Perayaan 1 Muharram 1444 H dan Haul Candi Panunggangan Pegongsoran

Pemalang, JATMAN Online – Haul Candi Panunggangan Pegongsoran kembali digelar dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1444 H sekaligus mendoakan Mbah Kiai Jokowono, Mbah Kiai Joko Salam, Mbah Kiai R. Sam’un dan Mbah Syekh Abdul Rosyid bin Maliki al-Hafidz. Acara dimulai dengan lantunan shalawat oleh tim hadroh Az-Zahro Sungapan yang dipimpin Ustaz Taufidz dan dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Barzanji. Selain mendoakan ulama-ulama terdahulu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada generasi muda, bagaimana napak tilas masuknya Islam di Jawa. Bermula dari jalur Maulana Syekh Jumadil Kubro yang memiliki putra bernama Ibrahim Asmarakandi dan mempunyai putra Raden Muhammad Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel....

Mengenal Kiai M. Fatkhur Rohman Thoyib (Mbah Sarimbit), Pendiri Ponpes As-Stresiyah Juwana

Tepat di Desa Garuwan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berdiri sebuah Pondok Pesantren Asstresiyah Darul Ubudiyah Sejati pada tahun 1999. Pesantren ini didirkan oleh Kiai Fatkhur Rohman Thoyib (Mbah Sarimbit) atas perintah gurunya Syekh Ahmad Fadlil Asemapan, pendiri Ponpes As-Sa’adah Asemapan Trangkil dan juga saran dari beberapa gurunya yang lain seperti Kiai Muhaiminan Gunardo Parakan dan Kiai Abdul Wakhid Dahlan Trowolu. Mbah Sarimbit adalah putra dari keluarga petani, Bapak Sastro Supadi bin Wiro Wakiman bin Suro dengan Ibu Saini binti Sanah binti Thoyib. Ia dilahirkan di Desa Garuwan, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 16 Juli 1968. Pada usianya yang...

Ponpes Thariqah Sulaiman; Padepokan Suluk Naqsabandiyah Khalidiyah Madiun

Pondok Pesantren Thariqah Sulaiman terletak di Desa Lebakayu, Kec. Sawahan, Kabupaten Madiun. Nama pesantren tersebut dinisbatkan pada pendirinya, Kiai Sulaiman yang merupakan santri dari Syekh Umar Kudus. Dari gurunya ini, Kiai Sulaiman juga mendapatkan ijazah mursyid Thariqah Naqsabandiyah Khalidiyah. Adapun sanadnya adalah Kiai Sulaiman dari Kiai Umar Kudus dari Kiai Sholeh Pati dari Syekh Sulaiman Zuhdi dari Syekh Sulaiman al-Gharimi dari Syekh Abdul Affandi dari Syekh Khalid Baghdadi. Pada tahun 1904, Kiai Sulaiman pindah ke Madiun karena diambil mantu oleh Kiai Sanawi. Keduanya lalu membangun sebuah mushala kecil yang menjadi cikal bakal berdirinya pondok pada tahun 1910. Kemudian  setelah mushala...

Mudir JATMAN Maluku: Kita Kehilangan Jejak Ulama Maluku Sejak Ratusan Tahun Lalu

Ambon, JATMAN Online – Pengajian Ummul Barahin yang disyarahkan oleh Syekh Muhammad bin Yusuf bin Umar as Sanusi al Husaini adalah sebagai upaya pengokohan Ideologi Aswaja di Maluku. Melihat kondisi MATAN di Maluku yang masih belum tahu bagaimana perannya dan juga kurangnya kader muda yang membawa ideologi ini, akhirnya banyak yang menjadi partisipan adalah kelompok JATSI, Raushan Fikri dan bahkan yang berafiliasi pada Syiah. Sebab itulah kegiatan Sekolah Aswaja yang diinisiasi oleh Mudir JATMAN Maluku, Ustaz Chairudin Talaohu, Lc. dibuka dengan kitab yang berakidah Ahlu Sunnah wal Jamaah tersebut, dengan tujuan memperkenalkan kepada masyarakat sekitar bahwa MATAN dan JATMAN adalah bagian dari...

MATAN Unpatti Ambon Gelar Sekolah Aswaja

Ambon, JATMAN Online – Pengurus Komisariat Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdhliyyah (PK MATAN) Universitas Pattimura Ambon menggelar Sekolah Aswaja pada Senin (25/07). Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PW GP Ansor Maluku ini menghadirkan Ustaz Chairudin Talaohu, Lc. yang merupakan Mudir JATMAN Maluku sebagai pemateri dengan tema kajian “Ngaji Kitab Ummul Barohin, Syarah Matan Sanusiyah.” Dalam pelaksanaannya, Sekolah Aswaja berlangsung secara hybrid dengan sebanyak 27 peserta melalui luring dan 9 peserta melalui daring dengan total keseluruhan ada 36 peserta yang mengikuti acara ini. Mereka berasal dari anggota dan pengurus MATAN, serta  beberapa mahasiswa Universitas Pattimura Ambon dan IAIN Ambon. Kegiatan ini sengaja dibuat karena didasari oleh...

