Kisah Burung yang Mengadukan Nasibnya Kepada Waliyullah

Alkisah, ada seorang waliyullah yang bernama Yaqut al-‘Arsy. Disebut demikian karena hatinya selalu berada di bawah Arsy sedangkan yang berada di bumi hanyalah jasadnya saja. Suatu hari ketika sedang mengisi majelis ilmu bersama murid-muridnya, ada seekor burung dara yang hinggap di pundaknya. Kemudian burung tersebut membisiki beberapa kalimat ke telinga sang wali dan ia pun menjawab, “Bismillah, aku akan mengutus salah seorang muridku untuk menyelesaikan masalah ini.” Lalu burung itu berkata, “Jika bukan anda yang menyelesaikan, maka masalah ini tidak akan selesai.” Setelah mendapat keluhan tersebut, Yaqut al-‘Arsy segera beranjak dari majelisnya yang ketika itu berlokasi di Iskandariyah untuk menuju ke...

Dua Karung Uang yang Menjadi Darah

Dalam kisah yang diriwayatkan oleh al-Asqolani, Abu Abdillah al Mushili pernah berkata bahwa pada suatu malam, Syekh Abdul Qadir al Jilani yang saat itu sedang berkumpul dengan para santrinya, tiba-tiba kedatangan seorang Khalifah Baghdad, Abu MuzAl-Mustanjid. Khalifah tersebut datang ke rumah Syekh Abdul Qadir bersama dengan para pejabat istana yang lain. Tidak tanggung-tanggung, untuk sowan kepada Syekh Abdul Qadir, sang Khalifah membawa 10 (sepuluh) karung uang yang dibawa oleh para pejabat istana yang turut serta mendampinginya yang hendak diberikan kepada Sulthonul Aulia’ tersebut. Namun ketika akan diserahkan, Syekh Abdul Qadir dengan tegas menolak uang pemberian Khalifah tersebut seraya berucap, ”aku...

Mengenal KH. Mustaqim bin Husain, Wali Quthb dari Tulungagung

KH. Mustaqim bin Husain merupakan pendiri pondok PETA (Pesulukan Thariqat Agung) yang lahir di Desa Nawangan, Kecamatan keras, Kabupaten Kediri pada tahun 1901 M. Jika diurut ke atas nasabnya dari jalur ayah bertemu dengan Prabu Sanghyang Borosngoro atau Sayyid Ali bin Muhammad bin Umar atau Mbah panjalu, Ciamis, Jawa Barat. Pada usianya yang ke-13 tahun, Kiai Mustaqim belajar ilmu kepada Kiai Zarkasyi Tulungagung untuk belajar ilmu agama dasar. Ketika menginjak dewasa, ia sudah memiliki hati yang selalu terjaga dari sifat-sifat jelek serta selalu berzikir kepada Allah Swt. sehingga ia bisa mengerti apa itu alam gaib, alam barzah, alam jin dan...

Keutamaan Shalat Tarawih

Diriwayatkan dari Aisyah ra. bahwa pada malam pertama Bulan Ramadan, Rasulullah saw. melaksanakan shalat tarawih di masjid. Pagi harinya, jamaah shalat tarawih tersebut saling menginformasikan kepada yang lainnya. Ketika malam kedua, Rasulullah saw. kembali melaksanakan tarawih dengan jamaah yang lebih banyak lagi. Kemudian berita pelaksanaan shalat tarawih tersebut sudah menyebar kepada umat-umatnya yang lain sehingga pada malam ketiga, masjid sudah dipenuhi oleh jamaah yang membludak. Namun, setelah ditunggu sangat lama, Rasulullah saw. tidak kunjung hadir. Hingga barulah menjelang shalat fajar, Rasulullah saw. keluar dari rumahnya. Karena penasaran, salah seorang dari mereka bertanya kepada Rasululla saw. tentang ketidakhadirannya semalam dan Rasulullah...

Kesaksian Nabi Khidir as. atas Kemuliaan Syekh Abdul Qadir al-Jilani

Dalam kitab “As-Safinah al-Qadiriyah“ dikisahkan bahwa pada suatu hari seorang murid Syekh Abdul Qadir al-Jilani yang bernama Abu as-Su’ud as-Syibli berada di Madrasah Syekh Abdul Qadir. Di pagi itu as-Syibli sedang menyapu Madrasah, tak lama kemudian datanglah Nabi Khidir as dan mengucapkan salam, as-Syibli pun menjawab salam Nabi Khidir as. tersebut namun masih dengan manyapu. Mendengar pertanyaan Nabi Khidir as. ini, as-Syibli pun menjawab, “Tidak, aku sudah mengenalmu. Kau adalah Khidir“. Melihat tingkat as-Syibli yang nampak tidak mempedulikannya itu, Nabi Khidir as. kemudian bertanya, “Abu As Su’ud, mengapa kau tidak mempedulikanku seakan-akan kau belum mengenalku?” “Tapi mengapa kau tidak mempedulikanku?”...

