni Ning Imaz oleh akun Eko Kunthadi. Terlihat di postingan story instagram Ning Imaz @imaz, beberapa santri, teman, keluarga, bahkan netizen turut memberi dukungan.
Haul Ke-180 Habib Thaha bin Yahya Ciledug, Penyelenggara Ajak Masyarakat Ikut Takhtimul Qur’an
Habib Thoha bin Hasan bin Yahya Ciledug, Cirebon, Jawa Barat adalah salah satu datuk dari Maulana Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan, yang pada tahun ini diperingati haulnya yang ke-180
Gus Baha Ungkap Makna Zikir Dlamir ‘Hu Hu Hu’
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang sering disapa Gus Baha adalah ulama yang dikenal ahli bidang Al-Qur’an beserta tafsirnya.
Mengenal Syekh Tolhah Cirebon dan Perkembangan TQN di Jawa Barat
Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) ialah gabungan dari Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah. Tarekat ini didirikan Syekh Ahmad Khatib Sambas. Ia dilahirkan di daerah Kampung Dagang, Sambas, Kalimantan Barat, pada bulan Shafar 1217 H, yang bertepatan dengan tahun 1803 M dengan ayahnya yang bernama Abdul Ghaffar bin Abdul lah bin Muhammad bin Jalaluddin.
KH. Anas Abdul Jamil Buntet, Muqaddam Tarekat Tijaniyah Pertama di Jawa
Tarekat Tijaniyah didirikan oleh Abul Abbas ibn Muhammad ibn Al-Mukhtar At-Tijani. Ia lahir di ‘Ain Madi bagian selatan Aljazair pada 1150 H/1737 M. Ayahnya, Muhammad ibn Mukhtar, dikenal alim dan saleh. Ia wafat karena terjangkit penyakit menular (tha’un), ketika At-Tijani berusia 16 tahun. Ibunya, Sayyidah Aisyah binti Abdullah As-Sanusi, seorang wanita berkulit hitam dari suku Tijani. Oleh karena itu, ia disebut At-Tijani. At-Tijani dikatakan sebagai keturunan ke-21 Nabi Muhammad saw.
Kisah Syekh Abdul Malik dan Detik-detik Proklamasi
Syekh Abdul Malik memiliki nama lengkap Muhammad Ash’ad bin Muhammad Ilyas atau yang kerap disapa dengan panggilan Mbah Malik Kedung Paruk lahir pada hari Jum’at, tanggal 3 Rajab tahun 1294 H atau bertepatan pada tahun 1881 M, di Purwokerto, kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Kisah Syekh Abdul Malik dan Detik-detik Proklamasi
Syekh Abdul Malik memiliki nama lengkap Muhammad Ash’ad bin Muhammad Ilyas atau yang kerap disapa dengan panggilan Mbah Malik Kedung Paruk lahir pada hari Jum’at, tanggal 3 Rajab tahun 1294 H atau bertepatan pada tahun 1881 M, di Purwokerto, kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Haul Ke-16, Kecintaan Umat Terhadap Kang Ayip Muh Tetap Hidup
Cirebon, JATMAN Online – Kang Ayip Muh Jagasatru nama familiar di tengah masyarakat Cirebon dan sekitarnya, beliau memiliki nama asli Habib Muhammad bin Syekh bin Yahya, merupakan salah satu guru dari Maulana Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan. Pada Jumat, (15/07) ribuan jamaah membanjiri haul Kang Ayip Muh Jagasatru Cirebon ke-16 tahun, di halaman Pondok Pesantren Jagasatru 2 di Desa Setupatok Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Haul ini bertepatan dengan tanggal lahir Ayip Muh ini, yakni 15 Juli 1932 M/11 Rabiul Awal 1351 H ini dihadiri para sesepuh, habaib dan alim ulama. Para jamaah berdoa untuk Kang Ayip Muh dan para almarhumin sesepuh Desa...