Hymne MATAN Merah putih lekat di dada Disinari iman dan taqwa Matan di nusantara bentengi NKRI tercinta Rasulullah Sang Panutan Guru Mursyid jadi tuntunan Beriringan tak tertanggalkan Capai cita luhur MATAN Amanah tertumpu di masa depan masukkan script iklan disini Takkan mudah tiada ringan Semangat berjuang sahabat matan Demi pertiwi berkorban Kita semua harapan bangsa Untuk indonesia Junjung tinggi Pancasila Satu Nusa Satu Bangsa Semoga berlimpah berkah Mengiringi setiap langkah Pengharapan nan abadi Petunjukmu kunanti Yaa robbi Petunjukmu kunanti Yaa robbi Lirik Mars MATAN
Lirik Mars MATAN
Mars MATAN Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah Asasul khomsah landasanmu Tuk masa depan yang lebih maju Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah Bersusila, cendekia, dan mulia Bersinergi cipta cita Janganlah kecewakan Amanah di pundakmu Menjaga kehormatan Menjungjung kesatuan persatuan Dalami ilmu sucikan hati Demi NKRI Jadi insan bakti Pada umat mengabdi Menjemput ridlo ilahi Jayalah MATAN Jayalah Bangsa Jayalah Negara Menuju Ridho-Nya
Sistem Pendidikan Pesantren Dikagumi oleh Ulama Besar Al-Azhar
Jakarta, JATMAN Online – Sistem pendidikan pesantren tradisional di Indonesia di kagumi oleh Ulama Besar Mazhab Syafi’i dari Al-Azhari Mesir Syekh Abdul Aziz al-Syahawi. Sebab, kehadirannya di beberapa pesantren disambut dengan penghormatan luar biasa. “Dari pesantren-pesantren yang sudah beliau singgahi, beliau mendapatkan tarhib sambutan dan penghormatan yang luar biasa. Beliau juga menyaksikan adab yang luhur, juga tradisi keilmuan yang mendalam,” tulis Ahmad Ginanjar Sya’ban, alumnus Universitas Al-Azhar Mesir yang mendampingi safari dakwah Syekh al-Syahawi di Indonesia, Kamis (21/7). Dosen Fakultas Islam Nusantara Unusia itu mencatat, bahwa tradisi keilmuan Islam yang berkembang di pesantren-pesantren tradisional (NU) seperti Pesantren Lirboyo, Pesantren Sarang, Pesantren Langitan memiliki akar...
Hakikat Jalan Sufi dari Syekh Abu Hasan Asy-Syadzili
Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili lahir di kota Ghumarah, Maroko pada tahun 1197 dan wafat Humaitsara, Mesir, 1258. Beliau adalah pendiri Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi terkemuka di dunia. Menurut Imam Asy-Syadzili, jalan tasawuf itu bukanlah jalan menyendiri di gua, kerahiban, meninggalkan tanggung jawab sosial, memakan makanan sisa, tampak miskin menderita, pakaian compang-camping dan sebagainya. Tetapi, jalan sufi adalah jalan kesabaran dan keyakinan dalam petunjuk Ilahi. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar (dalam menegakkan kebenaran) dan mereka meyakini ayat-ayat Kami. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang...
Lajnah Wathonah Gelar Rakernas Perdana di Bangkalan
Bangkalan, JATMAN Online – Lajnah Wanita Thoriqoh An-Nahdliyah (Wathonah) Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil, Bangkalan pada Ahad-Senin (17-18/07/2022). Rakernas tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tokoh ulama se- Madura, dan perwakilan pengurus wathonah se-Indonesia. Ketua Lajnah Wathonah Nyai Sihhah Wal Afiyah berharap dari adanya Lajnah Wathonah ini sebagaimana yang tersirat di dalam Mars Wathonah. Yakni, Wanita Thoriqoh An-Nahdliyah yang setia kepada bangsa Indonesia, serta sebagai madrasatul ummah akan membaktikan diri pada bangsa dan negara. “Maka, tema pada Rakernas...
KH. Afifuddin Muhajir Bertemu Ulama Mesir
Jakarta, JATMAN Online – Seorang pakar fiqih dari Al-Azhar Kairo Mesir Syekh Abdul Aziz al-Syahawi, bertemu dengan Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifuddin Muhajir di Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Pesantren Unggulan Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur pada Senin (18/7) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Syekh Abdul Aziz menghadiahkan untuk Kiai Afif kitab Bughyah al-Tsawi yang memuat biografi intelektualnya, dan kitab Majmu’ al-Ta’lifat yang merupakan bunga rampai karangannya. Syekh Abdul Aziz al-Syahawi juga banyak mengungkapkan doa dan madah puji untuk KH Afifuddin Muhajir. Syekh Abdul Aziz menyebut KH Afif sebagai sosok kiai bertuah dan mberkahi (rajulun mubarak). Selain dari itu, Syaikh Abdul...
