Hamzah Fansuri merupakan salah seorang ulama sufi besar di Nusantara tepatnya di Daerah Aceh. Beliau juga seorang pujangga Melayu terbesar Abad XVII dan penyair sufi yang tiada taranya pada zaman itu. Hamzah Fansuri adalah Jalaluddin Rumi-nya kepulauan Nusantara.
Mengenal Syekh Abdul Karim Al-Jili, Pengarang Kitab Insan Kamil
Abdul Karim Qutubuddin Ibnu Ibrahim Al-Jili terlahir dari klan keluargia Sufi agung Syekh Sayyidi Abdul Qadir Al-Jilani pada tahun 767 H/1366 M di pemukiman yang bernama Al-Jailan, salah satu distrik di Kota Baghdad. Adapun kapan ia meninggal, sebagian pakar sejarah berbeda pendapat. Ada yang mengatakan pada tahun 832 H, tahun 805 H dan ada pula yang mengatakan jika ia meninggal pada tahun 826 H di kota Zabidah, negeri Yaman.
Urgensi Thariqah dan Bimbingan Mursyid
Tasawuf adalah suatu ilmu untuk memperbagus amal ibadah, dengan membersihkan hati dari segala sifat-sifat tercela dan menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji untuk mencapai cahaya manifestasi (tajalli) Al-Haq dalam jiwa kita. Sehingga kita dapat berakhlak mulia, beribadah dengan baik dan beradab dengan sesama makhluk.
Memahami Shalat Dalam Perspektif Irfani
Shalat merupakan tiang agama yang juga rukun pertama dalam Islam dan wajib dilaksanakan oleh tiap-tiap mukalaf. Makna uraian tentang shalat telah dijelaskan baik secara ontologis maupun epistemologi di dalam kitab-kitab fikih. Akan tetapi dalam pandangan tasawuf shalat memiliki kajian tersendiri dari sudut irfani. Tidak hanya melihat shalat dari sudut lahiriyah saja melainkan menjangkau aspek batinnya shalat. Maka dalam tinjuau irfani dikenal pembagian level shalat. Ada shalat syariat dan shalat hakikat.
Memahami Puasa dalam Perspektif Irfani
Puasa (Shaum) merupakan salah satu rukun Islam yang wajib untuk dilaksanakan oleh setiap umat muslim di seluruh belahan dunia. Puasa terbagi menjadi dua macam yaitu, puasa wajib seperti puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadan dan puasa sunat yakni puasa yang dikerjakan pada tiap-tiap keadaan seperti puasa arafah, puasa asyura, puasa senin-kamis, puasa hajat dan lain sebagainya,
Esensi Pembagian Tasawuf dalam Perspektif Al-Ghazali
Tasawuf merupakan kehidupan keruhanian Islam yang sangat diperlukan oleh setiap manusia agar menjadi hidup bahagia dunia dan akhirat. Hal itu dapat terjadi dengan cara yaitu mujahadatun nafs, menyingkap hijab panca indera, menjernihkan hati serta membersihkannya dari berbagai kotoran syahwat dan hawa nafsu, dan memutuskan keterikatan terhadap kebendaan yang merusak hubungan manusia dengan Tuhannya.
Esensi Hakikat dalam Syariat dan Thariqat
Sebuah bagunan akan kokoh apabila lengkap komponen-komponennya. Apabila salah satu komponen tak ada, maka tentu tidak akan sempurnalah bangunan itu. Begitu juga dengan agama, terdiri dari komponen yang disebut dengan rukun. Apabila salah satu rukun tidak ada, maka tidak sempurnalah agama.
Tugas Utama Ulama
Ulama adalah pewaris para nabi yang diungkapkan langsung oleh Nabi Muhammad saw. dalam hadisnya. Untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulunya, ulama memiliki tiga tugas utama yang perlu diemban.
Kematian dalam Pandangan Tasawuf
Mati adalah suatu kemuliaan, sedangkan mati tanpa persiapan adalah suatu kerugian dan penyesalan. Mati ada dua macam. Pertama, mati idtirari (اضطرارى) yaitu mati yang lazim kita ketahui. Kedua, Mati ikhtiyari (اختيارى) yaitu mati fana, dengan cara keluar dari sifat-sifat kemanusiaan serta meninggalkan segala keinginan, segala kehendak dan segala hawa nafsu, karena mayat sesungguhnya tidak mempunyai keinginan, kehendak dan hawa nafsu.
Inilah Nama-nama Kitab yang Perlu Dipelajari untuk Mengenal Tasawuf
Syekh Abdus Shamad al-Falimbani dalam kitab Sirrus Salikin Juz III membagi ilmu tasawuf kedalam tiga level