Rajab Syahru Al-istighfar, Berikut Amalan Istighfar Sahabat Ibnu Abbas

Berikut redaksi Istighfar yang diamalkan oleh Ibnu Abbas di bulan Rajab:

استغفر اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاتُوْبُ إِلَيْهِ، تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ نَفْعًا وَلَا ضَرًّا وَلَا قُوَّةً وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُوْرًا

Khutbah Jumat: Isra’ Mi’raj dan Perintah Shalat

KHUTBAH I اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَلَّذِيْ أَكْرَمَ بِالْإِسْرَاءِ وَالْمِعْرَاجِ خَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ، رَفَعَهُ رَبُّهُ إِلَى سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى، وَأَوْحَى إِلَيْهِ مَا أَوْحَى، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ، فَأُوْصِيْكُمْ عِبَادَ اللهِ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، قَالَ الله تَعَالَى وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ وَيَخْشَ اللهَ وَيَتَّقْهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَائِزُوْنَ. وَقَالَ أَيْضًا سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِير Jamaah Jumat Ma’syiral Muslimin Rahimakumullah,...

Belajar Toleransi Ala Rasulullah SAW

Pandangan tentang dunia modern tidak akan lengkap tanpa pemahaman tentang Islam. Untuk memahami Islam, kita harus memahami Muhammad sebagai nabi dan sebagai manusia. Karen Armstrong dalam buku Muhammad: Prophet for Our Time (2007), menuliskan, “No view of the modern world is complete without an understanding of Islam. To understand Islam, we must understand Muhammad as prophet and man.” Sementara itu, Graham E. Fuller, mantan petinggi CIA menulis buku menarik berjudul A World Without Islam (2012). Isinya bersifat prediktif-futuristik, apa jadinya dunia jika tanpa Islam? Mungkinkah dunia tanpa Islam? Ini merupakan suatu pertanyaan yang menantang dan penulisnya telah menyediakan analisis yang...

Isra dan Mi’raj Dalam Perspektif Irfani Sufi

Allah Ta’ala berfirman  بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ  سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِیۤ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَیۡلࣰا مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا ٱلَّذِی بَـٰرَكۡنَا حَوۡلَهُۥ لِنُرِیَهُۥ مِنۡ ءَایَـٰتِنَاۤۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِیعُ ٱلۡبَصِیرُ [Surat Al-Isra’ 1] “Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya Dia adalah Maha mendengar lagi maha melihat”(Q.S.al-Isra:1) Tafsir ayat: Kata “السَّبْح” dalam bahasa maknanya at-taba’ud artinya jauh. Jadi perkataan سَبِّحِ الله (bertasbihlah kepada Allah ta’ala) maknanya adalah jauhkan dan sucikan Allah Dari hal-hal yang tidak layak bagi-Nya, yaitu menyerupai mahluk dan segala sifatnya.  Adapun makna “سُبْحَانَ اللّٰه” Allah...

AICIS 2024 Hasilkan 9 Poin Piagam Semarang

Semarang, JATMAN Online – Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 tahun 2024 menghasilkan Semarang Charter (Piagam Semarang) yang dibacakan oleh Plt. Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Nizar Ali, M.Ag pada Closing Ceremony AICIS ke-23 tahun 2024 di Semarang, Sabtu malam (3/2/2024). Forum ini berlangsung selama empat hari, 1 – 4 Februari 2024, dengan tema “Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Rights.” Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa pentingnya moderasi beragama sebagai modal berkontribusi nyata. Penguatan moderasi beragama terus dilakukan Kemenag dalam beberapa tahun terakhir. “Kita harap, penguatan moderasi beragama...

Addin Jauharuddin Terpilih Jadi Ketua Umum GP Ansor 2024-2029

Semarang, JATMAN Online – Kongres XVI Gerakan Pemuda (GP) Ansor secara aklamasi menetapkan Addin Jauharuddin sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor 2024-2029. Pimpinan sidang Kongres XVI GP Ansor, Faisal Saimima, mengatakan kongres itu dihadiri utusan dari 34 pengurus wilayah dan 429 pengurus cabang dengan total peserta 1.700 orang. Ada tiga pengurus cabang dari luar negeri yang ikut menghadiri kongres, yaitu PC Arab Saudi, Taiwan, dan Mesir. Jumlah itu sudah melebihi 50 persen kuorum. Seluruh peserta Kongres XVI GP Ansor bersepakat penerus tongkat estafet kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas diserahkan kepada Addin pada Jumat (2/2/2024) di KM Kelud yang berlayar dari...

