Selain wajib berakhlak mulia kepada Allah SWT, umat Islam juga wajib berakhkak mulia kepada Rasulullah SAW, karena beliau adalah kekasih Allah yang diutus untuk menyampaikan risalah-Nya kepada umat manusia agar mereka menjalani hidup dan kehidupan sesuai petunjuk-Nya sehingga meraih kebahagiaan hidup yang hakiki, baik di dunia maupun di akhirat (السعادة في الدارين).
Fase Kehidupan di Alam Dunia (2)
Untuk apa manusia diciptakan dan menjalani kehidupan di alam dunia? Sebagai orang yang beriman kita wajib yakin dan percaya, bahwa Allah SWT tidak mungkin menciptakan suatu makhluk sekecil apapun kecuali pasti didasarkan pada maksud dan tujuan yang sangat agung.
Akhlak Santri kepada Orang Tua
Islam adalah agama universal yang bertujuan menciptakan rahmat bagi seluruh alam semesta serta memberikan petunjuk kepada umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akherat. Oleh karena itu, agama Islam tidak hanya mengajarkan tata cara beribadah untuk mengabdi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memberikan petunjuk tentang tata cara bermuamalat (berinteraksi) antar sesama manusia untuk menciptakan kesejahteraan, ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan seluruh anggota masyarakat.
Fase Kehidupan di Alam Dunia (3)
Agar manusia mampu melaksanakan berbagai tugas dan tanggungjawab yang telah diamanahkan kepada mereka sesudah aqil baligh (dewasa), maka sejak lahir di alam dunia, bahkan sejak hidup di alam ruh, setiap manusia telah diberikan fitrah (potensi) keyakinan terhadap adanya Allah SWT, Dzat Yang Maha Esa, Tuhan yang Maha Mencipta, Mengatur kehidupan dan Menganugerahkan seluruh kebutuhan manusia inilah yang disebut fitrah beragama
Akhlak Santri kepada Kyai
Sebelum menetapkan pilihan untuk belajar di sebuah lembaga pendidikan, pondok pesantren atau mengaji kepada seorang guru, hendaknya para calon santri atau orang tuanya melakukan survey terlebih dahulu, bahkan kalau perlu shalat istikharah untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT. Hal ini pernah dilakukan oleh Imam Hanifah ketika akan berguru kepada Hammad ibn Abi Sulaiman yang mengantarkan beliau menjadi ulama besar, salah satu mujtahid mutlak yang sampai sekarang banyak diikuti oleh umat Islam yang tersebar di seluruh penjuru dunia.
Algoritma Tasawuf
Algoritma adalah langkah-langkah logis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
Refleksi Tasawuf: Meneladani Sifat Ar-Rahman
Meneladani Sifat Allah Manusia tercipta bukan untuk tak bermakna dan menimbulkan kerusakan di muka bumi. Manusia diciptakan dengan sebuah peran untuk memakmurkan bumi, untuk itu ia disebut sebagai khalifah atau pemakmur bumi (Qs.[2]:30-32) Sebagai manusia ia membawa dan mengusung sebuah nilai kebaikan, kebajikan dan bukan nilai keburukan ataupun kejahatan. Walau demikian manusia memiliki sebuah nilai keseimbangan di dalam dirinya yang tidak dimiliki oleh iblis, malaikat juga hewan. Manusia bukanlah iblis yang selalu berbuat salah, tetapi ia juga bukan malaikat yang selalu benar. Ia menjadi titik keseimbangan diantara dua kutub, yaitu keburukan dan kebaikan. Pada suatu titik tertentu manusia akan berbuat...
Thariqah dan Kebangsaan
Tanggal 17 Agustus merupakan hari yang sangat bersejarah, karena di tanggal itulah pada tahun 1945 Bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya. Kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah, ia diraih dengan pengorbanan harta juga nyawa. Untuk membangun sebuah semangat juang meraih kemerdekaan, sebagai sebuah anti tesis dari penjajahan yang tengah terjadi dibutuhkan sebuah tekad dan semangat membaja, juga keimanan. Disinilah thariqah atau ordo persaudaraan kaum sufi ikut berperan besar dalam mendorong terjadinya sebuah kemerdekaan melalui semangat bela negara, cinta kebangsaan, dan tanah air yang dibalut oleh nilai-nilai ketuhanan.
Tasawuf dalam Pilar Sunnah (Bagian 1)
Tasawuf Mengakar pada Sunnah Nabi Muhammad Saw Tasawuf adalah ilmu yang mempelajari metode pembersihan hati, dengan merasakan kehadiran Allah dalam dirinya sehingga ia akan dapat menjadi pribadi yang luhur dan berakhlaq mulia (Fahrudin, 2016). Tasawuf tidaklah berjalan tanpa sebuah landasan, ia memiliki sebuah fondasi normatif kuat yang terdapat dalam Qur’an dan Hadits Nabi Saw, juga pendapat para ulama. Tasawuf berasal dari Islam sendiri karena mengakar pada ajaran Nabi Muhammad Saw (Bentounes, 2003). Beberapa ayat yang tertera dalam Qur’an menunjukkan sebuah pemahaman bahwa norma hukum tasawuf berasal dari jantung Islam sendiri, dan bukan berasal dari eksternal di luar ajaran Islam (Qs....