Cara Mengenali dan Mengobati Sifat Hasud

Munculnya Hasud Hasud merupakan salah satu dari tiga penyakit hati yang paling banyak menyerang hati seorang hamba, selain riya dan sombong. Hasud atau hasad dalam istilah kita adalah iri-dengki. Menurut Imam Ghazali dalam Kitab Bidayatul Hidayah, hasud adalah sikap merasa keberatan dengan nikmat Allah yang telah diberikan kepada hamba-Nya yang lain baik berupa ilmu, harta dan popularitas, sehingga ia merasa senang jika nikmat tersebut hilang dari hamba-Nya itu tersebut. Secara sederhana, jika anda ingin melihat apakah ada hasud di hati anda, yaitu anda merasa iri jika melihat orang lain hidup senang, atau merasa bahwa hanya anda-lah yang berhak memiliki segala...

Bolehkah Belum Berthariqah Membaca Manakib Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani?

Masyarakat Indonesia memiliki tradisi membaca manaqib Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani. Bahkan di beberapa daerah di Jawa, manakib disertai dengan menyembelih ayam karena Syaikh Abdul Qadir sangat menyukai ayam seperti disebutkan dalam manakib Nurul Burhani. Tradisi tersebut tidak hanya dilakukan oleh penganut Thariqah Qadiriyah, namun juga dilakukan oleh masyarakat secara umum. Pertanyaan: Apakah boleh orang yang belum masuk thariqah Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani membaca manakibnya? Jawaban: Dalam keputusan Muktamar II JATMAN di Pekalongan Tanggal 8 Jumadil Ula 1379H/ 9 November 1959 H, para ulama bersepakat bahwa bagi orang yang belum berthariqah diperbolehkan untuk membaca manakib Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani. Pembaca tersebut termasuk...

Apakah Thariqah Itu Menimbulkan Kemunduran?

Ada sebagian orang yang memiliki argumentasi bahwa kemunduran umat islam saat ini disebabkan karena ajaran thariqah. Bahkan lebih dari itu, sebagian orang lagi memengaruhi orang yang akan masuk thariqah dengan argumentasi tersebut. Oleh karena itu, muncul pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana jika ada orang yang melarang orang lain masuk thariqah, kemudian berkata: “Janganlah engku masuk thariqah, karena thariqah itu menimbulkan kemunduran dalam agama islam”. Bagaimana hukum mengucapkan hal tersebut, padahal kita bahwa thariqah adalah ilmunya para wali Allah? Dalam keputusan Muktamar II JATMAN di Pekalongan Tanggal 8 Jumadil Ula 1379H/ 9 November 1959 H, para ulama bersepakat bahwa hukum mengatakan hal tersebut...

Kisah Hasan Al-Bashri Ditolak Saat Melamar Rabiah Al-Adawiyah

Hasan Al-Bashri dan Rabiah Al-Adawiyah merupakan tokoh sufi yang sangat terkenal di zamannya. Banyak kisah hidupnya diabadikan dalam hasanah kitab klasik. Hasan Al-Bashri merupakan pembesar para tabi’in dan terkenal dengan sifat zuhudnya. Rabiah Al-Adawiyah adalah seorang wali perempuan yang mashur dengan konsep “hub” (cinta) kepada Allah yang begitu besar. Ada cerita menarik di antara kedua wali Allah ini yang patut disimak. Suatu ketika, suami Rabiah Al-Adawiyah telah meninggal dunia. Kemudian Hasan Al-Bashri dan para sahabatnya bertamu ke kediaman Rabiah Al-adawiyah. Hasan Al-Bashri dan para sahabatnya meminta izin untuk masuk ke dalam rumah dan Rabiah mengizinkannya. Rabiah segera mengambil sebuah satir (kain penutup)...

Katib Khomis Idaroh Aliyah JATMAN, Kiai Ustuchri: Takwa Mempermudah Segalanya

Rembang, JATMAN Online – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah KH. Ahmad Ustuchri Irsyad mengharapkan pada momen Idul Fitri 1443 H/ 2022 M agar terus berusaha menjadi orang yang lebih baik, yaitu hikmah puasa –la’allakum tattaqun– (supaya kalian semua bertakwa kepada Allah Swt). Jika telah memiliki modal takwa maka akan dipermudah segala-galanya oleh Allah Swt. Hal ini disampaikan ketika Tim Jatman Online melakukan sowan (ziarah) pada Rabu (4/5) di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Allah Swt berfirman dalam Qs. At-Thalaq Ayat 2:وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا Artinya: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (Qs. At-Thalaq: 2). “Thariqah atau JATMAN ini...

Apa Itu Salat Syariat dan Salat Thariqah

Salat merupakan sebuah perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam dengan syarat dan rukun tertentu. Begitulah definisi salat menurut para ahli fiqih. Namun, definisi ini masih memfokuskan pada aspek lahiri. Lalu, bagaimana dengan aspek batini? Para ahli tasawuf telah menjawab pertanyaan itu. Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, pemimpin para wali, menjelaskan dalam kitabnya “Sirrul Asror” (Rahasia dari rahasia-rahasia) bahwa salat dibagi menjadi dua: (1) salat syariat, dan (2) salat thariqah. Dasar pemikiran pembagian tersebut adalah firman Allah surat Al-Baqarah: 238; حَٰفِظُوا۟ عَلَى ٱلصَّلَوَٰتِ وَٱلصَّلَوٰةِ ٱلْوُسْطَىٰ وَقُومُوا۟ لِلَّهِ قَٰنِتِينَ Artinya: “Hendaklah kamu menjaga salat dan salat wustha (yang di tengah)”. Salat yang disebutkan...

Doa Wali Qutub Kepada Pemancing Ikan

Imam Abul Hasan As-Syadzili adalah seorang Wali Qutub yang agung. Beliau adalah pendiri Thariqoh Syadziliyah yang banyak dianut di Indonesia. Banyak kisah hikmah yang tersemat pada waliyullah asal Iskandariyah ini. Salah satu diantaranya adalah doanya kepada seorang ahli ibadah. Dikisahkan suatu hari ada seorang musafir ingin pergi menghadap kepada Syaikh Imam Abul Hasan As-Syadzili. Dalam perjalanannya, ia mampir ke sebuah dusun di dekat pantai untuk beristirahat sejenak. Di sana, ia bertemu dengan seorang ahli ibadah. Karena ingin mendapatkan berkahnya, musafir itu kemudian mampir dan bersilaturahmi di gubuknya. Mereka berdua kemudian bercakap-cakap lama. Hingga, orang ahli ibadah tersebut tahu bahwa si...

Mengenal Ruh, Pusat Kehidupan Manusia

Jauh sebelum tubuh ini ada, pada hakikatnya kita sudah diciptakan oleh Allah Swt. di alam arwah dalam wujud ruh. Dan kita sebenarnya adalah makhluk-makhluk ruhaniah yang sedang dihadirkan di muka bumi. Jadi, kita ini adalah ruh yang ditiupkan di dalam badan. Seperti firman Allah dalam surat Al-Hijr Ayat 9: فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَٰجِدِينَ “Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.” Pada dasarnya, badan yang sekarang ini menempel pada diri kita fungsinya hanyalah sebagai cangkang, wadah, atau casing. Sementara ruh merupakan pusat dari hidup...