Kita Berduka Ditinggal Syaikh Puang Rukka

Maros, JATMAN.OR.ID: Innaalillaahi wa’innaa ilaihi Raji’uun…. Telah berpulang ke Rahmatullah Guru kita, Syekh H. Andi Muhammad Hidayat Puang Rukka, Mursyid Tarekat Khalwatiyah Samman Turikale Maros, pada hari Selasa, 22 Desember 2020 di Turikale, Kabupaten Maros. Kabar duka tersebut disampaikan oleh anak beliau pada pukul 15.30 melalui grup khusus WhatsApp SIANA’ MANGAJINNA IPUANG dan FB pribadi. Beliau juga merupakan salah seorang cicit dari KaraEng Turikale IV dari jalur La Page Petta Ranreng,Beliau adalah Ketua Dewan Adat KekaraEngan Turikale-Maros, salah seorang anggota Majelis Ifta’ wal Irsyad Pengurus Pusat Jam’iyyah Ahluth Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyahdan (JATMAN), Rais Syuriah PC NU Kab. Maros Prov. Sulawesi Selatan, Petta...

Weekend, MATAN Parepare & Pinrang Ngaji Sufi bersama Puang Malik

Parepare. JATMAN.OR.ID: Weekend, 19/12, di sela-sela kesibukannya, Syekh Sayyid Abdul Malik yang disapa dengan Puang Malik selaku khalifah tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf bersilaturahim kepada jama’ah dan pengurus MATAN di beberapa daerah. Daerah yang mendapat kunjungan mahabbah kali ini adalah Kota Parepare dan Kab. Pinrang. MATAN Parepare dan Pinrang memanfaatkan kesempatan ini dengan membentuk majelis bersama Puang Malik. PC. MATAN Parepare menggelar majelis hari Sabtu, pukul 13.00 Wita di Gedung PC. NU Parepare dan PC. MATAN Pinrang menggelar Ngofi terbatas di ibu kota Kabupaten pada pukul 16.00 Wita dan menggelar Zikir dan tausiyah di Posasiq Pustaka Lero pada pukul 20.00 Wita. Dalam Tausiyahnya Puang Malik menyampaikan...

MATAN Parepare Gelar Ngaji Sufi

Parepare, JATMAN.OR.ID: Majelis Thibbil Qulub PC MATAN Parepare menggelar Ngaji Sufi dengan tajuk Implementasi Kesufian Syekh Abu Hasan As Syadziliy di era global 4.0, Kamis, 17/12, pukul 20.00 di Zawiyah MATAN. Pengajian yang didahului dengan pembacaan Ratib al-Aththos dan Sholawat Khidir ini disampaikan oleh Khalifah Tharekat Syattariyah, Syekh Dirja Wiharja. Syekh Dirja Wiharja menerangkan tentang bagaimana menakar dan mengimplementasikan kesufian Imam Abu Hasan As Syadzili di era global 4.0. Imam Abu Hasan As-Syadzily yang merupakan sufi yang kaya raya dan membuktikan bahwa kesufian dalam dunia tasawuf bukan berarti seorang salik harus hidup miskin, melarat, dalam menuju Allah. Pembacaan Ratib al-Aththos dan shalawatan, Jumat, 18/12, pukul 20.00....

SalamMATAN Aplikasi Salik Milenial

Bandar Lampung, JATMAN.OR.ID: Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (MATAN) meluncurkan Aplikasi berbasis android dengan nama SalamMATAN. Aplikasi ini sebagai sarana ta’aruf tentang dunia tasawuf dan thoriqoh yang para sahabat Matan menyebutnya TAMAN SUFI (Ta’aruf Matan). Yakni mengenalkan apa yang dimaksud thoriqoh, Suluk, Mursyid dan berbagai istilah dalam kethoriqohan, berikut kegiatan-kegiatannya. SalamMATAN hadir untuk turut berpartisipasi di semarak riuhnya dunia online. Turut andil dalam syiar dakwah online, untuk menebar manfaat lebih luas. Di salah satu sisi ,metode dakwah online merupakan cara cerdas dan efektif untuk saat ini. Ketua PP MATAN, Gus Hasan Chabibi mengatakan “Aplikasi SalamMATAN adalah Aplikasi Salik Milenial, hadir untuk...

