Manaqib Internasional di Masjid Istiqlal Resmi Ditunda

Jakarta, JATMAN Online – Kegiatan Manaqib Internasional yang seyogyanya akan di gelar di Masjid Istiqlal pada Minggu (23/01) resmi ditunda. Penundaan ini berdasarkan keputusan Pengurus Badan Pengelola Masjid Istiqlal melalui Surat Nomor: 19/BPMI/2022 yang disampaikan langsung oleh Pembantu Hadratussyeikh Abah Aos, Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah Suryalaya Sirnarasa melalui halaman facebook resmi Pembantu Khusus ABAH AOS pada Selasa (18/01). Penundaan kegiatan ini ditengarai karena semakin meningkatnya kasus Omicron di wilayah DKI Jakarta. Abah Aos ingin menunjukkan bahwa ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa sangat menghargai dan menaati aturan pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam maklumat yang disebut Maklumat Berita Gembira, “Ini sekaligus menjadi bukti bahwa...

Habib Ali Hasan al Bahar: Buku Shalawat Nariyah Harus Sampai ke Tangan Maulana Habib Luthfi bin Yahya

Jakarta, JATMAN Online – Berlangsungnya kegiatan JATMAN Discussion pada Sabtu (15/01) memberikan pengatahuan baru terhadap muhibbin shalawat di Indonesia. Pada sesi kedua, penanggap diskusi, Habib Ali Hasan al Bahar memuji keberadaan buku shalawat nariyah ini dengan menisbatkan nama pengarang shalawat kepada penulis buku yakni Dr. Alvian at Tazi al Indunisi. Menurutnya, gelar ini layak diberikan karena penulis menyertakan banyak informasi yang kemudian diapresiasi oleh Habib Ali di antaranya: Buku ini terbaik, terlengkap mengenai shalawat nariyah Yang membuat istimewa dalam buku ini adalah disebutnya sanad Penulis telah membahas dengan detail tentang tawasul dan bisa menjadi mini ensiklopedi tawasul Buku ini harus diterjemahkan ke...

Menyelami Buku Shalawat Nariyah

Shalawat nariyah adalah salah satu shalawat yang paling popular di Indonesia dan Mesir. Menurut ahlul asrar, shalawat nariyah sifatnya dingin karena dilimpahkan dan dipersembahkan kepada makhluk yang paling mulia, yaitu Nabi Muhammad Saw. Dalam Kitab An Najmuts Tsaqib halaman 110 karangan Ibnu Sha’d, shalawat nariah sudah berusia 500 tahun bersamaan dengan islamisasi di Indonesia yang sangat massif oleh walisongo pada abad ke-15. Menurut beberapa ulama seperti Syeikh Abdullah Siddiq al Ghumari, Syeikh Ali Jum’ah, Habib Mundzir al Musawwa dan Syeikh Muhammad Zaki Ibrahim, shalawat nariyah dikarang oleh ulama yang bernama Syeikh Ibrahim at Tazi. Sedangkan beberapa ulama lainnya seperti Syeikh Muhammad...

Harlah MATAN Ke-10: Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan

Sulawesi Selatan, JATMAN Online – Harlah MATAN Ke-10 yang bertepatan pada Hari Jum’at (14/01) terselenggara dengan penuh berkah, khidmat dan suka cita bagi seluruh kader MATAN se-Sulawesi. Acara ini dipusatkan di Rahim Assegaf Center (RAS). Ba’da Jumat-sore, kader-kader MATAN saling berbagi pengalaman pengkaderan. Kemudian dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah diimami oleh Habib Puang Makka. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan Ratib Al-Aththas yang dipimpin oleh Syeikh Imran Abdillah serta ditutup dengan doa oleh Dr. K.H. Muammar Bakry, Lc., MA. Dalam acara tersebut, hadir yang mulia Habib Abdul Rahim Assegaf Puang Makka dan Dr. K.H. Baharuddin AS., M.A. (Mustasyar PBNU), Dr. K.H. Muammar Bakry,...

Ngaji Kliwonan: Makna Tauhid dalam Surat Al Fatihah

Maulana Habib Luthfi bin Yahya berkata: Dalam kitab Jami’il Ushul fil Auliya’ pada bab Tauhid, dijelaskan bahwa keutamaan Surat Al Fatihah salah satunya ada pada kalimat Mukhathab Wahdaniyah yang maknanya tidak bisa di ganggu gugat. Kalimat tersebut memiliki penafsiran bahwa sesungguhnya Allah Swt. tidak ada sesuatupun yang menyekutukannya. Adapun yang dimaksud Mukhathab Wahdaniyah terdapat dalam kata “اِيَّاكَ” yang secara tegas menyatakan hanya mutlak milik Allah Swt. Maka apabila seseorang menghendaki shalatnya khusyu’, ketika azan sudah berkumandang, ucapkanlah ‘Alhamdulillah’ karena usia kita sampai pada waktu shalat tersebut. Suatu kehormatan bagi seorang hamba untuk bisa menghadap Allah Swt. Hudhurnya adalah wudhu dengan bahagia. Selanjutnya ketika shalat sudah dimulai dengan membaca...

