Jaringan Keulamaan dan Jalur Silsilah Tarekat al-Muhammadiyah Sulsel

Tarekat sejak dahulu telah masyhur dikalangan ulama, kerajaan, dan masyarakat Sulawesi Selatan. Corak keagamaan tasawuf mengakar kuat di tengah-tengah masyarakat. Mayoritas ulama terdahulu yang kembali ke tanah air setelah mengaji dan mukim di tanah saci Makkah telah mengantongi amaliyah ijazah tarekat dan diberikan ijazah menyebarkan tarekat. Bahkan jamaah haji, umumnya menginjakkan kaki di satu tempat bersejarah yaitu Jabal Abi Qubais.

Haul IX Drs KH Muh Harisah AS Bone

Drs. KH. Muh. Harisah AS. lahir di Kampung Watatta, Kab. Bone tahun 1947 dan wafat tanggal 20 Mei 2013. Pendidikan pertama diperoleh dari ayahnya, KH. Abduh al-Shafa. Kemudian menempuh jalur formal di Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Cakkware’ Bone tahun 1954 – 1961, Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Sengkang Wajo tahun 1962, Madrasah Tsanawiyah As’adiyah Sengkang Wajo tahun 1962 – 1964, Madrasah Aliyah As’adiyah Sengkang tahun 1964 – 1967, dan menyelesaikan jenjang S1 di IAIN Alauddin Ujung Pandang/Makassar tahun 1979.

Haul Syekh Sayyid AGH Jamaluddin Puang Ramma Al-Khalwatiy Ke-16

Hakikat Haul adalah mengenang atau memperingati wafatnya seseorang setiap tahunnya, karena term Haul dalam bahasa Arab berarti setahun.  Sama halnya dengan seorang anak yang baru lahir diadakan aqiqah pada hari ke-7 dan seterusnya. Memikian juga bagi yang wafat, diadakan hari ke-7 sebagai rangkaian dari ta’ziah, 40 dan 100 harinya, sampai untuk acara tahunan wafatnya seseorang, itulah Haul.

Haul Syekh Samman Al-Madani dan Syekh Yusuf Al-Makassari

Tarekat Khalwatiyah Samman di Sulawesi Selatan esensinya sama dengan dengan tarekat mu’tabarah di luar Sulawesi, karena sebelum masuknya Tarekat Sammaniyah di Sulawesi Selatan, para Masyayikh dari Tarekat ini telah mengamalkan Tarekat Khalwatiyah melalui jalur sanad dari Syekh Yusuf Al-Makassar, sehingga penamaan Tarekat ini identik dengan Tarekat Khalwatiyah.