Habib Muhammad al-Attas: Bukan Majelis Tasawuf Jika Orang-orangnya Tidak Memiliki Rasa

Sumenep, JATMAN Online – PP. Alif Nun asuhan Wakil Rois Awal JATMAN Sumenep, KH. Abd. Wasik Baijuri kedatangan Munsib Al-Attas yakni Habib Muhammad bin Sholeh al-Attas pada kamis menjelang ashar (01/02). Dalam tausiyahnya Habib Muhammad bin Sholeh al-Attas membahas tentang  zikir dan mahabbah kepada Allah Swt. “Coba kalian lihat orang orang sufi yang berzikir Laailaaha illallah…, Allah.., hu.. hu.., hati mereka memiliki sambungan yang kuat kepada Allah Swt., kalau masuk ke dalam dunia tasawuf hanya bercerita saja, tidak akan tahu bagaimana yang mereka rasakan ketika berzikir. Apa kita hanya akan mendengarkan cerita dan kisah kisah mereka tanpa mau berusaha hingga...

Sebagai Umat Iqra’, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Berikan Taujihat di Puncak Peringatan Harlah Ke-101 NU

Yogyakarta, JATMAN Online – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar memberikan taujihat atau pengarahan dalam Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-101 Nahdlatul Ulama di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Rabu, (31/1/2024).  Dilansir dari laman NU Online, berikut adalah transkripsi arahan lengkap Rais ‘Aam PBNU dalam puncak peringatan Harlah ke-101 NU yang mengangkat tema Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia.  Assalāmualaikum warahmatullāhi wabarakātuh. Bismillāhirrahmānirrahīm. Alhamdulillāhilladzi anzalal Qur’ān wa ‘allamal insān bil ‘ilmi wal bayān. Asyhadu anlā ilāha illallāh wahdahu lā syarākalah, wa asyhadu anna Sayyidana Muhammadan ‘abduhu wa rasūluh, wa shafiyyuhu wa khaliluh. Allahumma shalli wa sallim wa...

Pj Bupati Kudus Gus Hasan Chabibie Ajak Lestarikan Ajaran Sunan Kudus  

Kudus, JATMAN Online – Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie yang akrab disapa Gus Hasan mengajak kepada masyarakat untuk dapat melestarikan ajaran Sunan Kudus. Menurutnya nilai-nilai Kanjeng Sunan Kudus yang elegan, meletakkan syariat sebagai pondasi membangun peradaban. Gus Hasan mengingatkan kepada para hadirin untuk merenung dan merefleksikan diri melalui momentum ta’sis ini, dengan harapan agar masyarakat dapat memperbaiki diri dan melestarikan ajaran Sunan Kudus untuk warisan peradaban masa depan. “Kita perlu refleksi diri dalam momentum ta’sis ini, supaya kita bisa memperbaiki diri untuk melestarikan warisan Sunan Kudus,” jelasnya. Hal tersebut disampaikan Gus Hasan Chabibie saat menyampaikan sambutan pada acara Pasamuan...

Gus Hasan Chabibie Usulkan KH Raden Asnawi Jadi Pahlawan Nasional

Kudus, JATMAN Online – Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie telah menandatangani surat usulan KH Raden Asnawi yang merupakan ulama kharismatik, pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama (NU) dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai sebagai pahlawan nasional. “Beberapa hari lalu, saya menandatangani usulan dan pembentukan tim untuk menjadikan Kiai Raden Asnawi sebagai pahlawan nasional. Atas restu keluarga beliau, atas restu yayasan menara, saya mohon dukungan untuk menjadikan Kiai Raden Asnawi menjadi pahlawan nasional,” kata Gus Hasan sapaan akrabnya. Hal tersebut disampaikan Gus Hasan Chabibie saat menghadiri acara Pasamuan Ta’sis dan Suluk Tajug Menara dengan tema “Merawat Pranatan Menjaga Peradaban” yang...