Jurus Melipat Bumi ala Ulama Sufi

Pernahkah sahabat mendengar seorang ulama yang sedang berada dalam suatu tempat yang amat jauh kemudian dalam waktu yang singkat sudah berada di tempat lain? Atau ulama yang sebetulnya sedang berada dalam satu majelis namun pada waktu yang sama juga berada dalam majelis lain? Kisah-kisah seperti ini sebetulnya sangat masyhur di kalangan ulama-ulama sufi yang dianggap sebagai salah satu karamah yang diberikan Allah Swt. kepada hamba-Nya yang dicintai. Mungkin hal-hal semacam ini sangat mustahil bagi orang awam. Tapi ingatlah, jauh sebelum itu, Rasulullah Saw. pernah juga mengalami peristiwa yang besar di luar nalar yaitu Isra mi’raj. Dalam peristiwa tersebut, Rasulullah Saw....

Doa Agar Dijauhkan dari Orang Zalim

Dalam al Quran, Allah Swt. berfirman bahwa orang muslim dilarang melakukan kezaliman kepada siapapun, termasuk pada dirinya sendiri bahkan kepada Tuhannya. Tentu saja perbuatan tersebut bisa mendatangkan murka Allah Swt. Sayangnya, kita hanya bisa mencegah diri kita untuk tidak berbuat zalim, tapi tidak untuk orang lain. Untuk itu, usaha yang dibutuhkan seorang muslim agar terhindar dari orang yang zalim salah satunya adalah menangkalnya dengan doa dan zikir. Al Maghfurlah KH. Mustain Romli Jombang mengijazahkan doa agar Allah Swt. berkenan melindungi kita dari kezaliman. Berikut doanya: يَا جَبَّارُ يَا قَهَّارُ يَا ذَا الْبَطْشِ الشَّدِيْدِ خُذْ حَقَّنَا وَحَقَّ الْمُسْلِمِيْنَ مِمَّنْ ظَلَمَنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ...

Keterkaitan Sanad, Mursyid, Wushul dan Makrifat

Makrifat adalah nampaknya batin kita pada rahasia ketuhanan serta ditampakkannya oleh Allah Swt. mengenai ilmu tentang keteraturan persoalan wujud yang meliputi segala wujud. Adapun makrifat itu terjadi di Hati. Sayyidina Ali bin Abi Thalib Ra, berkata: عرفت ربي بعين قلبي لا شك انت انت Dalam keterangan ini, Sayyidina Ali Ra. menyaksikan Allah Swt. dengan mata batin dan tidak ada keraguan di dalamnya.  Sayyidina Ali Ra. juga memberitahu bahwa yang bisa mencapai makrifat hanyalah hati, maka mata hati disebut juga dengan Sirr, atau ‘ainul bashirah. Sirr (سر) dalam bahasa Al Quran disebut juga lub (لب)  sehingga orang yang mata hatinya sudah terbuka dan kasyaf disebut juga...

Memahami Esensi Waktu dalam Membangun Nilai Spiritual

Allah Ta’ala berfirman;   والعصر [١] إن الإنسن لفى خسر [٢] إلا الذينءامنوا وعملواالصلحت وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر [٣] 1. Demi masa.2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,  Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. [QS. Al-Ashar; 1-3] Allah mengabadikan “waktu” didalam surah Al-Ashar. Istilah waktu didalam ayat diatas dinamakan Masa. Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani didalam Tafsir Al-Jaelnai menafsirkan istilah  [demi masa] “Allah bersumpah dengan masa dan Waktu untuk mengungkapkan kekalnya Wujud Azali Yang Abadi dan eksistensinya yang tidak akan musnah. [Sesunggunya manusia] secara fitrah diciptakan dalam keadaan makrifat dan...

Yuk, Intip Profil Kandidat Ketua Umum PBNU

Pemilihan Ketua Umum PBNU digelar bersamaan dengan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Lampung. Sampai hari ini (23/12) kandidat terkuat yang masuk dalam bursa pencalonan ketua umum PBNU sudah ada empat nama. Keempat tokoh tersebut yaitu Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA, KH. Yahya Cholil Staquf, KH. DR. As’ad Said Ali, dan KH. Marzuqi Mustamar, M.Ag.  Untuk mengenal lebih jauh, berikut adalah profil dari keempat tokoh tersebut: 1. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA Kiai Said lahir di Cirebon pada 03 Juli 1953 dan merupakan anak kedua dari lima bersaudara yang terlahir dari pasangan orangtua, KH. Aqil Siradj dan Nyai...