Ngaji Intoleransi MATAN Pinrang

Pinrang, JATMAN.OR.ID: Usai pembacaan Ratib al-Aththos yang dilaksanakan setiap malam Jumat, 17/12 dan dipimpin langsung oleh Ust. Abd. Rahim Hadi, M.Pd.I., PC. MATAN Pinrang menggelar pengajian dengan tema “Intoleransi”. Tema ini sengaja diangkat mengingat adanya sikap seorang atau kelompok muslim yang meninggalkan sikap tasamuh (toleransi) dalam beragama maupun bernegara. Kali ini pemateri, Ust. Hardianto memberikan penjelasan tentang toleransi dengan mengutip Q.S. al-Kafirun/109:1-6, lebih khusus terjemahan ayat terakhir “Untukmulah agamamu, dan untukkulah, agamaku”. Bersikap tasamuh hanya sebatas pada aspek interaksi sosial atau kemaslahatan duniawi saja, tidak boleh menyentuh wilayah aqidah dan praktik hablun minallah. Dilanjutkan dengan mengutip Q.S. al-Maidah/5: 48: “Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan...

Sikap Proporsional terhadap Khilafiyah Ucapan Natal

Ada yang terasa kurang nyaman terdengar ketika mendengarkan khutbah jumat siang tadi di Masjid tempat saya tinggal, yang bertemakan hukum mengucapkan Hari Raya Natal bagi seorang muslim. Tema ini selalu ramai diperbincangkan tiap tahun pada waktu-waktu seperti saat ini yang tinggal menghitung hari datangnya perayaan Hari Natal. Sebetulnya, sah-sah saja menyampaikan materi seperti itu dalam khutbah Jumat, asalkan Sang Khatib bersikap proporsional, berimbang, dan bijak. Karena, jamaah yang hadir pasti juga menganut pandangan yang beragam, termasuk berbeda pandangan dengan Sang Khatib. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa hukum mengucapkan selamat Hari Raya Natal bagi seorang muslim itu masih diperdebatkan hukumnya dikalangan...

When I Die

When I diewhen my coffinis being taken outyou must never thinki am missing this world don’t shed any tearsdon’t lament orfeel sorryi’m not fallinginto a monster’s abyss when you seemy corpse is being carrieddon’t cry for my leavingi’m not leavingi’m arriving at eternal love when you leave mein the gravedon’t say goodbyeremember a grave isonly a curtainfor the paradise behind you’ll only see medescending into a gravenow watch me risehow can there be an endwhen the sun sets orthe moon goes down it looks like the endit seems like a sunsetbut in reality it is a dawnwhen the grave locks...

Sejarah Maulid Nabi Kanzus Sholawat

Berbicara mengenai sejarah maulid Nabi SAW di Kanzus sholawat ini sulit juga, karena sejarahnya yang panjang, dan saya (Maulana al-Habib Luthfi) meneruskan yang sudah dimulai oleh Sayyid Toha yang bergelar Sayyid Thohir (al-Habib Toha bin Muhammad al-Qadli bin Yahya). Sayyid Toha pertama kali masuk Indonesia berda’wah dengan gerakan maulid Nabi SAW. Ada yang pakai terbang, ada juga yang pakai gendang jawan. Pada waktu itu belum ada Simthud durar . Yang populer masuk Indonesia Barzanji, ad-Diba’ . maulid Ahzab belum masuk, karena Sayyid Muhammad Ahzab hidup di abad 18, sedangkan Habib Toha hidup di abad 17. Kalau dijumlah, total kitab maulid...

Rasulullah SAW Suri Tauladan yang Sempurna

Islam merupakan agama yang mengajarkan kasih sayang dan perdamaian. Makna Islam sendiri adalah damai. Ajaran Islam yang dibawa melalui perantara Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT. seharusnya selalu membawa kesejukan bagi seluruh umat manusia di dunia. hal tersebut terbukti oleh sosok Nabi Muhammad SAW sendiri sebagai representasi dari ajaran agama Islam. sifat, sikap, dan perilaku Beliau yang paling sempurna mencerminkan nilai-nilai Islam. Nabi Muhammad SAW diturunkan dan diutus oleh Allah SWT ke muka bumi ini sebagai pembawa rahmat atau kasih sayang bagi seluruh alam semesta ini.  Sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS. Al-Anbiya’ ayat 107 sebagai berikut: وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ...

Hujan Sore Bulan Desember

Tak seperti biasa hujanSore bulan Desembermempertemukan wajah langitmenempel di senja yang syahdu Sebaris kenangan berenangHanyut dalam deras sore yang kakuMereka berlari menyusuri lorong senjaSedari dulu dahaga dan merindu Bersama petir ia melukaiGendang telinga yang piluMendengar kabar kau berlaluMeninggalkan jejak pada rintik waktu Sore itu selepas hujanreda tawa renyah sepasang kekasihberbagi kisah di persinggahan ruangbulan dan matahari bersekongkol Siang dan malam bersembunyidalam gelap dan terang mengelabuiPelangi yang selalu bingungMelepas selendangnya yang ranum Lengkung pelangi menepidi sudut langit yang sepiIa buka selendang nya lukatertusuk dendam waktu Pada siang dan malam anginberbisik memberi warta melapishati dengan asa sebab lusaakan terperangkap malam Ambilkan suluh...