Depok, JATMAN Online – Da’i Milenial Habib Husein Ja’far Al Hadar mengatakan celaka bagi orang yang tidak bergembira saat hari kelahiran Nabi Muhammad saw., Sabtu (08/10) di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Depok.
“Kita Bersama-sama mengambil hikmah dan bergembira atas maulid Nabi saw. Karena celaka bagi orang yang tidak bergembira pada hari kelahiran Nabi. Dengan niat kita bergembira karana hari ini adalah hari kelahiran Rasulullah saw. Hari ini harus menjadi hari kegembiraan bagi umat Islam, di hari ini rahmat terbesar diturunkan kepada kita yakni dengan kelahiran sang nabi Saw,” kata Habib Ja’far.
Diketahui, Habib Husein menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad Saw. yang diadakan di aula Pondok Pesantren Baitul Hikmah Depok yang diasuh oleh Rois Idaroh Wustho JATMAN DKI Jakarta DR. KH. Hamdan Rasyid, MA. dan ditemani koleganya Kepala Pusdatin Kemendikbud Dr. Hasan Chabibie.
قُلۡ بِفَضۡلِ ٱللَّهِ وَبِرَحۡمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلۡيَفۡرَحُواْ هُوَ خَيۡرٞ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ [ يونس: 58]
Artinya : Katakanlah dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan (QS. Yunus : 58).
Habib Ja’far menjelaskan surat Yunus ayat 58 bahwa bergembira karena lahirnya Nabi yang sempurnya merupakan rahmat terbesar untuk umat manusia. “Karena kegembiraan itu adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt. yang tiada bandingnya yaitu rahmat berupa wujud dari kelahiran Nabi Muhammad Saw,” ujarnya.
Kata seorang peyair, lanjut Dia, Yunus Emre dari Persia, mungkin Allah Swt bisa diingkari namun tidak ada yang bisa mengingkari keberadaan pribadi akhlak Nabi Muhammad Saw. “Tidak ada yang bisa mengingkari bahwa nabi Muhammad itu yang begitu rahmatnya, kasih sayangnya sangat terasa sekali kepada manusia. Nabi sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan tidak bisa diingkari bahwa nabi Muhammad itu sungguh pribadi yang agung. Walau pun mereka membenci Muhammad, mereka menyembah berhala, tapi tidak bisa menolak pribadi yang sangat agung, tidak bisa diingkari bahwa nabi Muhammad spesial menjadi manusia sempurna untuk umat manusia,” tegasnya.
Selain itu, Habib Ja’far menambahkan bahwa untuk memuliakan Nabi saw seorang sahabat Ketika Rasulullah datang maka ia langsung berdiri.
“Sahabat Hasan bin Tsabit seorang penyair, beliau berdiri saat Nabi datang, kami berdiri seperti sebagai pencinta ketika yang dicintainya datang, dan orang yang berakal tanpa disuruh ketika orang yang dihormati dimuliakan dan dicintainya datang kita pasti akan berdiri itu logika siapa pun pasti akan melakukannya, ketika ada ortu datang kita berdiri, itulah logika orang yang berakal, ketika Nabi Muhamad datang secara batin kita berdiri dan mustahil Nabi Muhammad Saw itu tidak hadir,” imbunya.
“Karena maulid itu adalah undanganya, Nabi bersabda jika diundang haruslah hadir, karena itu nabi Muhammad Saw hadir. Nabi Muhammad Saw manusia termulia anda undang sekarang maka pasti hadir dengan membacakan sholawat dan membacakan maulid,” ungkapnya.
Pengampu Channel Jeda Nulis ini, menegaskan apabila kita memuji nabi Muhammad saw maka yang terpuji adalah kita, karena Nabi Muhammad yang memuji adalah Allah Swt langsung dan manusia jika mencintai Allah maka harus mengikuti Nabi Muhammad seperti dalam Quran Surat Al-Imran ayat 31:
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali-Imran :31)
“Maka jika kamu mencintai Allah ikuti jalan Nabi muhammad Saw. Pernah saya menanyakan kepada seseorang apa yang ingin disampaikan apabila Nabi berteman di WA (whatsapp) ? Ada satu jawaban yang unik dan membuat terngiang-ngiang yaitu: Bib, kalau saya punya nomor kontak nabi Muhammad, saya ingin bilang, Nabi tolong sharelok. Inilah jawaban yang sesuai dengan Surat Al-Imran ayat 31 sehingga kita mengikuti shareloknya dengan jalannya Nabi Muhammad Saw,” pungkasnya.
Leave a Reply