Pengasuh Ponpes Tasawuf Underground Dapatkan People and Inspiration Awards 2022
Jakarta, JATMAN Onliene – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tasawuf Underground Halim Ambiya mendapatkan penghargaan Penghargaan People and Inspiration Awards 2022 ketegori pendidikan. Ajang penghargaan untuk orang-orang yang berjasa bagi lingkungan, pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, hiburan, dan kemasyarakatan yang bertajuk People and Inspiration Awards 2022 yang digelar oleh BeritaSatu Media Holdings (BSMH). Halim Ambiya menjelaskan selama ini kita melihat orang di masa lalunya, sementara hanya sedikit yang melihat masa depannya. Inilah mengapa ada stigma negatif terhadap anak punk dan jalanan. “Kita menganggap mereka adalah sampah masyarakat dan biang onar,” ucapnya secara virtual saat menerima penghargaan People and Inspiration Awards 2022 yang disiarkan langsung...
Malam Ta’aruf dan Penyerahan SK Pengurus Petanesia Kab. Pasuruan
Pasuruan, JATMAN Online – Ta’aruf dan Penyerahan SK KSB Pengurus DPAC Petanesia (Pecinta Tanah Air Indonesia) se-Kabupaten Pasuruan diadakan di Asrama Pondok Pesantren Darut Tauhid, Cangaan, Bangil, Pasuruan, Senin (11/7) malam. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Pengurus harian dan Ketua OKK DPC Petanesia. Turut hadir juga Kasat Intel, Kasat Binmas dan KBO Binmas dari jajaran Polres Pasuruan. Baca Juga – KH Ali M Abdillah: Pentingnya Bertarekat Mu’tabarah! KH. Ifdholus Syarif, Ketua Umum DPC Petanesia Kabupaten Pasuruan dalam sambutannya mengaku senang dengan kekompakan seluruh pengurus yang hadir. “Kehadiran seluruh pengurus baik dari DPC, OKK maupun KSB DPAC ini menjadi salah satu bukti, bahwa kita...
Gus Nadirsyah Hosen: Akal dan Syariat Menuju Taat
Jakarta, JATMAN Online – Gus Nadirsyah Hosen sapaan akrabnya Gus Nadir mengungkapkan dengan mengutip muqadimah kitab al-Mustashfa, Imam al-Ghazali menerangkan bahwa akal itu sebagai hakim, sedangkan syariat sebagai saksi. “Artinya, hakim tak bisa memutus perkara tanpa acuan (dalil) atau keterangan dari saksi. Sedangkan keterangan saksi tak bisa dijalankan tanpa adanya keputusan dari hakim,” tulis Gus Nadir melalui akun Facebooknya, dikutip JATMAN Online, Selasa (12/07). Baca Juga – Gus Nadirsyah: Islam Itu Bukan Hanya Aqidah dan Syariah, Tapi Juga Soal Akhlak Lanjutnya, Di sini Imam Al-Ghazali mengaitkan relasi antara akal dan syariat sebagaimana layaknya sebuah persidangan. Kita pahami bahwa saksi yang adil dan hakim...
KH Ali M Abdillah: Pentingnya Bertarekat Mu’tabarah!
Jakarta, JATMAN Online – Sekretaris Awwal Idarah Aliyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Dr KH Ali M Abdillah MA membagikan penjelasan mengenai pentingnya mengikuti Tarekat yang Mu’tabarah. Baca Juga: Kliwonan, Bagaimana Menemukan Mutiara Hakikat Di dalam Lautan Tarekat Menurut Ulama yang menjadi Pengasuh Pondok Pesantren al Rabbani Islamic College Cikeas, Bertarekat Mu’tabarah itu penting karena prakteknya akan tertib mengikuti syariat Nabi secara lahir dan batin. “Kenapa Harus Bertarekat Mu’tabarah? Bertarekat Mu’tabarah itu penting karena prakteknya akan tertib mengikuti syariat Nabi secara lahir dan batin.” Tulis KH Ali M Abdillah di Akun Facebooknya, Jumat (08/07). Baca Juga – Kiai Ali M. Abdillah: Mewaspadai Kasus...