Memperingati Haul Pertama Simbah Kiai Nurhadi, Mursyid TQN dari Ciamis

Ciamis, JATMAN Online – Peringatan Haul Kiai Nurhadi bin Kiai Mahmud Hamdari di Ponpes Tahfidul Qur’an Al-Hadi, Desa Purwajaya, Kec Purwadadi, Kab. Ciamis, Jawa Barat usai digelar sejak tanggal  21 – 24 Juli 2022. Acara tersebut berlangsung dengan beberapa rangkaian acara yang diawali dengan Tawajuhan dan ditutup dengan Gebyar Shalawat di akhir acara. Semasa hidupnya, Kiai Nurhadi merupakan ulama yang juga sebagai Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah yang terhubung jalurnya ke Syekh Sanusi Banjar. Sebelumnya, ia mengenyam pendidikan agama di Ponpes Minhajut Thullab Banyuwangi di bawah asuhan KH. Abdullah Manan sejak tahun 1961, dan pulang saat peristiwa G30S PKI pada tahun 1965....

Terkena Paku Akibat Su’udzan

Su’udzan dalam Islam merupakan perbuatan tercela, apalagi ditujukan kepada seorang ulama’ atau wali. Inilah yang juga dilakukan oleh Syekh al-Bazzar. Suatu hari kata Syekh al Bazzar, Syekh Abdul Qadir memakai jubah dan pakaian ulama’ yang terbuat dari kain yang bagus dan mewah. Lalu pada tahun berikutnya, seorang pelayan Syekh Abdul Qadir mendatangi Syekh al Bazzar dengan membawa sebuah selendang. Kepada Syekh al Bazzar pelayan tersebut berkata, “Syekh, saya ingin selendang ini ditukar dengan uang satu dinar, tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.“. Syekh al-Bazzar menjawab,  “Memang milik siapa selendang ini?” Kemudian pelayan tersebut menjawab, “Milik Syekh Abdul Qadir.“ Mendengar...

Tiga Keistimewaan Pendirian Pondok Pesantren Alfadllu Menurut Gus Alam

Kendal, JATMAN Online – Pondok Pesantren Alfadllu wal Fadllilah yang didirikan oleh Abah Dimyati Rois memiliki keistimewaan yang luar biasa. Hal itu ditegaskan oleh KH. Alamuddin Dimyati Rois di acara peringatan empat puluh hari wafatnya KH. Dimyati Rois sekaligus peringaran 37 tahun kelahiran Pondok Pesantren Alfadllu Djagalan Kaliwungu. Kata Kiai yang akrab dipanggil Gus Alam ini, keistimewaan yang pertama dari Pondok Pesantren Alfadllu wal Fadllilah adalah pembebasan lahan yang menggunakan uang pribadi Abah Dim. “Tidak ada yang dari infaq maupun waqaf. Semua tanah yang dibeli untuk Pondok Pesantren Alfadllu wal Fadllilah dari uang pribadi Abah,” tegas Gus Alam. Menurut Gus Alam, kehati-hatian...

Menjaga Ikhtiar dengan Istiqamah menurut Qs Al-Baqarah Ayat 74

Kehidupan manusia di dunia tak sedikitpun terlepas dari ikhtiar. Tidak mungkin seorang hamba bisa memperoleh apa yang ia mau jika tidak bergerak sama sekali. Bahkan seekor burung pun harus berikhtiar untuk mendapatkan makanan. Sayangnya rata-rata orang ikhtiar tidak sampai pada level istiqamah. Kita seringkali menggebu-gebu untuk mendapatkan sesuatu, namun ketika sesuatu itu sudah didapatkan, ghirah untuk tetap konsisten menjaganya lama-lama kian berkurang. Begitupun dengan proses menuju pribadi yang lebih baik. Tentu akan banyak pihak yang tidak rela akan terjadinya hal itu. Di situlah perlu ada kemantapan hati untuk memiliki niat yang besar serta komitmen yang kuat. Ada tafsir menarik dari seorang motivator...

Inilah Silsilah Thariqah Naqsabandiyah Khalidiyah Ponpes Baitul Mustaqim Lampung Tengah

Keshahihan silsilah adalah persyaratan mutlak untuk menjadikan suatu tarekat itu muktabarah atau tidak, yakni teruji sanadnya hingga bersambung hingga Rasulullah saw. Di Kabupaten Lampung Tengah, terdapat sebuah pondok pesantren yang bernama Ponpes Baitul Maqdis, yang berdiri di Dusun Sidorahayu, Kecamatan Punggur dengan pendirinya bernama KH. Muchtar Ghozali Sebagaimana pondok pesantren pada umumnya, kegiatan di dalamnya terdiri dari pengajaran kitab kuning dan berbagai keterampilan lainnya dari tingkat Raudlatul Athfal (RA) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Berdirinya pondok pesantren tersebut mengalami dinamika yang panjang hingga akhirnya juga concern pada pengembangan Thariqah Naqsabandiyah Khalidiyah. KH. Muchtar Ghozali sebagai pendiri, juga memiliki sanad kemursyidan Thariqah Naqsabandiyah...