Konsolidasi wa Ifthar Jama’i Pengurus Idaroh Wushto JATMAN DKI Jakarta dan Pengurus Syu’biyyah se-DKI Jakarta

Tema: Konsolidasi JATMAN DKI JAKARTA dalam Melindungi Umat dari Ajaran/Tarekat Sesat Bersama:– KH. Syeikh Muhammad Yunus At-Tijani(Ketua Majelis Ifta Idaroh Wustho JATMAN DKI Jakarta)– KH. Hamdan Rasyid MA.(Rais Idarah Wustho JATMAN DKI Jakarta)– KH. Ahmad Marwazie Al-Makky Al-Batawie(Majelis Ifta Idaroh Wustho JATMAN DKI Jakarta & Murid Syaikh Muhammad Yasin bin Isa Al-Fadani) Jadwal:1. Idaroh Syu’biyah JATMAN Jakarta BaratHari/tanggal: Ahad, 10 April 2022Tempat: Majliz Dzikir Al Mardhiah Majliz Ta’lim Al Hidayatullah(Jl Palmerah Barat VI Gg U1 No 99E0, RT 09 – RW 15 Palmerah Jakarta Barat) 2. Idaroh Syu’biyah JATMAN Jakarta SelatanHari/tanggal: Rabu,  13 April 2022Tempat: Yayasan Raudhatul Muta’allimin(Jl. Kuningan Barat...

Kriteria Mursyid yang Direkomendasikan dalam Kitab Tanbih al-Mughtarrin

Penjelasan mengenai mursyid sudah banyak dijelaskan pada tulisan-tulisan sebelumnya. Maka pada tulisan ini, penulis akan menjelaskan bagaimana seharusnya seorang murid mencari mursyid sejati berdasarkan apa yang dijelaskan oleh Syekh Abdul Wahab asy-Sya’roni dalam kitab Tanbih al-Mughtarrin. Menurutnya, dalam mencari mursyid, murid harus memiliki kehati-hatian untuk menghindari mursyid yang bukan mursyid hakiki dengan memahami kriteria berikut: 1. Seseorang yang disebut mursyid harus berpegang teguh pada al-Quran dan Sunnah 2. Tidak boleh memilih mursyid yang tidak memiliki kemapanan ilmu syariat atau mencampur pemahaman syariatnya dengan hawa nafsu, kemudian darinya ia memberikan irsyad kepada orang-orang yang ingin menuju Allah. 3. Berpegang teguh pada...

Karamah Syekh Ahmad al-Rifa’i, Pendiri Thariqah Rifa’iyyah

Syekh Ahmad al-Rifa’i adalah pimpinan dalam ilmu thariqah yang bisa mengetahui kedudukan murid-muridnya.  Menurut Syekh Ibnu Khulkan, orang-orang yang mengikuti thariqah Syekh Ahmad al-Rifa’i disebut Rifa’iyyah atau al-Ahmadiyah atau al-Bathaihiyyah. Ulama sufi tersebut sering di-tajalli-kan oleh Allah Swt. hingga tubuhnya menjadi gumpalan air beku, namun Allah Swt. mengembalikannya lagi ke wujud semula. Itu semua terjadi karena kekuasaan Allah Swt. Bahkan ia berkata, jika bukan karena kelembutan dan rahmat dari-Nya, tentu saja Syekh Ahmad al-Rifa’i tidak akan kembali ke sedia kala. Syekh Ahmad al-Rifa’i yang bernama lengkap Ahmad bin Abi al-Husain al-Rifa’i memang bukanlah ulama yang produktif dalam menulis kitab sebagaimana ulama-ulama...

Haul Ke-4 KH. Ma’mun Munawwar Ciherang

Puwakarta, JATMAN Online – Peringatan haul ke-4 KH. Ma’mun Munawwar usai digelar di Ponpes Mambaul Ulum Ciherang Wanayasa Pada Kamis (31/03). Acara tersebut dihadiri oleh Al Habib Thohir (adik ipar Maulana Al Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Yahya) untuk mengisi pembacaan Rotibul Kubro dan juga Al habib Al Hasyim (keponakan Maulana Al Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Yahya) sebagai penceramah pertama Dalam tausiyahnya, Al Habib Al Hasyim menyampaikan pentingnya mahabbah dan memiliki rasa cinta kepada Allah dan Rosul-Nya dengan memperbanyak dzikir, membaca al-Quran dan Shalawat serta tidak melupakan guru-guru yang pernah mengajarkan keilmuan kepada kita, lebih spesifik lagi, ia menyampaikan...

Ihsan adalah Ruh Ibadah

Ihsan adalah alur yang harus ditempuh dalam perjalanan menuju Tuhan. Pada posisi ini, murid akan banyak menemui gangguan-gangguan yang dapat menghambat perjalanan tersebut, baik yang datang dari tipuan setan maupun dari akal wahmi. Dengan bantuan ta’yid ilahi/kekuatan dari Allah Swt, maka kita akan dapat berjalan sehingga sampai kepada tujuan utama yaitu dekat dengan Allah Swt. Sebagaimana firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an : هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ “Perbuatan baik tidak akan dibalas kecuali dengan pahala yang baik pula.” (Qs. Ar-Rahman: 60) Ihsan dalam pembahasan ini menjelaskan antara Ibadah dan mu’amalah yang didasarkan atas musyahadah. Jika tidak demikian, maka kita tidak akan...