Thariqah Dusuqiyah Muhammadiah di Mata Para Petinggi al-Azhar

Setiap thariqah mu’tabarah yang menjalankan dan mempertahankan ajaran leluhurnya dengan baik dan benar serta sesuai dengan tuntunan syariat Islam yang rahmatan lil ‘alamin sudah tentu layak didukung, dilindungi serta dirawat dan dikembangkan. Salah satunya adalah Thariqah Dusuqiyah Muhammadiah yang berpusat di negeri Mesir dan berkembang pesat hampir ke seluruh dunia.

Cerdas Memaknai Thariqah dan Peran Mursyid

Sejak tahun 1976, Majelis Sufi Tertinggi Republik Arab Mesir telah hadir sebagai lembaga resmi pemerintah yang mana ketuanya setara Menteri dan masa jabatannya sama dengan Grand Syekh al-Azhar, yakni seumur hidup. Selain mengayomi 60-an thariqah mu’tabarah yang berkembang di negeri para nabi serta diikuti sekitar 6 jutaan muslim, Majelis Sufi Tertinggi Mesir juga rutin menerbitkan majalah bulanan dengan nama at-Tashawwuf al-Islami.

Misteri Perjalanan Haji Syekh Abu Yazid al-Bisthami

Dikisahkan oleh Syekh Syamsuddin at-Tabrizi bahwa di saat Syekh Abu Yazid al-Bisthami tengah menempuh perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah haji, sejenak beliau bersinggah di kediaman seorang sufi yang cukup populer di kalangan penduduk Bashrah. Sufi itu menyambut kedatangan Syekh Abu Yazid seraya bertanya, “Apa yang kau inginkan hai Abu Yazid?” Syekh Abu Yazid menjawab, “Aku ingin menuju Makkah untuk mengunjungi rumah Allah (Ka’bah).”

Pesan Hijrah Nabi: Bangkitkan Thariqah!

Sebagaimana diketahui, perayaan tahun baru hijriyah sebetulnya merupakan momen memperingati sebuah peristiwa penting dalam sejarah peradaban Islam. Itulah peristiwa hijrah Rasulullah Saw. dari Makkah menuju Madinah, yang kemudian seusainya mulailah kalender Islam itu ditetapkan. Peristiwa bersejarah tersebut sungguh meninggalkan pesan-pesan berharga, baik intelektual, moral maupun spiritual.

Sebelum Bertarekat, Haruskah Menguatkan Akidah dan Syariat?

Di tengah-tengah masyarakat muslim yang berafiliasi ke Ahlussunnah wal Jamaah, seringkali terdengar sebuah statmen yang sebetulnya perlu didiskusikan. Yaitu bahwasanya ilmu tarekat tidak boleh dipelajari oleh mereka yang berusia remaja dan masih duduk di bangku sekolah. Termasuk mereka yang masih muda dan belum lanjut usia, tidak diperkenankan mempelajari tarekat apalagi mendalaminya. Alasannya cukup beragam.

Ilmu Laduni Warisan Para Nabi

“Ulama adalah pewaris para nabi.” (HR. at-Tirmizi) Statmen ini tidak perlu dipertanyakan lagi kebenarannya, karena disabdakan langsung oleh sang penghulu para nabi, Rasulullah Saw. Akan tetapi, apakah kemudian setiap public figure yang telah dikenal sebagai ulama di tengah-tengah masyarakat otomatis menjadi pewaris nabi? Inilah yang penting untuk dikaji dan diluruskan.

Tasawuf: Solusi Terhadap Problematika Masyarakat Modern

Dewasa ini, kita hidup pada zaman modern atau era digital yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia mendapatkan berbagai kemudahan dan kesenangan hidup, karena hampir semua kebutuhan hidup manusia terutama yang bersifat lahiriyah dapat dipenuhi dengan bantuan mesin dan robot yang dihasilkan oleh industri maju.

Tasawuf: Solusi Terhadap Problematika Masyarakat Modern (2-Habis)

Berdasarkan uraian di atas dapat diketahui, bahwa faktor utama yang menjadi penyebab timbulnya berbagai macam problematika masyarakat modern adalah berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang terlepas dari nilai-nilai agama dan spiritual. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan oleh agama Islam dalam menyelesaikan berbagai problematika yang dihadapi manusia di zaman modern adalah mendasari ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan melalui metode ilmiah rasionalisme dan empirisme dengan nilai-nilai agama dan spiritual, bukan dengan menghalang-halangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat dibutuhkan oleh umat manusia dan sangat bermanfaat bagi kehidupan mereka.

Akhlak Santri, Kyai dan Wali Santri; Membangun Ekosistem Pendidikan Islami

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugerahkan berbagai keunggulan kepada manusia atas makhluk lainnya dengan ilmu dan amal. Semoga shalawat dan salam semoga tersanjung kepada Rasulullah Muhammad SAW, Nabi terakhir yang telah membebaskan umat manusia dari kegelapan kufur menuju cahaya iman. Juga kepada para keluarga dan sahabat yang menjadi sumber ilmu dan hikmah (kebijakan/wisdom).