Tarekat sejak dahulu telah masyhur dikalangan ulama, kerajaan, dan masyarakat Sulawesi Selatan. Corak keagamaan tasawuf mengakar kuat di tengah-tengah masyarakat. Mayoritas ulama terdahulu yang kembali ke tanah air setelah mengaji dan mukim di tanah saci Makkah telah mengantongi amaliyah ijazah tarekat dan diberikan ijazah menyebarkan tarekat. Bahkan jamaah haji, umumnya menginjakkan kaki di satu tempat bersejarah yaitu Jabal Abi Qubais.